5 Cara Praktis Menjadi Seorang Creator (walau sulit), Tapi Bisa

5 Cara Praktis Menjadi Seorang Creator (walau sulit), Tapi Bisa

Kita masih tergantung dan menggunakan produk - produk dari negara lain, mulai dari produk sehari - hari yang sederhana hingga produk mewah, apakah karena kita tidak mampu membuat produk sendiri atau mungkin karna kita malas menciptakan produk sendiri sudah terlalu tergantung dengan produk luar, atau mungkin sudah minder duluan, merasa kalah saing dengan produk bangsa lain, kalau memang demikian menurut saya hal itu adalah pemikiran yang keliru.


Jaman sekarang, setiap kita seharusnya mampu sebuah karya, sudah saatnya kita menjadi seorang creator atau pencipta, walau karya anda sederhana itu tidak masalah, buatan sendiri, hak cipta milik sendiri merupakan sebuah nilai yang harus terus ditumbuhkan hingga bisa mendorong lahirnya karya-karya lain yang lebih bagus yang lebih mampu bersaing dengan bangsa lain. 


Memang menciptakan sebuah karya itu tidak mudah, perlu usaha dan kerja keras, tapi justru disitulah letak nilai dari dari sebuah karya, yaitu usaha dan kerja keras menjadi nilai tukarnya, mungkin bangsa lain kerjanya lebih keras dari kita, makanya mereka bisa lebih unggul.


1. Ide Dan Inspirasi

Kesulitan membuat sebuah karya disebabkan oleh kurang nya ide atau inspirasi sehingga imajinasi menjadi sangat minim, kekurangan inspirasi ini akan mengurung ide baru untuk bertumbuh dan berkembang. Seharusnya ide tersebut bisa tumbuh dengan baik ketika ada didukung oleh imajinasi yang kuat dan adanya inspirasi yang menjadi sumber nutrisinya.


Tapi kalau kita bicara kurang nya ide dan inspirasi di jaman sekarang menurut saya sudah tidak relevan lagi, mengapa demikian? jaman sekarang tentu sudah JAUH berbeda jika dibandingkan tahun 70, 80, dan bahkan 90-an akhir, di jaman itu mendapatkan informasi sangatlah sulit, orang masih harus beli koran untuk bisa mendapatkan berita terbaru, belum lagi mendapatkan sebuah buku, walau ada uang belum tentu bisa dapat buku, mendapatkan informasi sulit apalagi mencari ide dan inspirasi. 


Berbeda dengan jaman sekarang, ada berbagai jenis sumber yang bisa kita jadikan sebagai bahan inspirasi kita, sekarang kita dibanjiri berbagai informasi dari banyak sumber online yang bisa kita dapatkan, tersedia beragam informasi contoh ide yang bisa menginspirasi kita dalam berkarya, cukup dengan ketikan jari maka jutaan ide akan muncul di hadapan anda.


Menurut saya orang yang mau berusaha dan bekerja keras di jaman sekarang tidak akan kehabisan sumber inspirasi, banyak sekali ruang untuk mengeksplore sumber - sumber ide yang ada di jagat online sekarang ini. Mencari ide menjadi benar - benar sangat pentik untuk mewujudkannya menjadi sebuah karya.


2. Dampak Sebuah Originalitas, Pengakuan 

Pengakuan memang dibutuhkan tapi gak perlu dicari, pengakuan atas sebuah karya sebaiknya datang dari orang lain yang merasakan manfaat dari karya itu sendiri. Ketika memulai sebuah karya sendiri dengan didasari sebuah motivasi hanya untuk mendapatkan pengakuan maka karya itu tidak akan tumbuh, karena motivasi yang mendorongnya untuk bertumbuh tidak sepadan. 


Pengakuan selama ini maaenjadi sebuah ilusi yang membingunkan, yang membuat orang salah fokus dan lemah motivasi. Terkadang "apa kata orang" sering kali menjadi salah satu penghambat untuk anda memulai sebuah karya. 


