Featured Post

Recommended

Kerja Keras Tapi Kok Bisa Tetap Sibuk Mengeluh

Pekerjaan apapun yang anda miliki saat ini adalah pekerjaan penting tidak ada perkerjaan yang tidak penting ketika anda bekerja dengan sepen...

Kerja Keras Tapi Kok Bisa Tetap Sibuk Mengeluh

Kerja Keras Tapi Kok Bisa Tetap Sibuk Mengeluh


Pekerjaan apapun yang anda miliki saat ini adalah pekerjaan penting tidak ada perkerjaan yang tidak penting ketika anda bekerja dengan sepenuh hati. Ketika kamu mulai memahami betul konsep ini maka jumlah keluhanmu di dalam hidup akan berkurang setiap hari hingga kamu tidak lagi akan mengeluh dengan apa yang kamu kerjakan.


Komplain atau mengeluh merupakan penyakit yang sering kali tidak kita sadari menjadi penyakit paling berbahaya di dalam diri kita, selain membuat kita menjadi stress, kita pun menjadi pribadi yang tidak bisa all out sehingga pekerjaan ataupun bisnis kita menjadi tidak berjalan mulus.


Kalau kita bertanya, pekerjaan apa sih yang penting? dan pekerjaan apa yang tidak penting menurut kita? ketika kita berusaha menjabarkan semua jenis pekerjaan ke dalam kategori mana yang penting dan mana yang tidak penting, maka akan tiba di suatu titik kesimpulan dimana bahwa semua pekerjaan yang kita lakukan itu adalah penting, semuanya perlu, sekecil apapun itu, namun sering kali kita baru akan menyadari nya di akhir, yakni disaat ketika kita benar - benar mencoba memahami apa yang kita kerjakan.


Pada umumnya, seringkali kita membandingkan apa yang kita kerjakan dengan apa yang dikerjakan oleh orang lain, dan lebih lagi yang kita bandingkan adalah hasil dari apa yang kita kerjakan. Ketika hasil dari yang kita kerjakan tidak sebesar dari apa yang dikerjakan oleh orang lain, rasanya kok kerjaan kita tidak terlalu signifikan maka kita pun akan mulai mengeluh dan komplain dengan apa yang sedang kita kerjakan, disinilah titik awal ita mulai tidak menghargai apa yang kita kerjakan.


Membandingkan satu pekerjaan dengan pekerjaan lain memang tidak salah, namun ketika kita menjadi tidak bersyukur atas pekerjaan kita saat ini, dan kita tidak menyadari begitu pentingnya pekerjaan kita itu (apapun bentuknya) maka hal itulah yang menjadi penyebab munculnya keluhan atau komplain, melihat pekerjaan orang lain jauh lebih baik dan lebih unggul dibandingkan dengan apa yang kita miliki.


Saatnya kita melihat segala sesuatu dengan sudut pandang yang berbeda, melihat semua hal adalah hal penting walau memang mengubah mindset tidak gampang, mengubah sudut pandang kita terhadap suatu hal (dhi. contohnya pekerjaan) tidaklah mudah. Tapi dengan mencoba kita pasti bisa, saatnya sekarang kita berhenti mengeluh, berhenti komplain, dan mulai merubah sudut pandak bahwa apa yang kita kerjakan merupaan hal penting (sekecil apapun itu di mata orang lain), hal ini akan merubah cara kita dalam bekerja dan memperlakukan pekerjaan kita itu sendiri, percayalah ini sangat penting.


If you thing you are doing is very important you will work with whatever you have, But you have not realized the significance of what you are doing, now you are busy complaining.

Nanjak Bersama Jejaring

Nanjak Bersama Jejaring

Kita adalah mahluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain, tanpa peran atau pun dukungan dari orang lain. Kita tidak akan bisa survive hanya dengan mengandalkan kemampuan diri sendiri, setiap hari setiap waktu pastilah membutuhkan orang lain, dan apapun itu peranan mereka sangat kita butuhkan.


Namun seringkali kemampuan kita untuk bersosialisasi kurang maksimal, bukan karena kita tidak mampu, namun barangkali karena keengganan kita untuk tidak ingin menyatukan diri dengan dunia sosial, atau kita muak untuk menjadi bagian dari dunia sosial yang "baik". 






Ketika kita bersentuhan dengan dunia sosial, seringkali berhadapan dengan hal - hal yang tidak sesuai dengan kemauan dan kehendak sendiri, ide atau usul pribadi sendiri tidak selalu dapat berjalan mulus di mata orang - orang di lingkungan sosial ketika kita menyampaikan ide tersebut, pasti ada saja yang tidak setuju dengan ide atau usul yang kita miliki.


Namun inilah seni di dunia sosial, pergaulan sosial menuntut kita untuk bisa menerima pendapat orang lain, atau menolak pendapat orang lain, disini diperlukan belajar dan pengalaman yang banyak sehingga bisa berinteraksi dengan mereka yang menolak ide dan pendapat kita dalam bentuk penyampaian yang bermartabat dan bersahabat.


