Ember Kosong dan Batu Besar

Saya teringat pernah melihat suatu video ilustrasi yang menurut saya sangat bagus, video itu mengisahkan tentang bagaimana cara mengisi sebuah ember kosong dengan berbagai jenis material yang sudah disediakan.

Di atas meja sudah disediakan sebuah ember kosong, satu batu besar (ukuran batu tidak lebih besar dari ember), beberapa batu kerikil kecil, sejumlah pasir dan beberapa gelas air.

Kalau dihitung total volume, maka semua material itu bisa masuk ke dalam ember, alias total volume ember sama dengan total volume semua material.

Ketika isi ember kosong diisi dengan cara menuang air ke dalam ember, kemudian pasir, kemudian kerikil, dan terakhir batu besar, maka pada saat batu besar dimasukkan ke dalam ember, air dan pasir yang sudah terlebih dahulu dituang menjadi tumpah ke luar sehingga, tidak semua material bisa masuk ke dalam ember tersebut.

Ada satu pelajaran yang saya petik dari video ini, yaitu ketika kita dihadapkan dengan berbagai pilihan, maka seperti ilustrasi material tersebut, ternyata memasukkan batu besar terlebih dahulu ke dalam ember merupakan cara yang paling tepat untuk mengisi ember tadi.

Demikian halnya dengan aktifitas kita sehari - hari, kita seringkali menemukan kerikil - kerikil, pasir, air, dan batu besar, tetapi kita lupa yang mana duluan yang harus diselesaikan apakah kerikil, apakah air atau apakah batu besar.

Banyak yang memilih untuk melakukan hal - hal yang tidak prioritas, banyak kita yang bingung menetapkah mana hal penting (prioritas) dan mana yang tidak penting (tidak prioritas).

Kita harus sadar betul bahwa tidak semua pekerjaan bisa kita kerjakan, tidak semua hal bisa kita lakukan. Walaupun semuanya bisa dikerjakan, tetapi tidak semuanya harus dikerjakan.
Photo by Emile Guillemot on Unsplash
Orang bijak dan orang efisien adalah orang mampu menahan sabar, dan mampu menahan keinginan untuk tidak melakukan atau mengerjakan hal yang ada di luar prioritasnya.

Orang seperti ini adalah orang yang bisa memilih prioritas utamanya (batu besar), dan fokus menyelesaikan prioritas tersebut hingga menjadi nyata dan berhasil. Setelah itu baru mulai mengerjakan hal - hal yang bukan prioritas (kerikil - kerikil dan pasir).

Nah bagaimana kita bisa fokus pada hal yang penting, sehingga kita menjadi efektif dan efisien ? saya menganjurkan hal berikut :

1. Tetapkan Tujuan : Tujuan merupakan goal yang ditetapkan oleh siapapun yang ingin mencapai goal tersebut. Ketika anda tau persis tujuan anda maka anda akan tau hal penting apa yang harus anda lakukan untuk mencapai goal tersebut. So, tetapkan tujuan anda dengan jelas.

2. Mendukung Orang lain : Tujuan yang dipilih dan ditetapkan sebaiknya adalah tujuan yang didasari oleh niat baik yaitu keinginan untuk membantu dan mendukung orang lain, keinginan untuk meringankan beban hidup orang lain. Sehingga tujuan yang seperti ini akan memberikan dampak positif bagi orang lain dan bagi diri kita sendiri.

3. Tetap Fokus : Ketika anda sudah menemukan prioritas maka berusahalah untuk fokus pada prioritas tersebut. Akan banyak gangguan di sepanjang jalan, tetapi dengan tetap berusaha fokus dan tenang, saya yakin batu besar anda bisa cepat anda selesaikan.

4. Buang Muatan : Sudah saatnya anda membuang muatan - muatan yang tidak perlu dari bagasi anda. Muatan yang sebenarnya tidak anda pakai, muatan ini hanya memberikan anda beban berlebih. Muatan yang bisa masuk bagasi anda hanyalah muatan prioritas, muatan yang mendukung tujuan atau prioritas utama anda, selebihnya harus dikeluarkan (ini merupakan salah satu prinsip dasar dari hidup minimalis).

5. Tetap Berprogress : Saya selalu suka dengan istilah progress, kenapa? karena progress itu menggambarkan adanya proses yang sedang berlangsung, tidak diam atau berhenti. Untuk bisa memilih batu besar memang tidak mudah, tetapi dengan tekun berusaha setiap hari, anda pasti akan bisa menemukan batu besar anda.

Buatlah Daftar Hal Penting (DHP) anda setiap hari, susun dalam sebuah daftar, isinya hanya boleh maksimal 3 hal penting yang wajib dan harus anda lakukan sebelum melakukan hal - hal lain. Lakukan lah ini setiap hari, buatlah DHP anda, dan berprogres lah untuk mengerjakannya hingga selesai.

