Do less | The Power Of Habit

Diberdayakan oleh Blogger.

5 Tips Biar Dicap Pemalas Tapi Tetap Bisa Produktif

Saya sedang mencoba memahami dan memaknai kata malas, salah gak sih kalau orang bermalas-malasan atau malah sebaliknya, tapi coba kita lihat arti kata malas di bawah ini (menurut kbbi) :

malas/ma·las/ a 1 tidak mau bekerja atau mengerjakan sesuatu: orang yang -- itu lebih senang mengemis daripada bekerja; 2 segan; tidak suka; tidak bernafsu: -- rasanya mengunjungi rapat seperti itu; jangan -- bertanya;

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) malas itu artinya tidak mau mengerjakan sesuatu, segan, tidak suka dan tidak bernafsu. Kalau kita artikan berarti malas ini tentu tidak akan menghasilkan sesuatu, jadi boro - boro bisa produktif, bergerak dikit aja pun susah, yah namanya juga malas.

Oke sekarang kita paham apa definisi malas, tapi mengapa saya mengangkat topik malas ? mengapa topik tentang malas ini menarik untuk di bahas di artikel kali ini. Saya akan coba menjabarkan bagaimana kemalasan ini sebenarnya bisa kita rekayasa untuk meningkatkan produktifitas dan kinerja kita.

Melihat dengan perspektif yang berbeda, kita dapat menggunakan teknik kemalasan untuk meningkatkan produktifitas. Kalau banyak motivator bilang rajin bekerja adalah kunci keberhasilan, kalau sekarang saya akan ajak anda untuk mengubah pola pikir atas kutipan itu menjadi kenapa gak malas aja tapi tetap bisa meraih keberhasilan.

Saya tidak akan menawarkan anda shortcut atau jalan pintas yang dilakukan oleh orang - orang yang ingin cepat menyelesaikan pekerjaan tanpa memperdulikan prosedur atau aturan yang ada atau menghalalkan segala cara.

Namun disini saya akan menjabarkan kepada anda, bagaimana kita bisa menyelesaikan pekerjaan kita dengan baik dan dengan cepat tanpa harus boros-borosan menghabiskan waktu dan energi tapi tetap sesuai dengan aturan yang ada.

Oke, sekarang bagaimana caranya bekerja malas tapi tetap produktif tanpa harus boros menghabiskan banyak waktu dan energi ?, yuk simak 5 (lima) tips di bawah ini :

  1. Pahami pekerjaan anda secara mendalam : Proses ini merupakan proses wajib yang harus dilalui agar bisa bekerja dengan produktif, anda harus benar - benar memahami pekerjaan anda dengan baik, mendalam dan lengkap, kalau tidak berarti cara belajar anda perlu dikembangkan lagi. Untuk menambah referensi anda silahkan baca 3 strategi belajar yang dipake orang bego untuk cepat menjadi jenius.
  2. Buatlah template : Ketika sudah memahami dengan mendalam pekerjaan yang sedang dikerjakan, maka sekarang saatnya anda membuat framework atau template atau kerangka kerja dari pekerjaan tersebut. Template adalah kerangka kerja standar yang anda desain dan susun sendiri untuk mempermudah pekerjaan serupa yang akan ada di hari esok. Jika besok anda mendapt tugas baru yang sama dengan pekerjaan anda hari ini maka yang perlu anda lakukan hanya mengupdate isi dari template tersebut, tanpa harus repot memulai nya dari nol lagi, jadi andapun akan lebih hemat energi dan waktu tentunya.  
  3. Pilih Yang Paling Penting : Tidak semua pekerjan itu harus dikerjakan dalam waktu yang cepat, terkadang kita harus tau menunda pekerjaan mana yang harus ditunda, dan yang mana yang tidak bisa ditunda. Pekerjaan yang paling penting tentu harus segera anda selesaikan dan gunakan template tadi untuk mempermudah anda sendiri (desain sendiri) jika ada order serupa dari atasan anda.
  4. Upgrade Teknik Kerja : Banyak pekerjaan kita yang membutuhkan waktu pengerjaan yang lama karena kita mengunakan teknik - teknik yang salah, sehingga pekerjaan itu pun lama selesainya. Sudah saat nya anda melakukan improvement atau pengembangan, kembangkan teknik atau cara kerja anda, lihat dan pahami apakah ada hal yang bisa dihilangkan atau dihapus. Pekerjaan - pekerjaan rutin yang format nya sudah standar, sudah saatnya anda sederhanakan dengan otomasi menggunakan komputer, hindari proses manual yang memakan waktu dan energi yang banyak.
  5. Simplifkasi : Menghilangkan hal yang tidak penting dengan cara mengupgrade yang penting. Teknik simplifikasi merupakan salah satu teknik yang sangat penting untuk meningkatkan produktifitas, semakin anda bisa menyederhanakan prosedur kerja, template kerja, dan cara kerja maka anda akan semakin produktif (pekerjaan cepat selesai). Mulailah dengan cara memilah hal yang penting dari antara hal yang tidak penting atas setiap pekerjaan anda.