Perlu disadari bahwa untuk meningkatkan kemampuan dalam berorganisasi, menjalin relasi dan membentuk jejaring yang baik, diperlukan hal - hal seperti berikut ini :


1. Komunikasi : Membangun relasi dan jejaring tentu membutuhkan komunikasi yang baik, komunikasi dua arah sangat dibutuhkan dalam berinteraksi dengan dunia sosial. Komunikasi yang baik adalah komunikasi yang melibatkan dua pihak. Tentu cara berkomunikasi ada banyak sekali, menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang terjadi.


2. Inisiasi (Ide atau usul sendiri) : Sosial atau organisasi membutuhkan keterlibatan anggota nya untuk bisa mendorong organisasi bisa berjalan, anggota yang terlibat memberikan diri dan berkontribusi melalui keterlibatannya dalam menjalankan organisasi akan meningkatkan kemampuan dan kecerdasan nya berorganisasi dan bersosial.


3. Pro aktif : Kita wajib proaktif, proaktif berarti kita terlibat sepenuh hati masuk ke dalam tanpa ragu - ragu dan mencoba menyelami 


4. Merawat Kepedulian (Maintenance) : Dalam bahasa teknik ini disebut sebagai perawatan, tapi dalam bahasa sosial ini disebut sebagai keramahan merawat hubungan yang sudah pernah terjalin, hubungan sosial yang sudah pernah ada perlu dijaga demi mewujudkan hubungan yang solid dan saling berdampak.


Karir dan bisnis kita akan sangat ditentukan oleh jejaring yang kita bangun, semakin baik jejaring maka semakin kuat dan kokoh lah kita untuk menanjak. Jejaring adalah bentuk dari dunia sosial yang kita miliki, jejaring yang kuat merupakan nilai plus bagi kita, merupakan alat untuk maju di dunia sosial yang penuh dengan segala macam trik ini.


Jejaring adalah tangga anda untuk naik dan pijakan anda untuk bertahan ke atas, tanpa jaringan yang tersisa adalah anda akan berjuang sendiri, menggapai tujuan sendirian dan itu pasti akan sangat sulit.

Bukan Goal Tapi Tingkat Kesadaran (Consciousness Level)

Bukan Goal Tapi Tingkat Kesadaran (Consciousness Level)

Apa sih yang membedakan kita dengan mahluk lain yang ada di dunia ini ? Apa perbedaan kita dengan Gajah, Ikan, Sapi, dan mahluk ciptaan lainnya, kita semua merupakan sesama mahluk hidup di dunia ini, tapi beda nya apa ya?


Kita sama - sama makan dan minum, memiliki fungsi biologis yang sama, mulai dari lahir hingga tutup usia, secara biologis kita tidak ada perbedaan dengan mahluk - mahluk lain yang ada di dunia ini, apalagi khususnya binatang seperti golongan mamalia, secara garis besar kita memiliki siklus biologis yang nyaris sama.

Kalau kita perhatikan dengan seksama, menurut saya hal prinsip atau hal dasar yang membedakan kita dengan mahluk itu semua adalah bahwa kita manusia memiliki kesadaran (consciousness) ini lah yang membuat perbedaan.

Kesadaran adalah suatu kondisi dimana kita secara sadar betul dan memahami apa yang terjadi di dalam maupun di luar diri (tubuh jasmani) kita ini, dan sementara mahluk lain tidak lah demikian.

Contohnya saja aktifitas biologis seperti makan, sebagaimana mahluk lain juga makan tetapi kalau manusia dia sadar akan apa yang dimakan nya dan apa manfaat dari makanan itu, kita juga sadar betul bagaimana melakukan aktifitas itu sesuai dengan keinginan dan kemauan kita sendiri. 

Sementara coba mahluk lain, ikan paus di lautan kalau dia sadar maka dia tidak akan menelan sampah plastik, namun paus tidak sadar sehingga seperti kita lihat di berita ada banyak sekali paus yang menelan sampah plastik yang membuat mereka sakit.

Kesadaran adalah karunia yang Tuhan berikan kepada manusia, kesadaran harusnya kita pahami sebagai sebuah pemberian yang sungguh hebat.

Kita dapat melakukan banyak hal karena kesadarannya itu, memahami dan manganalisa semua hal yang bisa dilakukan karena kita sadar, bukan karena kita memiliki fungsi biologis namun karena kita sadarlah makanya kita bisa merekayasa fungsi biologis itu dengan baik.

Nah poin penting disini yang mau saya sampaikan adalah seberapa tinggi level kesadaran itu, apakah kita memiliki level kesadaran yang tinggi, atau malah sebaliknya kita malah tidak memiliki kesadaran sama sekali, sehingga hidup ini kita jalani mengalir dan mengikuti arus tanpa sadar arus membawa kemana.

Aku pikir kesadaran lah yang penting bukan goal atau tujuan, bukan Goal yang harus kita tetapkan, level kesadaran kita lah yang harus kita tingkatkan setiap harinya.

Memang goal bisa dapat menjadi pemicu atau triger agar kita bisa sadar dalam mengerjakan sesuatu hal, tapi perlu kita ketahui bahwa ketika kita tidak bisa mencapai goal itu, maka kita akan depresi dan frustasi, tapi ketika kita sadar terhadap hidup yang kita jalani, maka apapun hasil yang kita capai di masa mendatang tidak akan merubah level kesadaran kita, malah justru level kesadaran kita akan semakin tinggi, dan itu akan membuat kita jauh lebih baik dalam menjalani hidup.