Dengan demikian anda sudah bisa memilah mana batu besar dan mana batu kecil, kerikil dan pasir. Semakin anda bisa dan mampu memilih mana batu besar yang harus anda pilih, maka anda akan menjadi semakin efisien dan efektif untuk mencapai goal - goal anda.

Less clutter more purpose (Kurangi kekacauan, perbanyak manfaat).

Hanya Orang Disiplin lah Orang Bebas Sesungguhnya

Bicara tentang kebebasan, saya ternyata keliru, kebebasan yang saya pikirkan selama ini adalah kebebasan dimana saya bebas untuk melakukan segala sesuatu sesuai dengan mood saya, sesuai dengan kondisi hati dan perasaan saya.

Bebas melakukan apapun yang saya mau, melakukan apapun yang ingin dilakukan, makan seenaknya, tidur seenaknya, belajar seenaknya dan melakukan hal lain yang saya suka seenaknya.

Ternyata kebebasan yang seperti ini bukan lah kebebasan yang sesungguh nya, kebebasan yang seperti ini ternyata adalah bentuk nyata dari perbudakan. Dimana mood memperbudak diri kita sendiri, mood mempengaruhi tingkah laku dan kebiasaan kita, bukan komitmen kita. 

Sehingga ketika situasi mempengaruhi mood maka banyak hal yang tadinya harus kita kerjakan menjadi tidak dikerjakan sama sekali, karena mood sedang tidak bagus misalnya.

Disiplin adalah cara kita untuk menjaga dan mengontrol diri sendiri untuk tetap melakukan sesuatu yang harus kita lakukan tanpa dipengaruhi oleh kondisi mood yang ada di dalam diri kita sendiri.
Only the disciplined ones are free in life. If you aren’t disciplined, you are a slave to your moods. You are a slave to your passions. That’s a fact. Elieud Kipchoge
Mood kita memang ada kala nya naik ada kala nya turun, di kala mood kita bagus kita akan melakukan hal - hal yang positif dan bermanfaat. Tetapi di kala mood kita tidak bagus, yang ada adalah kita malah malas melakukan apa - apa, dan kita hanya mengikuti keinginan dari mood kita sendiri.

Mood merupakan hal yang alami di dalam hidup manusia, akan tetapi apakah kita mau diperbudak oleh mood kita?

Orang yang mengikuti kehendak mood nya adalah budak dari mood nya sendiri. Semakin kita mengikuti mood, maka semakin banyak hal yang tidak bisa dicapai karena mood yang akan selalu berubah - ubah dan akan menggangu kinerja dan selalu memperbudak kita.
Photo by Nadine Shaabana on Unsplash
Disiplin adalah bentuk dari sebuah komitmen untuk tetap melakukan hal yang harus dilakukan tanpa dipengaruhi oleh dituasi dan kondisi perasaan atau mood kita sendiri.

Orang yang berdisiplin adalah orang yang bebas, tidak dipengaruhi oleh apapun, tetapi dia bebas karena mendisiplinkan diri untuk komit melakukan suatu hal secara disiplin, hingga hal tersebut berhasil dan membawanya kepada kekebasan sebenarnya.

Ada banyak cara untuk bisa berdisiplin, bagaimana cara mendisiplinkan diri, sehingga kita bisa melakukan hal yang menjadi jembatan untuk meraih mimpi kebebasan kita yang sesungguhnya : 

1. Ketahui Apa Yang Ingin Anda Capai : Anda harus tau persis target dan tujuan yang ingin dicapai, jika tidak maka anda tidak akan pernah berlabuh di suatu tempat. Anda hanya berputar kesana kemari tanpa diombang - ambingkan situasi dan kondisi sekitar anda. Tujuan dan goal adalah hal penting yang harus anda tetapkan dari sekarang, baik tujuan dalam karir, tujuan bisnis, goal keuangan dan lain sebagainya.

2. Jangan Ikuti Mood : Mood merupakan bentuk perasaan yang sedang dirasakan (baik itu bahagia, sedih, malas, mager, dll) dan hal ini sangat mempengaruhi kinerja anda. Maka dari itu mulai sekarang cobalah untuk melatih diri agar tidak mengikuti mood. Ketika anda tidak mood mengerjakan sesuatu, maka cobalah berlatih untuk tetap mengerjakannya walaupun anda sedang tidak mood

3. Hal Kecil : Lakukan hal terlebih dahulu, jangan terburu - buru untuk melakukan hal besar, karena hal besar butuh komitmen besar. Jadi sebaiknya fokuskan diri anda terlebih dahulu untuk disiplin melakukan hal kecil dan hal sederhana, misalnya bangun pagi, anda komit dan disiplin untuk bangun lebih pagi misalnya bangun jam 4 pagi, lakukan terus menerus secara disiplin. Kemudian isilah waktu bangun pagi anda dengan hal produktif seperti membaca buku, menulis, olahraga atau hal bermanfaat lainnya. 