Jika ada sekor nyamuk hinggap di tangan anda, maka anda tidak perlu mengunakan pemukul baseball untuk mengusir nyamuk itu, anda hanya perlu menggunakan telapak tangan saja sudah cukup, demikian halnya dengan bekerja, kalau bisa dikerjakan dengan metode baru yang lebih sederhana, kenapa harus menggunakan metode lama yang butuh energi dan waktu yang banyak.

Dengan konsep yang saya bagikan di atas, harapannya anda bisa bekerja dengan lebih efisien dan produktif tanpa harus menghabiskan banyak waktu dan energi untuk mengerjakan sesuatu yang tidak begitu penting. Sekarang anda harus malas dengan prosedur, teknik, format, kebiasaan yang sudah lama dan sudah usang, mulailah untuk melakukan improvement.

Kalau teknik lama yang kita gunakan selama ini masih manual, kenapa gak coba menggunakan teknik baru dengan otomasi (lebih hemat waktu dan energi).

Yuk belajar malas untuk lebih produktif. Enjoy the day.

3 Strategi belajar yang dipake orang bego agar cepat jadi orang jenius

Dulu sewaktu duduk di bangku SD, seingat saya dulu saya itu sering diomelin guru karena katanya saya susah menangkap isi mata pelajaran yang diajarkan. Setiap kali guru mengajarkan pelajaran di depan kelas, saya tidak begitu suka memperhatikan pelajaran yang diajarkannya, yang ada saya malah mengganggu teman sebelah, ngajak ngobrol, lebih banyak mainnya daripada mendengar guru (belajar) di depan kelas.

Saya hanya berpikiran kalau ujian nanti saya hanya perlu menghafal supaya bisa lulus gak perlu belajar serius di kelas, alhasil dengan gaya belajar seperti ini catatan rekor saya pun gak pernah bisa  mendapatkan nilai bagus, apalagi memahami dengan benar pelajaran yang diajarkan guru, ah sudah lah parah pokoknya, skor yang saya capai hanya cukup lulus doang.

Gaya belajar yang hampir dimiliki oleh semua siswa di sekolah, mulai dari SD, SMP dan SMA, gaya belajarnya sama yaitu menghapal isi buku tanpa harus memahaminya, karena dipercaya teknik ini merupakan teknik paling jitu di jamannya (sekitar tahun 1998 ke tahun 2000an).

Sekarang saya mencoba memahami fenomena ini, dulu secara tidak sadar kita diajarkan untuk berusaha mencari nilai yang baik dengan cara menghapalkan semua pelajaran - pelajaran yang ada. Bukan dengan memahami dengan baik dan benar pelajaran yang diajarkan (mungkin karna gaya mengajar gurunya juga gak begitu menarik kali ya). Tapi apapun itu memang dulu dipercaya dengan menghapal kita bisa mengerjakan soal - soal ujian. Dan ritual ini pun berlangsung dari generasi ke generasi, semua siswa jadi raja dan ratu hafal.

Semingu sebelum ujian biasanya sudah menghafal, memang sih kadang teknik ini berhasil untuk mendapatkan nilai bagus apabila persiapan ujiannya jauh - jauh hari, tetapi disisi lain yang sering terjadi adalah setelah ujian pikiran kita secara otomatis (tidak sadar) langsung menghapus semua memori hafalan tersebut, hingga habis tak bersisa, dan akhirnya tak satupun dari kita yang paham betul dengan pelajaran yang ada, hasilnya nihil, sehingga kita pun gak pernah jadi orang yang benar - benar pintar dan benar - benar mengerti pelajaran di kelas. jadi sekarang yang jadi pertanyaan, bagaimana caranya supaya menjadi orang pintar ?