Untuk meningkatkan level kesadaran, maka kita harus lebih banyak mendengarkan diri kita, mengamati sebaik - baiknya fenomena - fenomena yang ada dan menjaga diri kita agar kita tetap terkoneksi dengan diri kita sendiri, tidak terkecoh dengan apa yang terjadi di luar kita (external circumstances), begin from inside not outside.

Tku.
Bekerja Sepenuh Hati (Full Heart)

Bekerja Sepenuh Hati (Full Heart)

Jenis pekerjaan sering kali menjadi momok yang menakutkan bagi banyak orang khususnya mereka yang masih karyawan atau mereka yang masih bergantung (berkarir) di sebuah perusahaan. 


Membandingkan karir atau pekerjaan sendiri dengan orang lain adalah penyebab momok ini, mengapa? Karena pemikiran tentang pekerjaan orang lain selalu terlihat lebih menyenangkan dan lebih asik dibandingkan pekerjaan yang dimiliki saat ini, tapi percayalah siapapun dia dan dimanapun dia bekerja pasti akan ada pekerjaan lain yang lebih baik dari pekerjaannya saat ini, dan perasaan atau persepsi ini bisa akan terus menerus berlanjut berulang sebelum benar - benar disadari.


Mengapa seseorang merasa bosan dan tidak suka dengan jenis pekerjaan atau profesi nya saat ini, mengapa dia melihat pekerjaan lain lebih menarik? sehingga ingin pindah karir atau ingin memiliki pekerjaan seperti punya orang lain itu yang kelihatannya lebih baik. Jawaban apa penyebab dari persepsi atau kondisi ini adalah karena dia tidak membiarkan dirinya bekerja full heart (sepenuh hati) di dalam profesi yang dia miliki.


Bekerja Full Heart sangat penting, memberikan perhatian penuh terhadap pekerjaan yang anda kerjakan apapun jenis pekerjaanya adalah kunci utama keberhasilan dalam berkarir atau bekerja dimanapun.


Apabila tidak bekerja sepenuh hati, apapun jenis pekerjaannya tidak akan pernah menjadikan seseorang jadi orang yang maksimal disana dan berhasil disana. Seseorang yang tidak bisa benar - benar menyelami, menikmati dan menguasai profesi atau pekerjaan itu akan selalu merasakan kesusahan untuk berkarir atau untuk naik ke puncak kesuksesan di bidang nya saat ini. 


Hal - hal seperti ketika karir tidak naik - naik, gaji juga gak naik akan membuat seseorang semakin membenci pekerjaannya, dan akan merasa pekerjaannya tidak cocok dengan pribadi atau jiwanya, sehingga akhirnya mulai menyalahkan jenis pekerjaan itu dan akan berdampak turunnya prestasi atau kinerja akan semakin memburuk, tapi akan beda ceritanya jika dia bisa benar - benar hanyut di dalamnya dan bekerja sepenuh hati, semuanya akan lebih mudah, anda akan hanya berkompetisi dengan disi anda sendiri, bukan dengan orang lain, akan sedikit kompetisi disana.



Perbaiki cara anda bekerja, bekerjalah sepenuh hati (Full Heart) apapun jenis pekerjaannya, pastikan anda hanyut 100 % (seratus persen) di dalam, lihatlah anda akan kagum dengan hasil nya nanti.

Resolusi Gambar PNG JPEG Tetap Tinggi Walau Hanya Pakai Powerpoint

Resolusi Gambar PNG JPEG Tetap Tinggi Walau Hanya Pakai Powerpoint

Kalau kamu kerja di kantoran dengan laptop dan komputer, sudah pasti sering ketemu aplikasi besutan mikrosoft ini, ya benar MS Office, aplikasi ini sudah jadi aplikasi wajib di setiap perkantoran, Word, Excel, dan Powerpoint adalah aplikasi paling banyak kita gunakan di kantor. 


Karena aplikasi ini memberikan kemudahan bagi kita untuk menyelesaikan banyak pekerjaan kantor.


Saya sendiri lebih sering menggunakan Ms. Powerpoint dan Ms. Word, kebetulan untuk kebutuhan mengolah data gak terlalu banyak. Ms. Word biasanya saya gunakan untuk keperluan pengetikan memo, surat - menyurat, dan dokumen - dokumen lain, sedangkan si Powerpoint lebih banyak saya gunakan untuk keperluan penyusunan bahan persentasi, bahan meeting, pembuatan flyer, dan nge desain banner untuk diunggah di sosial media seperti twitter dan instagram.


Kali ini kita akan membahas seputar bagaimana cara naikin resolusi gambar ketika di export dari Powerpoint. Pertanyaan nya adalah emang bisa export file di power point jadi gambar, mungkin saja banyak yang belum tau, jawabannya bisa sekali.