4. Fokus Pada Pekerjaan Yang Sedang Anda Kerjakan Saat Ini : Ketika sedang bekerja atau melakukan sesuatu hal, maka arahkan fokuskan perhatian dan pikiran anda 100% tertuju kepada hal tersebut. Banyak orang yang sedang bekerja mengerjakan pekerjaan nya namun pikirannya tidak benar - benar hadir 100% mengerjakan pekerjaan tersebut, sebagian besar melayang - layang kemana - mana, sehingga hasil kerjanya tidak maksimal. Kalau istilah direktur saya dulu, ini namanya seonggok daging, dimana pegawai duduk di depan komputer tetapi tidak menghasilkan apa - apa.

Berdisiplin adalah cara terbaik untuk bisa bebas, menjadi orang bebas karena bisa meraih kesuksesan sesuai dengan impian. Siapapun bisa menuju kesuksesan asal bisa mengambil sikap untuk berdisiplin dan sikap untuk komit tetap disiplin hingga impian tercapai. Terima kasih.

Control and Collaboration

Saya sedang membangun sebuah proyek tentang sebuah artikel yang saya ingin artikel tersebut menjadi artikel yang bermanfaat bagi saya, bermanfaat bagi banyak orang dan berlaku sepanjang masa.

Saat ini konten tersebut masih saya kerjakan dan masih terus saya kembangkan hingga jadi konten yang benar - benar bermanfaat dan siap untuk di launching. Saya tidak mengejar kesempurnaan, saya yakin sebagus apapun konten yang akan saya hasilkan ini tetap pasti memiliki nilai kurang.

Namun terkadang saya merasa letih sendiri karena saya kadang kehilangan ide dan kehilangan konsep saat mengembangkan tulisan itu. Sehingga banyak waktu yang rasanya tidak maksimal karena kebanyakan mikir namun tidak menghasilkan sesuatu yang bermanfaat untuk konten tersebut.

Saya memang punya kontrol 100 % atas konten yang saya bangun, tetapi karena saya sendirian maka kontrol 100% tersebut seolah tidak ada gunanya, karena kecepatan saya menuliskan konten menjadi sangat lambat. Disinilah letak kekurangan yang saya miliki sebagai seorang individu yang hanya mengandalkan kemampuan diri saya sendiri.

Alangkah baiknya jika saya melakukan kolaborasi dengan orang lain yang memiliki kesamaan pemikiran, tujuan dan cita - cita dengan saya.

Kolaborasi sesuai dengan kemampuan masing - masing, kolaborasi sesuai dengan keahlian yang dimiliki oleh masing - masing orang.

Justru dengan kolaborasi ini saya pikir, kemampuan dan kekuatan saya akan semakin teruji dan semakin bertambah, dan akan jauh melebihi kemampuan individu yang saya miliki.

Input dari teman yang berkolaborasi ada, kontrol dari teman yang berkolaborasi pun ada, demikian sebaliknya, saya juga memiliki kontrol dan bisa memberikan input terhadap konten yang sedang dibangun.

Sungguh kolaborasi merupakan cara paling mudah dan paling bagus untuk mencapai tujuan dan untuk mencapai goal yang kita tetapkan. Semakin banyak orang yang ahli kita temui dan kita berkolaborasi dengan mereka, maka akan semakin banyak pula lah input yang bisa kita jadikan masukan untuk membangun sebuah konten yang bernamfaat bagi banyak orang.

Photo by Mimi Thian on Unsplash
Kolaborasi tidak menghilangkan kontrol, dengan adanya kolaborasi kontrol tidak serta merta hilang begitu saja. Kontrol akan tetap anda miliki, namun sekarang sudah bukan 100 % lagi, mungkin 50 % saja, tapi sisanya 50% merupakan kontrol dari teman anda yang ikut berkolaborasi.

Jangan kuatir, sepanjang tujuan dan cita - cita anda sama kontrol 50% yang anda serahkan kepada rekan kolaborasi anda tidak akan keluar dari jalur, karena mimpi dan cita - cita yang sama.