3 Strategi belajar yang dipake orang bego agar cepat jadi orang jenius

Berikut ini adalah tips dari saya, untuk teman - teman yang ingin menjadi pintar dan paham dalam setiap proses pembelajaran yang sedang kalian jalani :

  1. Selalu mulai dari kata "Mengapa ?" : Mulailah dengan konsep Why atau mengapa, misalnya mengapa mobil bisa bergerak, maka akan muncul jawaban karena mobil memiliki mesin penggerak, mengapa mesin penggerak bisa menggerakkan mobil ? karena mobil memiliki sumber tenaga dari piston, mengapa piston bisa memberikan tenaga ? oh karena ada pembakaran, mengapa pembakaran menghasilkan tenaga, oh karena dimampatkan di ruang bertekanan tinggi. Lanjutkan terus, mengapa, mengapa dan mengapa, hingga anda benar - benar menguasai jawaban dari mengapa mobil bisa berjalan. 
  2. Ketika kamu mempelajari sesuatu, pelajari lah hingga kamu dapat menjelaskannya kepada anak - anak : Belajar untuk menjelaskan, setelah anda pelajari, setelah anda pahami cobalah untuk mulai menjelaskan, cobalah untuk mulai menjabarkan dengan bahasa yang sederhana, seperti menjelaskan kepada anak - anak. Tentu jika anda mampu menjelaskan dengan bahasa sederhana, berarti anda sudah paham dan sudah mengerti betul apa yang anda pelajari. Supaya bisa menjadi lebih ahli akan hal yang sudah anda pelajari, maka mulai lah mengajarkannya kepada orang lain, semakin anda bisa mengajar maka anda akan menjadi semakin ahli.
  3. Daripada menghafalnya, lebih baik cari penjelasan yang membuatnya semakin jelas : Jika terdapat hal yang tidak anda mengerti mengenai sesuatu yang sedang anda pelajari, lebih baik cari terus WHY nya, cari penjelasan yang lebih detail dan lebih mudah dimengerti, hingga anda benar - benar paham WHYnya, ingat yah jangan dihafal. Dengan memaknai nya secara dalam, akan membuat anda paham benar dengan apa yang sedang anda kerjakan, dan tentu itu butuh waktu, tetapi setelah anda memahami, yang anda pahami tersebut akan terekam dengan baik dalam jangka waktu yang lama, sehingga membuat anda pun benar - benar menjadi jenius atau ahli di bidang yang sedang anda pelajari.
Ke tiga cara di atas merupakan cara yang ampuh, cara jitu, untuk menjadi orang pintar yang bisa memahami sesuatu dan terekam dalam kurun waktu yang lama, menempel kuat di pikiran kita menjadi pengetahuan yang tak bisa lekang oleh waktu. 

Semoga tips ini bermanfaat ya teman - teman, kalau ada komentar monggo follow ig saya di @ranap_sianturi, terima kasih.

5 Cara sederhana membangun aktifitas baru menjadi sebuah kebiasaan

Setiap hari terdapat puluhan bahkan mungkin ratusan rangkaian kegiatan yang kita lakukan setiap hari, mulai dari pagi bangun tidur hingga lanjut malam tidur lagi. Aktifitas tersebut antara lain seperti bangun pagi, olahraga, membaca, sarapan, mandi, menyetir, mengajar, menulis, ngobrol, tidur dan lain sebagainya.

Adapun daftar aktifitas tersebut sebagian besar kita lakukan berdasarkan kebiasaan kita sehari - hari, dan sisanya kita lakukan karena andanya faktor dari sebuah tujuan atau gol yang kita tetapkan. Apabila kita sudah terbiasa bangun pukul 05.00 maka setap hari kita akan bangun di jam yang sama, namun apabila kita menetapkan sebuah tujuan, misalnya besok pagi saya harus menghadiri meeting penting, jadi saya harus bangun pukul 04.00, maka besok pagipun saya bangun pukul 4 pagi bukan pukul 5 lagi.