Tapi yang jadi persoalan adalah kalau kita pakai settingan default dari Powerpoint untuk meng-export gambar, resolusinya masih rendah sehingga kualitas gambarnya tergolong rendah. Tapi, jangan kuatir, kendala ini masih bisa kita akali dengan cara merubah setting-an di komputer anda, cara nya gimana gampang kok, tinggal ikutin langkah-langkah ini aja :

 

1. Masuk ke aplikasi Registry Editor


Sebelumnya tutup dulu semua aplikasi yang berbasis Microsoft, kalau bisa semua aplikasi di desktop di close dulu, kemudian masuk buka aplikasi Registry Editor.


Caranya : di menu Search kiri bawah desktop ketik Regedit, kemudian klik aplikasi Registry Editor, aplikasi ini adalah tempat kita untuk mengubah resolusi gambar yang akan kita eksport dari Powerpoint nanti.



 

2. Masuk Ke Folder Registry Powerpoint


Setelah masuk ke Registry Editor, sekarang ubah parameter registry khusus Powerpoint dengan melakukan perubahan pada folder Powerpoint seperti gambar di bawah ini, atau ketik saja alamat folder berikut  : 


Computer\HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Office\16.0\PowerPoint\Options\ 



Sebagai catatan : Alamat Registry Powerpoint ini akan berbeda-beda sesuai dengan versi (tahun rilis) dari Powerpoint yang anda gunakan, untuk tutorial kali ini saya menggunakan Powerpoint versi tahun 2016, silahkan kalian menyesuaikan versi Powerpoint yang kalian punya ya.


3. Ubah Registry Powerpoint


Masuk ke menu Edit kemudian pilih New pilih DWORD Value, kemudian ketik ExportBitmapResolution, dan klik OK.


Kemudian klik kanan ExportBitmapResolution, lalu pilih Modify


kemudian pilih Base Decimal, lalu ubah Value data menjadi 300.


kemudian pilih File lalu Exit dari Redistry Editor.


Sampai disini anda sudah menyelesaikan semua proses untuk naikin resolusi gambar di powerpoint.

4. Tutup Dulu Semua Aplikasi Ms. Office 

Sebelum melakukan ekspor slide dari Powerpoint menjadi sebuah gambar, terlebih dahulu anda tutup semua aplikasi yang berkaitan dengan MS. Office, seperti Word, Outlook, Excel, dan Powerpoint, pokoknya semualah yah.

5. Saatnya Ekspor Slide di Powerpoint menjadi Gambar

Setelah semua proses anda sudah pastikan dijalankan dengan benar, maka sekarang anda buka kembali powerpoint dan file yang ingin anda naikin resolusinya saat diekpor menjadi gambar dari powerpoint.

Gampang kan, semoga artikel ini bermanfaat yah, jangan lupa kasi masukan kalau dirasa ada hal yang perlu diperbaiki di konten ini, semoga bermanfaat yah.

Review Buku : Orang Terkaya Di Babilonia

Review Buku : Orang Terkaya Di Babilonia

Uang merupakan alat tukar yang kita butuhkan, hampir seluruh aspek kehidupan kita ini butuh yang namanya uang mulai dari kebutuhan pokok seperti beli beras pake uang, beli air minum pake uang, beli lauk pake uang hingga kebutuhan tersier seperti beli mobil pake uang atau beli motor juga pake duit.


Uang sangat dibutuhkan, hingga banyak orang rela melakukan pekerjaan di luar batas normal demi mendapatkan uang, bekerja siang dan malam, lembur hingga larut bahkan kadang banyak yang mengorbankan kesehatan demi mendapatkan uang agar bisa mencukupi kebutuhan hidup nya sehari - hari.


Sementara itu realita yang terjadi adalah banyak orang yang tidak bisa menimbun atau mengelola uang dengan baik, banyak orang yang mampu menghasilkan uang tapi kenapa orang tersebut masih saja terlilit hutang dan hidup melarat. Gajian tiap bulan, tunjangan hari raya (THR) tiap tahun, ditambah lagi ada bonus dan ada juga yang punya penghasilan tambahan, tapi kok bisa orang itu tetap saja kekurangan uang dan tidak punya tabungan.


Tapi disisi lain kenapa juga ada banyak orang yang bisa kaya, mengumpulkan kekayaan berlipat ganda setiap waktu. Walau banyak pengeluaran tapi tetap saja uang nya tidak habis, tapi malah bertambah banyak dan banyak, mereka bisa dibilang berhasil mengelola keuangan nya dengan baik, 


Ternyata yang menimbulkan itu terjadi adalah faktor pengelolaan uang yang tidak tepat, dan buku Orang Terkaya di Babilonia menjelaskannya dengan baik.


Pemahaman kita tentang keuangan menjadi satu hal penting untuk bisa sukses dalam hal keuangan, buku ini menceritakan bagaimana jaman dulu ada seorang yang kaya raya di Babilonia, kekayaannya sangat banyak sehingga dia dihormati oleh masyarakat. 