Manfaat apa saja yang bisa kita peroleh dari sebuah kolaborasi :

1. Kualitas konten yang menjadi semakin lebih baik
2. Kemampuan anda akan semakin terasah karena partner anda akan melihat sesuatu dari sisi yang berberda, yang mungkin anda belum pernah tau selama ini.
3. Anda tidak akan menjadi tinggi hati, karena kalau anda merasa sok jagoan, maka kolaborasi bukan lah sistem yang cocok untuk anda.
4. Kecepatan anda menghasilkan konten atau produk akan menjadi lebih cepat dan lebih baik.
5. Anda bisa mendelegasikan pekerjaan anda disaat anda harus mengurus sesuatu hal yang sifatnya urgent dan penting (seperti urusan keluarga dll).
6. Kolaborasi adalah satu - satunya sistem yang bisa anda gunakan untuk memampukan anda berjalan yang jauh.
7. Kolaborasi dapat membantu orang lain, anda bisa sharing kemampuan anda kepada orang lain sehingga mereka bisa terbantu untuk mencapai tujuan dan impiannya.

Jadi, sekarang saatnya kita mulai berkolaborasi, cari lah partner anda yang bisa anda andalkan untuk menjalin kolaborasi dalam mengerjakan dan menyelesaikan proyek - proyek atau bisnis anda.

Utamakan untuk selalu komunikasi dan diskusi dengan partner anda, sharing akan menjadi salah satu bentuk komunikasi yang paling efektif untuk meningkatkan kemampuan dan saling mengasah skill masing - masing pihak.

Oke, semoga tulisan ini bermanfaat yah, terima kasih.

Setiap kebersamaan pasti mempunyai dan memberikan kekuatan

Seorang individu yang berhasil meraih mimpinya hanya dengan mengandalkan kekuatan nya sendiri menurut saya hebat. Individu yang benar - benar bekerja sendiri tanpa mengandalkan siapapun berarti harus mampu menangani setiap persoalan yang dihadapi nya.

Tapi untuk menjadi individu yang bisa melakukan banyak hal seperti itu, menurut saya adalah hal yang sangat sulit. Karena akan banyak tantangan yang dihadapi ketika kita bekerja secara individu.

Saya pernah mengikuti sebuah lomba lari marathon yang berjarak sekitar 200 KM, lari antar provinsi, dan diikuti berbagai kategori. Kategori yang dilombakan mulai dari Individu, Relay 2, Relay 4, Relay 9, dan Relay 18.

Semua kategori di atas diikuti banyak peserta lari dari berbagai level, ada yang sudah biasa lari bahkan sudah sering juara, hingga orang - orang yang gak pernah lari.

Saya sendiri mengikuti lari di Relay 18, dimana jarak 200 KM dibagi ke 18 orang pelari sesuai dengan kemampuan masing - masing.

18 pelari ini didukung oleh tim support mulai dari etape 1 hingga etape 18, mensupport setiap pelari yang datang membawa gelang estapet.

Satu hal yang saya rasakan ketika berlari adalah dukungan dari tim support yang memberikan kekuatan baru dan kekuatan tambahan bagi saya di saat berlari. Start lari saya mulai di pukul 10 an, sudah mulai mendekati siang, jam segitu panas matahari sudah mulai terasa panas menyengat.

Photo by Mārtiņš Zemlickis on Unsplash
Kulit kaki terasa panas dan rasanya udah gak mau lari lagi, HR (heart rate) pun ikut naik dan tinggi membuat badan terasa semakin lelah walau masih setengah jalan. Menit demi menit berlari badan rasanya makin remuk dan lelah.

Dukungan dari tim support yang memberikan air dingin di saat berlari, memberi bantuan penunjuk arah dan yang paling penting memberikan semangat untuk terus berlari hingga garis finish. Hal inilah yang menggantikan rasa letih berlari saya, kekuatan baru saya dapatkan, dari kerjasama tim yang bagus hingga akhirnya saya bisa mencapai finish.

Kalau tim support gak ada aku yakin di pertengahan jalan pasti sudah selesai lari gak akan kuat sampai garis finish alias DNF.

Disini saya memetik sebuah pelajaran bahwa kebersamaan pasti memberikan kekuatan yang baru, kekuatan untuk mencapai dan meraih mimpi bersama yang lebih besar.

Tips Bertumbuh : Komit Untuk Tetap Ber Progress Secara Berkala

Untuk sukses tidak perlu memiliki kemampuan di banyak hal. Tidak perlu dan tidak usah anda mengerjakan banyak hal agar bisa mencapai impian anda.

Kita selalu dihadapkan dengan berbagai jenis peluang, berbagai jenis kesempatan, potensi bisnis, peluang usaha dan peluang kerja sama dan lain sebagainya.

Sering kali kita merasa gagal dan tidak mampu ketika kita mengerjakan sesuatu yang belum menunjukkan hasil sama sekali, sementara kita sudah bekerja dan berpikir keras untuk mengusahakannya tapi tidak juga menunjukkan hasil yang berarti.