Satu aktifitas terjadi karena kebiasaan, sementara satu lagi dikarenakan adanya tujuan atau sasaran. Dan apabila tujuan tersebut dihilangkan maka aktifitas yang muncul adalah kembali kepada aktifitas semula karena kebiasaan.

Aktifias manakah yang paling bagus untuk meningkatkan produktifitas? sebenarnya yang paling bagus adalah aktifitas yang didasari oleh sebuah tujuan, karena dengan tujuan yang jelas aktifitas untuk mencapai tujuan tersebut pun menjadi pasti, sehingga kita bisa lebih produktif. Namun kelemahan dari teknik ini adalah, apabila tujuan tersebut sudah tercapai maka kemungkinan besar kita akan kembali kepada kebiasaan - kebiasaan lama yang membuat kita kembali tidak produktif.

Aktifitas yang paling saya sarankan adalah aktifitas yang dibangun hingga menjadi sebuah kebiasaan, bangun lah sebuat habit (kebiasaan), sebuah aktifitas rutin yang sifatnya seperti sebuah bola yang diikatkan di sebuah tali ayunan, dan kalau bola tersebut digoyang, maka bola tersebut perlahan akan kembali ke titik nol atau tidik stabilnya. Artinya apabila di dalam diri kita sudah terbentuk sebuah kebiasaan maka ada atau tidak nya sebuah tujuan, kita akan tetap melakukan aktifitas biasa tadi.

Nah bagaimana caranya membangun sebuah kebiasaan ? berikut ini adalah cara saya membangun sebuah kebiasaan


  1. Fokus : Merupakan hal yang sangat penting dalam beraktifitas, bentuklah kebiasaan fokus, bekerjalah dengan full heart 100 %, menulis lah dengan sepenuh hati, belajarlah dengan sepenuh hati, pikiran jangan kemana - mana. Fokus lah pada pekerjaan anda, biasakan untuk mematikan notifikasi handphone, agar tidak mengganggu, gunakan hanya notif telp masuk saja, selebihnya dimatikan, sehingga anda bisa bekerja dengan fokus. Lakukan terus menerus hingga kebiasaan fokus menjadi habit anda.
  2. Mulai : Kebiasaan kita pada umumnya adalah menunda (karena paling gampang), dan hal yang paling sulit dilakukan adalah memulai, banyak sekali alasan untuk tidak memulai, nantilah, besoklah, ntar lah, kata - kata ini sering kita ucapkan sehinga pekerjaan kita banyak yang terbengkalai dan semakin banyak menumpuk hingga akhirnya asam lambung pun naik.  Mulailah hingga hal tersebut menjadi sebuah kebiasaan baru di dalam diri anda. Ingat, kebiasaan yang harus anda bentuk adalah kebiasaan untuk segera memulai.
  3. Singkirkan : Membiasakan diri untuk membuang hal - hal yang tidak penting, ingat apabila anda memiliki terlalu banyak hal penting dalam hidup ini, maka semakin hari anda akan semakin pusing dan semakin stress. Biasakan diri anda untuk menyingkirkan atau mengurangi hal - hal yang tidak perlu. Pilihlah hal - hal yang penting saja, selebihkan singkirkan.
  4. Perlahan : Merubah sebuah aktiftas baru menjadi kebiasan yang baru bukan lah hal mudah, namanya kebiasaan ya harus biasa dilakukan, setiap hari setiap waktu. Anda tentu tidak perlu terburu - buru untuk langsung berubah menjadi seseorang yang hebat dan ahli di suatu bidang, lakukan saja perubahan dan perbaikan secara perlahan dan biasakan melakukannya setiap hari, hingga nantinya anda akan tiba di titik hal tersebut sudah menjadi kebiasaan baru anda dan andapun akan menjadi ahlinya.
  5. Perbaki : Ingat untuk tetap melakukan review, lakukan review atas setiap aktifitas yang telah anda kerjakan, review aktifitas harian anda, jangan takut gagal, kalau gagal perbaiki lagi, gagal lagi perbaiki lagi, hingga memperbaiki hal yang gagal pun menjadi kebiasaan baru anda, dan itu sangat bagus dalam jangka panjang.

Ke lima tips di atas merupakan tips wajib yang harus anda miliki di saat anda ingin membangun sebuah aktifitas baru menjadi kebiasan baru.