Dia bukan lah orang yang lahir dengan kekayaan melimpah, atau harta orang tua yang melimpah, atau dapat rejeki yang membuat dia tiba - tiba menjadi orang kaya, tidak.  Nah pada buku ini ada 4 poin penting yang menurut saya merupakan inti sari dari buku ini yaitu : 

  1. Gaji Dulu Dirimu Sendiri : Apa sih artinya gaji dulu dirimu sendiri ? kan sudah gajian, ngapain lagi menggaji diri sendiri, awalnya saya juga mikir nya begitu, tapi setelah membaca akhirnya saya memahami. Gaji dulu dirimu sendiri maksudnya adalah setiap kali memperoleh pendapatan dari pekerjaan atau usaha kita, maka hal pertama yang harus dilakukan adalah mengambil sebagian dari penghasilan itu sebagai gaji buat diri sendiri, dan menyimpan nya di tempat yang baik , baru menggunakan sisanya untuk pemenuhan kebutuhan yang lain. Besarnya adalah minimum 10 % dari gaji, harus anda sisihkan sebagai gaji mu dari penghasilan mu, jadikan menjadi tabungan, kumpulkan setiap kali mendapatkan penghasilan.
  2. Uang adalah budak : Babylonia adalah sebuah kota dimana terjadi perbudakan, perbudakan yang terjadi bukan karena penjajahan, semua orang bisa menjadi budak, dan semua orang bisa merubah nasib dari budak menjadi orang bebas. Ketika orang punya koin emas (uang) maka dia bisa membeli budak sebanyak yang dia mau, budak - budak ini tentu akan bekerja keras buat dia untuk menghasilkan koin emas (uang) lagi. 
  3. Jangan Berhutang : Berhutang merupakan salah satu penyebab utama orang menjadi jatuh miskin dan melarat, berhutang karena gaya hidup yang ingin terlihat mewah sudah pasti akan sangat merusak kondisi keuangan anda. Tahan diri anda untuk tidak berhutang, manfaatkan uang yang ada cukupkan diri dengan uang yang anda punya. Kalau saat ini anda punya hutang, bekerja keraslah agar bisa segera melunasi hutang itu.
  4. Kerja Adalah Sahabat : Budak - budak yang baik dan bekerja dengan profesional akan dipelihara oleh tuannya, budak yang seperti ini akan menjadi pilihan orang - orang kaya, dengan cara seperti inilah budak - budak itu bisa lepas dari perbudakannya, dengan bekerja rajin dan keras budak bisa mengumpulkan uang buat dirinya sendiri dan bisa lepas dari perbudakan menjadi orang bebas.


Orang terkaya di Babylonia ini diceritakan sebagai orang biasa yang memulai kekayaan nya dari nol hingga menjadi orang paling kaya di Babilonia. Dengan teknik - teknik sederhana dan menjadi orang bijak dalam mengelola keuangan nya, selalu menyisiknan 1/10 dari penghasilan untuk diinvestasikan.

5 Kesalahan Saya Sebagai User Jam Sport SUUNTO

5 Kesalahan Saya Sebagai User Jam Sport SUUNTO

Olahraga lari sudah menjadi salah satu olahraga rutin yang saya pilih, lari menjadi suatu hal penting ketika ingin menjaga kebugaran tubuh, namun kebetulan akhir - akhir ini saya sedang tidak berlari dalam beberapa waktu terakhir ini. 

Disamping karena sedang masa pandemi juga karena sedikit agak malas untuk memulai lagi lari karena Jam Sport Suunto saya sedang bermasalah, tapi minggu ini saya mau atur waktu lagi supaya bisa lari walau gak pakai Jam Sport Suunto.

Kita tau sendiri lari sangat bermanfaat buat kesehatan tubuh seperti untuk kesehatan jantung, mengurangi risiko jantung coroner (cardiovaskuler), mengurangi berat badan, mencegah osteoporosis, memperbaiki suasana hati (lari menghasilkan hormon endorphin), dan manfaat lain buat kesehatan tubuh.

Di tulisan kali ini saya ingin bicara tentang pengalaman saya sebagai user dari Jam Sport Suunto, kebetulan Jam Sport milik saya ini mati total gak bisa berfungsi sama sekali, semoga saja ini karena karena kekeliruan saya sebagai user bukan karena kualitas Jam Sport nya yang rendah. 

Tapi kita coba ulas dulu ya, apakah ini karena kekurangan pada Jam Sportnya atau kesalahan pada usernya dalam menggunakan jam tersebut. 

Selama meggunakan Jam Sport ini, selain sebagai Jam biasa saya manfaatkannya untuk memonitor Heart Rate, termasuk juga Cadence, VO2 Max, fitur - fitur pada Jam Sport ini sangat membantu sekali dalam memonitor tubuh pada saat berlari. 

Saya pakai adalah Jam Sport Suunto jenis Spartan Trainer, model seperti di bawah ini :

Suunto Spartan Trainer

Suunto Spartan Trainer

Untuk mengetahui fitur apa saja yang ada pada Arloji yang satu ini, semuanya sudah diulas secara lengkap pada website resmi Suunto. Fitur yang ditawarkan pun sangat beragam mulai dari pemantauan aktifitas berupa Heart Rate Harian, GPS, Pelacakan Tidur dll, untuk selengkapnya anda bisa baca dan cek melalui link ini https://www.suunto.com/en-gb/Support/Product-support/suunto_spartan_trainer_wrist_hr/suunto_spartan_trainer_wrist_hr_id/fitur/