Contoh saja, anda memulai berbisnis konveksi, dari bisnis konveksi yang anda mulai ini, anda mencoba mencari bahan - bahan konveksi, memulai meracik banyak ramuan untuk membuat konveksi anda bisa berjalan dengan baik.

Kemudian anda juga menggunakan sebagian uang anda untuk dijadikan modal usaha konveksi tersebut. Dan akhirnya bisnis konveksi anda pun mulai berjalan.

Akan tetapi di tengah jalan, ternyata penjualan baju hasil konveksi tidak sesuai harapan, karena banyak sekali tantangan yang anda hadapi, mulai dari karyawan yang malas - malasan, hingga produk pesaing yang lebih murah dari produk anda dengan kualitas yang sama.

Kondisi ini memberikan anda angin segar untuk segera mengganti bisnis konveksi dengan bisnis lain yang lebih menjanjikan. Mencari peruntukan lain atau mengganti profesi dengan profesi lain yang lebih menguntungkan.


Photo by Jungwoo Hong on Unsplash
Namun sebelum anda memutuskan untuk berpindah haluan, berganti bisnis dari satu bisnis ke bisnis lain, sebaiknya cek terlebih dahulu hal - hal berikut ini :

1. Waktu dan Tenaga Yang Sudah Dialokasikan
Berapa banyak sumber daya yang sudah anda alokasikan ke bisnis konveksi atau bisnis yang anda geluti saat ini.

Waktu, uang, pemikiran, tenaga dan mungkin perhatian kepada keluarga banyak yang sudah anda korbankan demi menumbuhkan usaha anda.

2. Bisnis Yang Sudah Sempat BertumbuhSebenarnya anda sudah berhasil menghasilkan dan menciptakan bisnis sendiri, berhasil menumbuhkan nya menjadi tunas baru yang hendak bertumbuh menjadi pohon besar. Hanya saja dalam pertumbuhannya ada ilalang atau hama lain yang mencoba mengganggu dan menghimpit pertumbuhan bisnis anda.


Dan anda tidak menyadari pertumbuhan dari ilalang dan tumbuhan penganggu lainnya, anda malah fokus mencari biji tumbuhan lain yang bisa di tanam, sementara anda lupa bagaimana cara menumbuhkan benih tersebut menjadi pohon besar yang menghasilkan. 

Ini bukan saat yang tepat untuk berpindah bisnis, bisnis yang sudah anda jalani saat ini adalah bisnis yang paling tepat untuk anda kembangkan, caranya bagaimana ? yuk simak tips berikut ini : 

1. Sayangi Bisnis Anda
Buatlah bisnis anda menjadi bisnis kesayangan anda, sesuatu yang membanggakan diri anda ketika bisnis tersebut memberikan banyak manfaat bagi banyak orang.

Bisnis yang dapat berkembang dan bertumbuh dengan baik adalah bisnis yang dikembangkan dengan rasa bangga, rasa memiliki dan jati diri sebagai lambang identitas maupun wujud nyata dari cita - cita anda.

2. Komit Untuk Tetap Melakukan Perubahan
Bisnis yang anda kerjakan saat ini, komitlah untuk melakukan perubahan demi perubahan. Jangan berdiam dengan model bisnis yang sudah berjalan. Susunlah rencana untuk mengubah bisnis anda agar menjadi semakin baik.

3. Purple Cow

Berbisnis lah seperti Purple Cow (Sapi Ungu), konsep Sapi Ungu merupakan konsep fundamental yang harus dipahami dalam berbisnis. Jadilah sapi ungu, bukan sapi dengan warna biasa, sapi ungu adalah sapi yang memiliki warna yang berbeda dengan sapi - sapi lainnya.

4. Progress Setiap Minggu
Anda harus menghasilkan progress, progress merupakan hasil dari penerapan ide - ide baru ke dalam bisnis yang kita geluti. Tetaplah komit untuk ber progress, lakukan perbaikan demi perbaikan secara berkala, kalau tidak bisa dilakukan harian, maka pilih lah mingguan (jangka waktu yang lebih dapat diakomodir).
You don't make progress by standing on the sidelines, whimpering and complaining. You make progress by implementing ideas.
Shirley Chisholm.
5. Standarisasi
Proses bisnis yang sudah berlajan dengan baik, sebaiknya distandarisasi, agar mudah dijalankan oleh siapapun yang anda delegasikan untuk menjalankannya.

6. Optimalisasi
Optimalisasi adalah peningkatan effort dan daya yang diset sebagai standar minimum perusahaan untuk menghasilkan profit yang optimal walau sumberdaya tidak ditambah atau ditingkatkan.

7. Deliver More Than Expected
Berikan lebih dari apa yang diharapkan oleh para pelanggan anda. Jadikan keinginan untuk selalu memberi yang terbaik dan memberi lebih dari yang diharapkan oleh pelanggan menjadi karakter dan pondasi utama perusahaan.