Saya sendiri mencoba menerapkan ini dalam membangun kebiasaan menulis untuk mencapai tujuan saya menjadi seorang penulis berkualitas, walaupun terkadang saya masih sering gagal melakukan aktifitas menulis. Masih banyak bolong - bolong nya, tetapi perbaikan senantiasa saya lakukan hingga menulis menjadi kebiasaan saya.

Selamat membangun kebiasaan baru teman - teman, semoga artikel ini bermanfaat.

Ganti tahun 2018 menjadi 2019

Selamat menjalani tahun 2019. Tahun ini merupakan tahun baru bagi kita semua, barusaja kita memulai tahun ini di tanggal 1 Januari 2019. Ada banyak sekali doa dan harapan yang disampaikan ketika terjadi pergantian tahun lama ke tahun baru.

Saya sendiri turut merayakan tahun baru 2019, dan di budaya Batak khususnya selalu merayakan pergantian tahun tepat di pukul 12.01, semua orang batak pada umumnya merayakan tahun baru dengan cara berkumpul dan berdoa bersama dan menyampaikan harapan nya masing - masing di tengah keluarga besarnya (note : saya berdarah Batak), kegiatan ini sudah menjadi budaya yang diturunkan terus menerus dari generasi ke generasi.

Ada harapan dan goal yang ingin kita capai di tahun ini, dan semua harapan itu tentu merupakan harapan yang baik dan harapan yang mendatangkan berkat dan berkah bagi kita semua.

Berkaca dari tahun 2018, maka di tahun 2019 ini saya akan mencoba menerapkan aturan baru yang semoga dapat meningkatkan produktifitas, antara lain memperbaiki kebiasaan yang selama ini masih belum maksimal di tahun 2018 :

Improve : Daily Habits


  • Menulis : kuantitas dan kualitas tulisan saya masih banyak yang perlu diperbaiki, tahun ini semoga bisa menulis setiap hari dan bisa mengupdate blog ini secara reguler. Banyak bidang yang ingin saya sentuh dengan tulisan, melalui blog, twitter, instagram dan youtube, mohon dukungannya ya. 
  • Lari : lari menjadi olahraga yang saya sukai di tahun 2018, awalnya karena berat badan sudah over weight, dan mulai sadar hal itu dapat mengganggu kesehatan, sehingga saya harus berolahraga dan saya memilih olahraga lari (mudah, murah, dan bisa dimana saja), semoga tahun ini bisa berlari lebih banyak lagi.  
  • Membaca : belajar merupakan hal yang wajib bagi kita semua, saya menikmati belajar dengan  membaca buku setiap hari, tahun kemaren belum banyak buku yang saya baca, tahun ini semoga bisa membaca lebih banyak lagi. Salah satu bidang yang ingin saya perdalam adalah bidang keuangan, dan disini saya akan menulis hal - hal yang sekiranya bermanfaat tentang keuangan.
  • Fokus : dalam banyak hal kita memang harus memaksakan diri untuk fokus, fokus adalah salah satu cara untuk bisa menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Tahun ini harus belajar lebih banyak agar bisa lebih fokus dalam hal apapun.
  • Minimalis : menjadi simple atau minimalis adalah salah satu target saya di tahun ini. terinspirasi dari buku Steve Jobs karangan Walter Isaacson, buku tersebut menceritakan perjalanan Steve Jobs sejak awal mula mendirikan Apple, nilai yang saya peroleh dari buku tersebut adalah gaya minimalis yang diterapkan oleh Steve Jobs, bagaimana dia berhasil mengembangkan karya - karya hebat yang terlihat dari produk Apple dan Pixar hanya dengan gaya minimalis dan simple yang diterapkannya.

Target di tahun 2019 bisa sehat terus dan bisa bekerja lebih maksimal untuk mencapai cita - cita dan impian yang belum tercapai.

Buat kalian semua mendapatkan apa yang kalian harapkan di tahun ini, kesehatan, keuangan, keluarga, karir dan lainnya bisa dicapai. Semua hambatan dan rintangan pun bisa dilewati dengan ceria ditemani secangkir kopi kapal api.

Selamat menjalanani tahun baru 2019, salam.