Photo by Paul Gaudriault on Unsplash

Hal ini bisa kita lihat dari sekiar kita yang pada umumnya orang akan memilih untuk berkarya dan berkembang di sebuah perusahaan yang terkenal demi mendapatkan sebuah pengakuan. Oke perusahaan besar dan perusahaan terkenal memang bagus, akan tetapi poin saya adalah berwirausaha sendiri menciptakan produk sendiri masih belum menjadi budaya kita.


Terjebak dengan "kebutuhan akan pengakuan" menjadikan kita tumbuh dan berkembang ke arah yang salah, kebutuhan akan pengakuan justru membuat karya kita sendiri dehidrasi sehingga tidak bertumbuh dengan baik.


3. Mencipta Sesuai Passion

Jadilah orang yang suka mencipta, mengembangkan produk sendiri, menyusun dan mengerjakan rencana sendiri, menciptakan karya sendiri, bukan hanya mengkonsumsi karya orang lain, tetapi berkolaborasi dengan hasil pekerjaan orang lain untuk membuat karya/produk anda semakin berkembang. 


Temukan sendiri gaya ciri khas mu, temukan sendiri originalitas pemikiranmu, temukan sendiri produkmu, jadikan kebiasaan untuk mencipta menjadi bagian dari darah daging mu sendiri. 


Hal itu akan mendorong anda untuk menjadi diri anda sendiri, yang membanggakan diri mu sendiri, akan memajukan peradabanmu, memajukan kebajikanmu dan menjadikan mu bebas sesuai keinginanmu sendiri.

Mencipta sesuai dengan passion, jika suka musik maka ciptakanlah musik mu sendiri, ciptakan lagu sendiri, jika suka programming maka ciptakanlah software sendiri, program sendiri, apapun passion mu semua sangat berarti selama anda menekuni dan menumbuhkan jiwa pencipta di dalam diri anda.


4. Alokasikan Fokus Untuk Melakukan Pengembangan Dan Perbaikan

Jangan lupa untuk tetap berusaha mengembangkan terus kualitas produk anda baik dari sisi produk maupun layanan atas produk itu. 


Research and Development menjadi sangat penting dalam pengembangan sebuah produk, anda harus memiliki jiwa litbang (penelitian dan pengembangan), mencari sumber baru, melakukan pendekatan baru, melakukan uji ulang, melakukan kajian - kajian, melakukan kolaborasi sehingga produk anda semakin berkembang dan menjadi produk yang lebih baik. 


Melakukan research sama dengan pergaulan, dimana orang yang gaul akan mendapatkan informasi lebih banyak dibanding dengan orang yang tidak gaul. Tentu produk atau karya anda akan semakin baik jika anda melakukan pengembangan dengan mencoba menggabungkan hal - hal baru yang terjadi di luar sana. 


Munculnya update teknologi terbaru, update formulasi baru yang ada di luar sana dapat menjadi sumber inspirasi baru bagi produk atau karya anda, coba pelajari teknologi terupdate tersebut, apakah anda bisa menemukan sesuatu darisana atau apakah ada ide atau inspirasi baru yang bisa anda peroleh dari hal tersebut.


5. Walau Sulit Tapi Pasti Bisa, Konsisten Aja Dulu

Tidak perlu malu atau berkecil hati jika anda belum memiliki sebuah ide untuk menciptakan sebuah karya, mulailah sekarang ambil kertas putih mu dan mulai lah menulis kan idemu dan karyamu. Tidak peduli sekecil atau sebesar apa karya yang sedang kamu kerjakan saat ini. Fokuslah membuatnya menjadi warisanmu sendiri, milik mu sendiri yang menjadi kebanggaanmu dan kebanggaan keluarga dan keturunanmu kelak, walau sulit, tapi pasti bisa.


Konsistensi menjadi kunci utama dalam upaya menjadi seorang creator atau pencipta, proaktif untuk menyelesaikan sebuah produk, secara konsisten melakukan perbaikan demi perbaikan untuk meningkatkan kualitasnya hingga menjadi sebuah produk yang mampu memberikan solusi bagi banyak orang.