8. Fokus
Ketika sedang mengembangkan atau menjalankan sebuah program di dalam perusahaan, fokus adalah kunci untuk dapat menghasilkan produk yang memberikan dampak.

9. Minimalis dan Simplikasi
Minimalis adalah bagian dari Fokus, semakin minim fokus anda maka energi yang anda habiskan untuk mewujudkan target perusahaan akan semakin efisien.

Tips di atas adalah tips sederhana yang dapat membantu siapapun untuk mencapai bisnis agar tetap bertumbuh dan berprogress.

Komitlah untuk tetap bertumbuh mencapai perkembangan sekecil apapun itu anda harus bertumbuh, rekening anda harus bertambah, kualitas pergaulan anda harus berkembang, demikian dengan bisnis anda harus anda rawat sedemikian rupa, pupuk dan jangan lupa menyiram air setiap hari.

Cabut dan buang segala tumbuhan hama yang mengganggu, dan jadikan bisnis tersebut tumbuh tepat di lingkungan yang memang ekosistem atau habitat nya untuk bertumbuh.

Turunkan Tensi Politik dengan lagu Entah Apa Yang Merasukimu

Entah apa yang merasuki mu hingga kau tega menghianati ku yang tulus mencitaimu. Saya jujur sangat kagum dengan orang - orang yang mampu melihat situasi dan menghubungkannya dengan sesuatu yang unik, sehingga seolah menjadi media yang paling tepat untuk melakukan kritisi.

Ini lagu lagi hits dimana - mana ya guys, berawal dari tiktok, lagu ini menjadi sangat viral dimana - mana, dan menurut gw itu keren sih... asli kocak.

Photo by Roberto Nickson on Unsplash
Cocok gak sih list di bawah ini dijadikan subjek sindirian dengan lagu #entahapayangmerasukimu :
  1. Mahasiswa yang lagi skripsi dan mentok di Bab Pendahuluan 
  2. Pesan makanan di salah satu restoran tapi gak datang - datang 
  3. Pas mau mandi eh air keran tiba - tiba gak nyala, padahal kita lagi buru - buru
  4. Anggota DPR membuat UU yang membebani rakyat kecil 
  5. Oposisi yang selalu bringas dan tidak menerima kekalahan 
  6. Baru jadian tiba - tiba minta putus
  7. Bos minta bawahan menyelesaikan kerjaan malah asik main tik - tok
  8. Pacar yang ditunggu - tunggu (sudah janjian) tapi gak datang - datang
  9. Ngelamar kerjaan kemana - mana gak lolos - lolos
  10. Dulu kawan sekarang malah berkawan sama si kawan
  11. Lagi makan tapi minuman gak datang - datang, udah keselek
  12. Nasabah gak bayar - bayar cicilan padahal target bulan ini bulan tercapai
  13. Lihat status WA teman isi nya foto selfie doang, dan gak tanggung - tanggung sekali update 20 foto selfie.
  14. Udah mesan gojek, tapi gojek nya gak datang - datang sampe setengah jam 
  15. Transfer uang ke teman (yang minjam) tapi katanya uangnya belum masuk, padahal bukti transfer sudah ada.

Lagu ini cocok memang dipake di jaman sekarang ini untuk menyindir, apalagi sekarang (Okt 2019) kondisi politik lagi kurang stabil, ada demo dimana - mana.

Kebayang gak sih, kalau lagu ini di tik tok kan Ibu Megawati gitu, Habib Rizieq, Bapak Amin Rais, Bapak Jokowi, Bapak Prabowo, aku jamin pasti kocak dan seru.

Kalau mereka saling menyindir pake lagu ini, aku jamin negara ini bisa lebih rileks menurunkan ketegangan saat ini.

Soalnya banyak persepsi - persepi yang berkembang sekarang ini, di masing - masing pihak, yang membuat ketegangan politis semakin tinggi.

Saya berharap dan berdoa negara ini bisa aman dan damai dalam naungan toleransi antar umat beragama, antar ras yang berbeda, antar suku dan lain sebagainya.

Lagu ini saya pikir bisa dijadikan media untuk menurunkan tensi, merilekskan kembali organ - organ yang sudah mulai stress. Saya sendiri jujur merasa berterima kasih buat siapapun yang membuat lagu ini, yang membuat musik nya, yang menyanyikan, dan yang menjadikan lagu ini jadi viral.

Kita jadinya punya alternatif hiburan yang cocok untuk berbagai situasi kehidupan sosial kita saat ini.