Nah melanjutkan lagi cerita sebelumnya, terkait dengan gak bisa nyala nya Jam Sport SUUNTO gw ini, saya mikir mungkin ini karena gw mungkin salah dalam pemakaian, tapi saya masih penasaran apakah iya seperti ini, saya akan coba share pengalaman dengan jam ini,  saya sudah merangkum menjadi 5 kemungkinan kesalahan saya sebagai pengguna Jam Sport SUUNTO :

1. Tidak Paham Fitur Dengan Baik

Membeli jam olahraga (sport watch) dengan harga yang lumayan mahal yah (+/- 5 juta rupiah) sejatinya harganya sebanding dengan fitur yang ditawarkan oleh jamnya. Dengan harga segitu pasti banyak fitur yang bisa dimanfaatkan dari Jam Sport Suunto ini, dan memang benar ketika baca manual nya fiturnya banyak, dan cukup lah untuk menjadikan lo sebagai olahragawan triathlon (renang - sepeda - lari).

Tapi ternyata saya menyadari selama ini sejak saya membelinya, saya belum sepenuhnya memahami dengan baik fitur - fitur yang ditawarkan pada jam ini, sementara bisa dibilang ada banyak sekali fitur yang bisa digunakan dari jam ini (dan saya baru sadar setelah jam saya ini matot). 

Kalau saja fitur jam yang cukup bayak itu saya pahami maka, saya bisa menggunakannya untuk memudahkan berbagai kebutuhan olahraga saya, gak hanya cuma mengukur GPS, dan Heart Rate. Apakah karena tidak paham fitur bisa mengakibatkan arloji ini mati total? bisa jadi, walau sebenarnya tidak berakibat secara langsung, yang jelas kalau paham fiturnya maka pemakaian nya pun bisa seimbang menyesuaikan fitur.

2. Tidak Tepat Guna

Beli jam olahraga tapi dipakai hanya untuk mejeng alias bergaya (bukan untuk olahraga sama sekali), alias tidak tepat guna, nah bisa dibilang 50% penggunaan jam ini saya pakai untuk bergaya 😁

Awal beli jam ini sih semangat untuk olahraga tinggi, bawaannya pengen olahraga tiap hari mungkin karna jam masih baru 😍. Tapi lama kelamaan kesininya agak malas, mungkin awalnya gegara Covid19 juga sih, jadi takut mau olahraga di luar, eh malah kebablasan jadi malas olahraga.

Di masa pandemi seperti sekarang ini, arloji Suunto nya pun lebih banyak parkir di rumah, dan paling kalau keluar sesekali dipake untuk jalan. Jadinya jam ini tidak berguna sama sekali, karena tidak saya pakai sesuai dengan fungsi nya. Apakah kalian juga melakukan hal serupa? semoga gak ya gaes.

Jadi, apakah pengunaan arloji yang tidak tepat guna bisa mengakibatkan arloji nya mati total? bisa jadi, tapi kalau tidak digunakan untuk hal - hal aneh, dan hanya cuma buat mejeng harusnya malah lebih awet sih.

3. Asal Letak

Nah, kalau yang ini sangat penting sekali untuk diperhatikan, kataya kalau punya barang (mau itu barang murah atau barang mahal) harus dijaga dan dipake dengan benar, saya adalah termasuk orang yang suka teledor meletakkan barang - barang kalau lagi di rumah.

Jam Sport Suunto adalah jam elektronik dengan daya tahan fisik yang menurut saya masih lebih rentan dibandingkan dengan jam manual. Karena jam ini elektronik dimana perangkat atau komponen elektronik seperti kapasitor, sensor dll yang ada di dalamnya menurut saya akan sangat sensitif sekali jika diperlakukan tidak wajar (diletak sembarangan, atau sering jatuh dll). 

Jam manual kalau terkena guncangan mungkin efek nya paling cuma body luar lecet atau tergores, tapi kalau jam digital seperti ini apabila terkena guncangan, misalnya jatuh, atau ketimpa benda2 tertentu maka jam ini akan lebih mudah rusak dibanding jam manual, perangkat elektronik yang ada di dalamnya mungkin saja jadi rusak atau eror. 

Maka dari itulah siapapun kalian yang punya arloji seperti ini apabila habis pake harusnya diletak di tempat yang benar, jangan asal letak di sembarang tempat. Kalau asal, saya yakin umur jam nya dijamin akan lebih cepat rusak. 

Tapi apakah arloji saya ini matot karena saya asal letak? bisa jadi, tapi kalau saya sih sangat merawat arloji ini, tempatnya pun khusus, sehingga gak pernah jatuh atau tergeletak disembarang tempat, tapi kenapa Jam Sport Suunto ini harus masuk ICU Service Center karena tiba-tiba black out gak nyala ? Saya juga gak ngerti.

4. Asal Nge-cas

Batre menjadi satu hal yang perlu perhatian khusus dalam setiap menggunakan Jam digital apapun termasuk merk Suunto ini. 

Kalau kita beli Jam Sport Suunto, kita hanya dapat kabel charger (port USB), tidak include dengan kepala chargernya, sehingga untuk nge-cas kita harus memanfaatkan kepala charger hp yang ada colokan USB nya, atau nyolok di laptop atau PC karena kita hanya dikasi kabel USB jam nya saja. 

Nah bisa dibilang saya sering kali nge-cas pakai kepada charger yang beda - beda, kadang pakai kepala charger android, kadang juga pake punya-nya iphone. 