Dont Push Harder

Kita semua saat ini berada di antara orang2 yang hampir semuanya memiliki hasrat yang sama hasrat yang ingin memiliki sesuatu dengan cepat

Seorang atlit lari (pemula) yg lsg berkeinginan untuk menjadi seorang pelari hebat dalam waktu singkat. Seorang pebisnis (pemula) yang ingin menjadi miliarder dalam waktu singkat  langsung menjadi jutawan. Dan banyak contoh yang bisa kita lihat dalam hidup kita sehari - hari.

Apakah ini salah?

Menurut saya tidak salah sih sebenarnya, hanya saja jika kamu melakukan tindakan seperti itu maka kamu akan menjadi orang yang gampang lelah dan gampang stress

Karena tidak semua keinginan kita di dunia ini menjadi kenyataan dalam waktu singkat, banyak hal membutuhkan proses sblm menjadi sesuatu yang berubah

Banyak hal yang harus berproses atau bereaksi terlebih dahulu sblm menjadi sesuatu yang berbeda dari kondisi sblmnya.

Untuk menjadi sesuatu yang kita inginkan  apakah kita perlu melakukan nya dengan paksaan, apakah kita harus memaksakan sekarang, atau apakah kita akan buru2 untuk merealisasikan nya, jawaban nya dont push harder ! Keep moving with your own pace, but keep moving

Bergeraklah, bergerak maju, lakukan perbaikan demi perbaikan, secara bertahap, sedikit demi sedikit tanpa adanya pemaksaan atau penekana yang berlebihan, jangan ciptakan crack, tapi lakukan lah perbaikam dengan perlahan - lahan, dan tetapkan tujuan dengan selalu melakukan improvement tanpa dipaksa

Untuk menjadi penulis yang hebat jadilah penulis yang konsisten menulis, tulislah satu paragraf, dua paragraf, tiga paragraf setiap hari, gak perlu langsung menulis satu buku dalam waktu yang singkat...

Lakukan secara konsisten, menulis lah dengan happy dan gembira, bukan dibawah tekanan, tetapi tetap buat perbaikan secara smooth, untuk memastikan bahwa anda sedang bettumbuh.

Ibarat pohon durian yang tumbuh besar dan menghasilkan buah yang banyak, tidak lah tumbuh dalam satu hari atau satu bulan hingga menghasilkan buah

Biji pohon durian butuh waktu untuk menjadi tunas pohon durian, dan proses tersebut berubah dan berangsur setiap hari  hingga tunas durian menjadi pokok durian yang lebah dan berbuah.

Pohon durian yang sudah besar dan berbuah adalah pohon yang sudah melewati masa pertumbuhan dari fase biji hingga fase bibit tanaman...so dont push harder.

Menulis juga butuh jam terbang dan pengalaman

Menulis merupakan suatu cara yang dilakukan untuk mengalihmediakan sesuatu menjadi ke dalam bentuk tulisan yang dapat dibaca, dimengerti, dilihat, dan dirasakan oleh siapapun penulisnya.

Menulis merupakan hal yang penting di berbagai industri, di dunia pendidikan, dunia perkantoran/profesional maupun dunia hiburan, ada banyak kebutuhan disana, industri tersebut membutuhkan orang - orang yang bisa menulis dengan baik.

Bagaimana cara memulai menulis? 

Kalau anda masih pemula dalam menulis, jangan takut dan jangan panik. Semua pemula memang ya begitu, pengennya langsung bisa mengeluarkan tulisan - tulisan hebat, tulisan - tulisan yang spektakuler.

Tapi ternyata cara kerjanya bukan begitu teman - teman, menulis itu butuh waktu, butuh jam terbang, butuh pengalaman, dan juga butuh variasi tulisan yang banyak. Ibarat pelari marathon, tidak ada pelari marathon yang muncul langsung sebagai pelari hebat yang mampu berlaku puluhan kilometer tanpa adanya jam terbang lari yang banyak.

Menulis lah satu kalimat terlebih dahulu, gak perlu langsung menulis banyak - banyak, cukup satu kalimat habis itu selesai, lakukan secara rutin setiap hari. Dengan sedikit - demi sedikit lama - lama pasti akan menjadi bukit.

Mengapa kita menulis teman - teman?

Ada banyak jawaban atas pertanyaan ini, namun yang perlu kita perhatikan dengan seksama adalah menulis lah dengan Why yang jelas, jangan menulis karen ikut - ikutan, tapi menulis lah dengan pertanyaan Why dan jawaban yang jelas.