Perbedaan Tidak Dapat Dihindari, Karena Sudah Menjadi Bagian Dari Hidup Manusia

Saya akan coba mulai penjelasan saya dari keluarga, untuk memudahkan pemahaman kita tentang perbedaan. Semua orang di dunia ini pasti punya keluarga betul yah ? karena kita memang dilahirkan dari sebuah keluarga. Semua orang punya Ibu dan Ayah, sebagian ada yang punya kakak dan adik, dan sebagian lagi ada yang gak punya.

Kalau kita perhatikan, di dalam sebuah keluarga itu pasti ada perbedaan pendapat, pasti ada perbedaan ide, pasti ada perbedaan keinginan. Apakah semua anggota keluarga bisa punya pemikiran yang sama ? bisa aja tapi hal ini sulit untuk dicapai.

Walaupun keluarga itu sudah satu darah, satu suku, satu agama, tetapi di dalamnya ternyata tidak semuanya bisa satu, bisa sependapat, bisa sepemikiran, bisa solid dan bisa sehati.

Ternyata seorang anak dan ibu bisa saja berbeda pendapat, seorang anak dan ayah bisa juga sering berbeda pemikiran, adik dan kakak pun sering berbeda keinginan dan kesukaan.

Ada kalanya kita tidak sependapat dengan kakak kita, tidak sependapat dengan adik kita sendiri, bahkan dengan orangtua kita.

Tetapi karena dalam satu naungan keluarga, kita masih tetap bisa menerima perbedaan - perbedaan tersebut, dan bisa memahami setiap anggota keluarga serta bisa dengan lapang dada menerima kenyataan dari perbedaan itu sendiri.

Perbedaan di dalam sebuah keluarga merupakan hal yang sangat dasar sekali dalam tatanan sosial masyarakat kita. Perbedaan itu sudah menjadi bagian dari kehidupan setiap orang, karena semua orang pasti punya keluarga yang tentu sudah pasti bertemu dengan berbagai perbedaan.

Kita ambil sebuah contoh tentang selera makan, seorang adik suka nya makan daging, sementara kakaknya suka makanan yang mengandung sayuran.

Di masa depan, perbedaan selera makan aja bisa membuat dua komunitas besar yang sangat berbeda, kenapa demikian ? yuk kita bahas di bawah ini :

Si adik yang suka makan daging tadi, nanti di saat sudah besar akan menjadi kebiasaan hidupnya untuk makan di restoran penyedia daging. Dan tentu saja dia akan bertemu dengan orang - orang yang suka makan daging disana. Di sisi lain si adik ini pasti akan bersosialisasi dengan mereka sesama pecinta daging dalam kesehariannya, dan akan menjadi sebuah komunitas pecinta daging.
Photo by Suhyeon Choi on Unsplash
Di sisi lain Si kakak yang suka makan sayur juga demikian, si kakak kemungkinan besar akan jarang mertemu bahkan berkumpul dan bersosialisasi dengan orang - orang yang suka makan daging (itu sudah pasti), karena dia sudah jelas hanya suka makan sayur, tentu saja dia akan mencari teman yang punya selera yang sama, dan akan mencari atau membentuk komunitas pecinta sayuran (vegetarian).

Nah, suatu saat perbedaan pendapat dari dua komunitas ini bisa menimbulkan konflik (katakanlah konflik adu pendapat yang sifatnya ilmiah), konflik antara dua komunitas yaitu si pemakan daging dan si pemakan sayur.

Komunitas ini saling adu argumen dan adu pendapat bahwa makanan mereka masing - masing lah yang paling sehat bagi tubuh, ada yang mengatakan bahwa sayur lah yang paling bagus untuk kesehatan tubuh, sementara komunitas pecinta daging menyampaikan hal sebaliknya, daginglah yang paling bagus untuk kesehatan karena protein nya tinggi.

Tentu kalau kedua opini ini terus diadu gak akan ada titik temunya, karena kita tidak bisa mengubah selera makan orang yang sudah ada sejak kecil.

Untuk mengantisipasi konflik yang berkepanjangan, maka dibutuhkan rasa toleransi dari Si Komunitas Penyuka Daging dan Komunitas Penyuka Sayuran.

Karena selera makan ini sudah terbentuk dari kecil, terbentuk sejak si adik dan si kakak masih kanak - kanak. Sesuatu yang sudah ada dari sononya. Sehingga masing - masing pihak harus saling menerima perbedaan yang ada.

Sebenarnya ke dua komunitas ini adalah satu keluarga yang merupakan Saudara satu dengan yang lain, hanya saja karena selera makan yang berbeda membuat keduanya jadi berbeda.

Apakah ada pihak yang harus disalahkan? Apakah karena penyuka sayuran lebih banyak sehingga penyuka daging tidak boleh masuk restoran ? Atau apakah selera makan kedua nya harus disamakan dulu baru bisa saling menerima, sehingga tidak ada lagi perbedaan ?

Sesuatu yang tidak bisa dihindari.

