Tidak Pernah Mengeluh Tentang Apapun

Tidak Pernah Mengeluh Tentang Apapun

Tidak jarang kita menjadi orang yang suka mengeluh hari - hari baik itu di rumah, di kantor (lingkungan kerja) maupun di lingkungan sosial. Keluhan ini datang bisa disebabkan oleh banyak hal, misalnya adanya orang-orang yang membuat kita mengeluh baik di lingkungan sosial kita, kantor bahkan di keluarga, hal-hal kecil seperti jalanan macet, antri di mini market, koneksi internet lelet juga bisa membuat kita jengkel yang ternyata juga sudah membuat kita mengeluh tanpa kita sadari.

Ketidaksesuaian antara harapan dan realita, dimana kita mengharapkan sesuatu berjalan sesuai dengan rencana atau keinginan kita, namun ternyata fakta yang ada malah sering sekali benar - benar jauh dari harapan, kondisi ini sudah cukup membuat kita untuk mengeluh.


MENJADI BIBIT YANG TUMBUH SUBUR

Dan ternyata ketika kita mengeluh kita sedang memberikan pupuk bagi hal negatif bertumbuh di dalam diri dan bahkan berkembang biak, yang lama kelamaan membuat diri kita sendiri menjadi orang "cenderung" komplain terhadap situasi apapun yang ada, bahkan mungkin hal positif pun bisa membuat kita mengeluh (hal negatif sudah bertumbuh dan berkembang biak).

Mengeluh karna ada sebab yang jelas menurut saya sah-sah saja, misalnya ketika kita membeli dan menggunakan sebuah produk dari sebuah perusahaan, dimana kita dijanjikan kualitas dan kepuasan atas penggunaan produk tersebut, ternyata tidak sesuai dengan janji itu, sehingga ekspektasi kita tidak sesuai dengan kenyataan produk yang diberikan. 

Keluhan atau komplain seperti ini menurut saya akan baik ketika ditanggapi dengan positif sehingga komplain tersebut menjadi sebuah masukan untuk perbaikan terhadap kualitas produk dan layanan nya, tentu komplain yang seperti ini akan memberikan dampak positif bagi perusahaan.

Komplain seperti ini saya menyebutnya sebagai komplain terbuka atau komplain transparan, dimana keluhan dikeluarkan secara transparan kepada orang yang dianggap layak bertanggungjawab atas keluhan - keluhan tersebut.

Nah, yang menjadi masalah adalah mengeluh tapi tertutup, dimana keluhan itu kita bentuk setiap hari namun hanya terjadi di dalam diri kita secara tidak sadar.

Keluhan bisa dipicu oleh banyak hal yang kita tidak sadari contohnya keluhan terhadap anak yang tidak mau nurut kepada orang tua, keluhan terhadap istri yang tidak bisa diatur misalnya, atau keluhan terhadap kondisi lingkungan dimana orang - orang terlihat tidak peduli dengan apapun, cuek dan bersikap bodo amat. 

Atau keluhan terhadap diri sendiri, mengeluh karna gaji mu masih kecil sementara ada keinginan untuk punya rumah dan mobil mewah misalnya, terus mengeluh karna tidak punya banyak teman seperti orang lain, mengeluh karna merasa bahwa belum sukses sementara teman-teman lain sudah banyak yang lebih sukses dari kita.

Mengeluh terhadap berat badan yang gak ideal atau obesitas, juga mengeluh karna belum punya anak, mengeluh karna belum punya mobil, tetap mengeluh walu sudah punya mobil dan rumah, mengeluh karna belum naik pangkat, mengeluh karna sampah di depan rumah tetangga berserakan, hingga mendengar suara berisik sedikit pun mengeluh, rasanya setiap hal yang ditemui akan membuat keluhan semakin bertambah. 

Photo by Brett Jordan on Unsplash

Mengeluh itu wajar tetapi mengeluh setiap hari akan berdampak negatif yang justru sebenarnya membuat diri kita semakin rentan terhadap depresi dan stress, kita menjadi semakin cenderung untuk mengarah ke depresi, axienty (kecemasan berlebihan) dan menuju stress level akut.


KEBIASAAN YANG CUKUP BERBAHAYA

Kebiasaan mengeluh akan merenggut sisi positif di dalam diri kita, membuat kita menjadi orang yang cenderung melihat sisi negatif dari segala hal yang kita hadapi.

Mengeluh juga akan mengakibatkan kita menjadi kurang sehat, karena keluhan - keluhan yang muncul setiap hari di dalam benak kita akan merusak kesehatan tubuh dan jiwa kita seperti :

  1. Cenderung menjadi orang yang negatif thinking
  2. Mudah terpancing emosi atau marah
  3. Sangat sensitif mudah sekali tersinggung
  4. Tidak percaya diri
  5. Menggangu fungsi kognitif
  6. Mudah terkena penyakit jantung dan struk (stroke)

Efeknya gak tanggung-tanggung yah... so masih mau mengeluh?


APAPUN, INGAT YA ! PILIHAN

Mengeluh atau complain tentang apapun juga sebaiknya anda keluarkan dari daftar kebiasaan anda, mengeluh pada porsi yang sangat kecil, dan berusahalah mengalihkan perhatian anda untuk menyibukkan diri dengan hal - hal positif lain daripada harus mengeluh.

Jangan keluhkan apapun yang anda miliki atau yang belum anda miliki, syukuri semua yang sudah ada, yang sudah maupun yang belum anda kerjakan hari ini, hasilnya ditunggu saja tidak perlu dipaksakan, anda hanya perlu bersabar dan bekerja keras. 

Jangan pernah mengeluh dengan kekurangan anda, dengan ketidakadaan yang anda punya, jangan mengeluh terhadap keluarga, kantor dan atasan anda, dengan organisasi tempat anda bekerja, dengan kesehatan anda apapun itu, ingat ya, jangan pernah !. 

Sebaiknya daripada mengeluh lebih baik anda mereview hal-hal yang anda sudah miliki saat ini, dan lakukan sesuatu yang bisa mengembangkannya, sehingga anda tetap bisa berkembang, tanpa harus mengeluh. Never Complain About Anything