Mengapa kita menulis ? jawabannya adalah karena kita suka, dan karena kita ingin menuangkan ide - ide atau imaginasi kita ke dalam wadah yang disebut dengan tulisan. Sebaiknya jawaban ini lah yang harus menjadi dasar kita menulis.

Kapan saya harus menulis

Menulis dapat kita lakukan setiap hari, dalam setiap waktu - waktu yang bisa kita atur. Kalau teman - teman ingin menulis dengan baik, sebaiknya alokasikan waktu tertentu untuk menulis. Dan lakukan bloking atas waktu tersebut. Fokuskan diri dan pikiran anda untuk menulis di waktu yang sudah teman - teman tetapkan, hiraukan gangguan yang sifatnya tidak urgent. Dan mulailah menulis, tuliskan saja apa yang ingin anda tulis, lakukan dengan cara nge flow atau mengalir.

Sekian dulu tulisan kali ini ya teman - teman, semoga bermanfaat, terima kasih.

Tips agar bisa fokus selama bekerja di meja kantor

Menjalankan banyak aktifitas secara bersamaan sering menjadi kendala kita untuk menyelesaikan kerjaan kantor. Teknik bekerja multitasking sangat gak dianjurkan oleh mereka yang produktif.

Aku sendiri telah gagal berulang - ulang kali melakukan ini. Terlalu banyak hal yang terpikirkan, yang ingin diselesaikan sesegera mungkin, sehingga sering terbawa arus gaya kerja multitasing. Aktifitas seperti ini perlu dikoreksi teman - teman, ini sangat2 keliru, saya terlalu banyak menghabiskan energi, namun tidak ada hasil yang memuaskan.

Saya sudah mencoba melakukan berbagai perbaikan, dan fokus sayapun semakin meningkat setiap hari, dan disini saya ingin berbagi sedikit tips bagaimana cara untuk fokus selama bekerja di kantor, yuk kita simak tips nya di bawah ini teman - teman :

TIPS SEDERHANA AGAR BISA FOKUS

Cara yang saya lakukan ketika ingin fokus mengerjakan sesuatu :

  1. Menetapkan waktu fokus dengan tegas : Fokus dalam jangka waktu terlalu lama juga sebenarnya gak menyenangkan, dan akan membosankan, sebaikanya fokus lah dalam jangka waktu yang terbatas atau tertentu, misalnya 30 menit tanpa beralih fokus.
  2. Upayakan untuk fokus di dalam zona yang nyaman : Hindari gangguan, hindari notifikasi handphone, hindari juga suara - suara yang tidak jelas, yang dapat mengganggu konsentrasi.
  3. Jangan fokus terhadap hasil : mengerjakan sesuatu jangan lah berfokus terhadap hasil, fokus lah pada proses, pada aktifitas nya
  4. Matikan Internet : sebaikan matikan koneksi internet, karena anda akan terpengaruh untuk membuka internet saat sedang bekerja.
  5. Bersihkan meja mu : jauhkan meja anda dari berbagai benda - benda yang mengganggu, apapun itu, buku, peralatan minum dll, bersihkan dan fokus lah pada satu hal yang sedang anda kerjakan.

Tidak perlu multitasking untuk menyelesaikan semua pendingan pekerjaan, hal itu akan memperberat kinerja mu, bukan mempercepat tapi malah memperlambat. yang perlu anda lakukan adalah mulai mengerjakan, kerjakan dengan baik tanpa terpengaruh hal lain.

Oke, yuk mulai fokus bekerja teman - teman.

Cara mempelajari dan menguasai satu bidang dengan cepat

Mempelajari sesuatu dengan cepat dan mudah tidak segampang yang kita pikirkan, terkadang kita sudah mempelajari banyak namun malah kita belum menguasai sama sekali. Sudah mempelajari banyak hal tetapi hanya sedikit yang bisa kita serap, dan kemampuan kita pun sama kecilnya.

Nah bagaimana metode belajar paling ampuh menurut, berikut ini saya mau sampaikan 4 cara atau metode belajar paling ampuh menurut Richard Feynman :

1). Choose a concept and study it quickly.
2). Teach it to someone, like a child, who is unfalimiliar with the topic.
3). Revise to fill in the gaps.
4). Review and simplify (repeat step 2 and 4 until you can explain the concept in your own words).