Punya Gear Yang Bagus Tapi Justru Malas Bikin Konten

Ada banyak yang merasa tidak bisa mencapai atau membuat atau melakukan atau menciptakan sesuatu karena belum punya peralatan atau gear yang memadai. Apa iya Bill Gates punya komputer dulu baru bisa bikin program di komputer dan bisa membawa kesukseskan pada Microsoft seperti sekarang ini.

Gue mau cerita sediki boleh ya, dulu gue pernah mengalami kondisi dimana gue tu ingin menjadi seorang Youtuber yang sukses kek Ria Ricis, Atta H, Radit Dika dll, karena yutub menawarkan sesuatu yang keknya instan dan mudah untuk menghasilkan uang (menurut saya waktu itu).

Trus, ternyata saya melihat banyak kekurangan alat pendukung untuk bikin konten, seperti tidak punya Kamera, tidak punya Studio Rekaman, tidak punya peralatan Recording, tidak punya Laptop dan software canggih untuk editing dan lain sebagainya, yang aku punya cuma smartphone Xiaomi dan Laptop dengan spesifikasi standar atau biasa.

Jadinya gw ngerasa ah gak bisa nih... belum punya gear yang bagus, gw harus beli dulu baru tar bisa bikin konten yang bagus.

Akhirnya gw memaksakan diri untuk beli kamera mahal (menurut saya) demi membuat konten di yutub, waktu itu gw mikir kalau untuk bikin video yutub gw harus pake kamera bagus. Jadinya gue beli deh tuh kamera (Canon EOS M10 Mirorless), karena mahal gw gesek dah tuh kartu kredit, dengan harapan gue bisa membuat konten yang berkualitas dan berharap hasil nya bisa menutupi cicilan Kamera, jadi paling tidak hasilnya bisa impas.

Tapi apa yang terjadi guys....!?

Minggu pertama sampai sebulan pertama tu kamera masih gue bawa kemana - mana, dan sempat beberapa video tayang di yutub ane.

Entah kenapa di bulan ke dua ke tiga dan sampai sekarang tuh kamera jadi jarang dipake, tersimpan rapi di laci lemari gak pernah gue pake lagi.

Konten yutub gw pun jadinya gak nambah - nambah walaupun sudah ada beberapa video yang saya upload dan ada views tapi gak banyak.

Konsep yang gw bikin untuk yutub gw belum jelas, sehingga disaat gw gak punya ide bikin konten, gw berhenti tidak mencari ide, alhasil kamera pun tersimpan rapi tak terpakai, sementara cicilan jalan terus.
Photo by Annie Spratt on Unsplash
Poin yang ingin ane sampaikan dari pengalaman di atas adalah jangan pernah berpikiran harus punya gear yang bagus dulu untuk bisa bikin konten, apalagi gearnya harus merogoh tabungan dan ngutang, sebaiknya jangan ya.
Menurut gue nih :
  1. Kita tidak perlu harus punya website dengan domain sendiri dan hosting sendiri dulu untuk bisa memulai blogging, gunakan aja blogger, wordpress, medium dan media gratis lainnya untuk menulis artikel original anda. 
  2. Kita tidak perlu harus punya kamera mirorless yang bagus, laptop yang canggih untuk bisa membuat video yang berkualitas, mulai aja dulu dengan hanphone yang anda punya, pake laptop atau PC yang ada, mulai dan bikin lah konten mu.
  3. Kita juga tidak perlu punya sepatu lari yang mahal, jam tangan smartwatch pelari untuk mulai bisa berolahraga (lari atau jogging), mulai aja dulu dengan sepatu yang anda punya, dengan peralatan seadanya yang anda punya, dan segeralah mulai berlari.
Mulailah dari langkah kecil, dari apa yang ada, dengan budget yang ada. Kalau memang dirasa bisnis model yang anda punya bagus dan menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, ya gak salah sebenarnya meningkatkan kualitas gear, tapi tetap hitungan cost and benefit nya harus anda kalkulasikan terlebih dahulu.
Everybody can make change in their life with any kind of resources they have now. 
Intinya adalah memulai, dan tetap konsisten membuat konten, bikin video, menulis artikel, latihan olahraga rutin, dan lain sebagainya. Gear atau peralatan canggih akan mengikuti sesuai dengan tiap output yang berhasil anda buat.

Ketika blog dan yutub channel anda sudah menghasilkan, suatu saat anda sudah bisa menabung dari sebagian penghasilan ( $ dan Rp ) nya untuk membeli gear yang lebih bagus.

Mulai aja dulu dari apa yang anda punya saat ini, perlahan - lahan, konsisten, dan lakukan perbaikan terus menerus hingga berhasil. #MariMemulai #ApaYangAda #Mulai