Mungkin karena nge cas jam dengan kepala charger yang sering gonta ganti lah yang menjadi salah satu penyebab rusaknya Jam Suunto saya ini (mungkin). Kenapa begitu? kalau analisa sederhana saya sih karena voltage dari USB charger pada Iphone, Android, Laptop dan PC yang berbeda - beda, sehingga arus listrik yang masuk pun jadi berbeda, nah apakah pabrik tidak menganalisa ini? saya yakin mereka sudah menganalisa hal ini, walau saya gak tau persis (karna ane bukan anak elektro), tapi yang jelas arloji ini mati total dengan penyebab yang tak pasti.

5. Jarang Update

Arloji elektronik/digital pada umumnya memiliki versi software yang didesain untuk dapat di-update. Hardware jam nya sendiri tidak perlu diupdate, tapi software di dalamnya dan software external yang dapat menampilkan secara visual hasil monitoring dari Jam ini yang perlu diupdate. Apabila software tersebut mengalami perubahan (update) maka dari itu Jam nya pun perlu di-update supaya bisa nyambung. 

Misal API di Strava mengalami pembaruan, yang membuat aplikasi di Jam nya menjadi tidak bisa tersinkronisasi dengan baik, sehingga jam ini pun harus ikut di-update juga. 

Lupa untuk melakukan pengecekan terkait ini, jarang update juga mungkin saja menjadi penyebab kenapa jam nya tidak berfungsi (mati total), bisa jadi iya bisa jadi gak, hanya perusahaan pembuatnyalah yang tau itu.

Tapi lagi2 ini adalah pemikiran dan analisa aya sebagai user (menurut saya) tapi apa iya pada saat para product development jam ini, apakah keteledoran2 pengguna seperti yang saya sebutkan di atas tidak diantisipasi oleh pembuat jam ini? karna jam ini sudah kualitas dunia saya yakin fitur ini sudah terpikirkan, jadi kenapa mati total? bisa jadi memang produk nya kurang bagus, tapi ini masih kemungkinan, kita lihat saja nanti setelah jam nya selesai di reparasi. 

Okay last but not least, disamping cara kita menggunakan dan cara kita memanfaatkan fitur-fitur pada jam ini, cara kita merawatnya merupakan hal yang paling menentukan kesehatan dari jam itu sendiri, jadi rawatlah dengan baik.

5 Cara Praktis Menjadi Seorang Creator (walau sulit), Tapi Bisa

5 Cara Praktis Menjadi Seorang Creator (walau sulit), Tapi Bisa

Kita masih tergantung dan menggunakan produk - produk dari negara lain, mulai dari produk sehari - hari yang sederhana hingga produk mewah, apakah karena kita tidak mampu membuat produk sendiri atau mungkin karna kita malas menciptakan produk sendiri sudah terlalu tergantung dengan produk luar, atau mungkin sudah minder duluan, merasa kalah saing dengan produk bangsa lain, kalau memang demikian menurut saya hal itu adalah pemikiran yang keliru.


Jaman sekarang, setiap kita seharusnya mampu sebuah karya, sudah saatnya kita menjadi seorang creator atau pencipta, walau karya anda sederhana itu tidak masalah, buatan sendiri, hak cipta milik sendiri merupakan sebuah nilai yang harus terus ditumbuhkan hingga bisa mendorong lahirnya karya-karya lain yang lebih bagus yang lebih mampu bersaing dengan bangsa lain. 


Memang menciptakan sebuah karya itu tidak mudah, perlu usaha dan kerja keras, tapi justru disitulah letak nilai dari dari sebuah karya, yaitu usaha dan kerja keras menjadi nilai tukarnya, mungkin bangsa lain kerjanya lebih keras dari kita, makanya mereka bisa lebih unggul.


1. Ide Dan Inspirasi

Kesulitan membuat sebuah karya disebabkan oleh kurang nya ide atau inspirasi sehingga imajinasi menjadi sangat minim, kekurangan inspirasi ini akan mengurung ide baru untuk bertumbuh dan berkembang. Seharusnya ide tersebut bisa tumbuh dengan baik ketika ada didukung oleh imajinasi yang kuat dan adanya inspirasi yang menjadi sumber nutrisinya.


Tapi kalau kita bicara kurang nya ide dan inspirasi di jaman sekarang menurut saya sudah tidak relevan lagi, mengapa demikian? jaman sekarang tentu sudah JAUH berbeda jika dibandingkan tahun 70, 80, dan bahkan 90-an akhir, di jaman itu mendapatkan informasi sangatlah sulit, orang masih harus beli koran untuk bisa mendapatkan berita terbaru, belum lagi mendapatkan sebuah buku, walau ada uang belum tentu bisa dapat buku, mendapatkan informasi sulit apalagi mencari ide dan inspirasi. 


Berbeda dengan jaman sekarang, ada berbagai jenis sumber yang bisa kita jadikan sebagai bahan inspirasi kita, sekarang kita dibanjiri berbagai informasi dari banyak sumber online yang bisa kita dapatkan, tersedia beragam informasi contoh ide yang bisa menginspirasi kita dalam berkarya, cukup dengan ketikan jari maka jutaan ide akan muncul di hadapan anda.


Menurut saya orang yang mau berusaha dan bekerja keras di jaman sekarang tidak akan kehabisan sumber inspirasi, banyak sekali ruang untuk mengeksplore sumber - sumber ide yang ada di jagat online sekarang ini. Mencari ide menjadi benar - benar sangat pentik untuk mewujudkannya menjadi sebuah karya.


2. Dampak Sebuah Originalitas, Pengakuan 

Pengakuan memang dibutuhkan tapi gak perlu dicari, pengakuan atas sebuah karya sebaiknya datang dari orang lain yang merasakan manfaat dari karya itu sendiri. Ketika memulai sebuah karya sendiri dengan didasari sebuah motivasi hanya untuk mendapatkan pengakuan maka karya itu tidak akan tumbuh, karena motivasi yang mendorongnya untuk bertumbuh tidak sepadan. 


Pengakuan selama ini maaenjadi sebuah ilusi yang membingunkan, yang membuat orang salah fokus dan lemah motivasi. Terkadang "apa kata orang" sering kali menjadi salah satu penghambat untuk anda memulai sebuah karya. 


Photo by Paul Gaudriault on Unsplash

Hal ini bisa kita lihat dari sekiar kita yang pada umumnya orang akan memilih untuk berkarya dan berkembang di sebuah perusahaan yang terkenal demi mendapatkan sebuah pengakuan. Oke perusahaan besar dan perusahaan terkenal memang bagus, akan tetapi poin saya adalah berwirausaha sendiri menciptakan produk sendiri masih belum menjadi budaya kita.


Terjebak dengan "kebutuhan akan pengakuan" menjadikan kita tumbuh dan berkembang ke arah yang salah, kebutuhan akan pengakuan justru membuat karya kita sendiri dehidrasi sehingga tidak bertumbuh dengan baik.


3. Mencipta Sesuai Passion

Jadilah orang yang suka mencipta, mengembangkan produk sendiri, menyusun dan mengerjakan rencana sendiri, menciptakan karya sendiri, bukan hanya mengkonsumsi karya orang lain, tetapi berkolaborasi dengan hasil pekerjaan orang lain untuk membuat karya/produk anda semakin berkembang. 


Temukan sendiri gaya ciri khas mu, temukan sendiri originalitas pemikiranmu, temukan sendiri produkmu, jadikan kebiasaan untuk mencipta menjadi bagian dari darah daging mu sendiri. 


Hal itu akan mendorong anda untuk menjadi diri anda sendiri, yang membanggakan diri mu sendiri, akan memajukan peradabanmu, memajukan kebajikanmu dan menjadikan mu bebas sesuai keinginanmu sendiri.

Mencipta sesuai dengan passion, jika suka musik maka ciptakanlah musik mu sendiri, ciptakan lagu sendiri, jika suka programming maka ciptakanlah software sendiri, program sendiri, apapun passion mu semua sangat berarti selama anda menekuni dan menumbuhkan jiwa pencipta di dalam diri anda.


4. Alokasikan Fokus Untuk Melakukan Pengembangan Dan Perbaikan

Jangan lupa untuk tetap berusaha mengembangkan terus kualitas produk anda baik dari sisi produk maupun layanan atas produk itu. 


Research and Development menjadi sangat penting dalam pengembangan sebuah produk, anda harus memiliki jiwa litbang (penelitian dan pengembangan), mencari sumber baru, melakukan pendekatan baru, melakukan uji ulang, melakukan kajian - kajian, melakukan kolaborasi sehingga produk anda semakin berkembang dan menjadi produk yang lebih baik. 


Melakukan research sama dengan pergaulan, dimana orang yang gaul akan mendapatkan informasi lebih banyak dibanding dengan orang yang tidak gaul. Tentu produk atau karya anda akan semakin baik jika anda melakukan pengembangan dengan mencoba menggabungkan hal - hal baru yang terjadi di luar sana. 


Munculnya update teknologi terbaru, update formulasi baru yang ada di luar sana dapat menjadi sumber inspirasi baru bagi produk atau karya anda, coba pelajari teknologi terupdate tersebut, apakah anda bisa menemukan sesuatu darisana atau apakah ada ide atau inspirasi baru yang bisa anda peroleh dari hal tersebut.


5. Walau Sulit Tapi Pasti Bisa, Konsisten Aja Dulu

Tidak perlu malu atau berkecil hati jika anda belum memiliki sebuah ide untuk menciptakan sebuah karya, mulailah sekarang ambil kertas putih mu dan mulai lah menulis kan idemu dan karyamu. Tidak peduli sekecil atau sebesar apa karya yang sedang kamu kerjakan saat ini. Fokuslah membuatnya menjadi warisanmu sendiri, milik mu sendiri yang menjadi kebanggaanmu dan kebanggaan keluarga dan keturunanmu kelak, walau sulit, tapi pasti bisa.


Konsistensi menjadi kunci utama dalam upaya menjadi seorang creator atau pencipta, proaktif untuk menyelesaikan sebuah produk, secara konsisten melakukan perbaikan demi perbaikan untuk meningkatkan kualitasnya hingga menjadi sebuah produk yang mampu memberikan solusi bagi banyak orang.