Dari ke empat poin di atas, dapat kita ambil kesimpulan bahwa cara ampuh untuk belajar dengan cepat dan baik adalah dengan mempelajari konsep secara cepat dan segera melakukan proses menjelaskan ke orang lain, menjelaskan konsep tersebut ke orang yang belum paham, sehingga kita menjadi lebih cepat mempelajari dan memahami.

Semoga bermanfaat.

Pilih untuk "Single Task" dan lakukan secara konsisten

Banyak hal yang ingin kita kerjakan dan ingin kita capai dalam satu kurun waktu tertentu, tapi perlu diingat hanya satu hal yang bisa kita selesaikan sendiri dalam satu waktu tersebut. Lain hal kalau anda punya anak buah dan punya tim tentu banyak pekerjaan yang bisa rampung dalam waktu yang bersamaan.

Kali ini saya tidak akan membahas tentang bagaimana bekerja dengan tim atau dengan anak buah, saya hanya mau berfokus ke satu hal yaitu cara kita bekerja atau cara kita menyelesaikan "To Do List" (TDL) kita dengan efisien.

Sebelumnya ada tiga poin penting yang perlu kita ketahui mengenai daftar tersebut, yaitu :

  1. Daftar ini merupakan daftar yang kita susun berdasarkan prioritas, yang disusun berdasarkan tingkat urgensi dari masing - masing list.
  2. Daftar tersebut harus berisi tentang hal yang paling penting "Most Importan Thing" (MIT), tiap list memiliki pengaruh paling besar dalam hidup anda.
  3. Daftar ini juga harus berisi tentang sesuatu yang ingin kita raih dalam jangka waktu yang panjang, bukan short term, tapi long term goal.
Ketiga poin tersebut di atas wajib menjadi dasar dalam pembuatan TDL anda, jika belum, segera lakukan perubahan, pilih kembali TDL anda yang sesuai dengan goal mu.

Saya anggap kalian sudah memiliki TDL sendiri dan sudah dengan konsisten menuliskan nya setiap hari di dalam agenda anda, dan daftar itu tentu lebih dari satu, mugkin ada 5 (lima) atau lebih, dan itu tidak masalah sejauh anda sanggup menyelesaikannya.

Nah, daftar tersebut hanyalah sekedar daftar kosong, kalau tidak dikerjakan maka gak ada gunanya dan hanya membuang - buang waktu saja. 

Tapi menuliskan daftar sebenarnya sudah 20% pekerjaan sudah selesai, tinggal menyelesaikan 80 % nya yang perlu anda lakukan supaya pekerjaan tersebut rampung dan selesai. 

Tapi kalau mau dikerjakan mau pilih yang mana dulu yah? Yang no 1 penting, no 2 penting juga, no 3 sama, nomor 4 sama juga, nomor 5 ya lumayan penting sih.

Jadi yang mana duluan dong? mencoba mengerjakan nya secara paralel, mengerjakan no 1 dan no 4 sekaligus. Berusaha fokus ke no 1, tapi tidak bisa karena teralihkan dengan hal lain di no 4, demikian kejadian ini terus berulang - ulang sampai Asian Games selesai, alias hasilnya pun gak maksimal, bahkan dua - duanya tidak menghasilkan apapun. 


Apa penyebab kejadian ini gaes? Ada yang tau kah, sebenarnya kalian pasti tau, tapi mungkin tidak menyadarinya. 

Jawabannya adalah tidak Fokus, padahal kalian sudah berusaha mengerjakan, energi dan waktu sudah habis, tapi tetap aja gak ada hasil! Trus gimana dong, apa yang harus dilakukan? Solusinya apa? Cara ampuh mengatasi ini apa dong ? 

Hanya satu solusi paling ampuh untuk menyelesaikan masalah ini yaitu stop multitasking, berhenti lah untuk mengerjakan banyak hal secara bersamaan.

Oke mungkin sudah kebiasaan atau anda sudah terbiasa multitasking, tapi saya percaya output yang anda hasilkan tidak akan sehebat jika anda single task. 

Dengan single task, artinya anda fokus kepada satu hal, perhatian serta tenaga yang dimiliki fokus tertuju ke satu task itu saja, dan hasilnya pun akan sangat menggembirakan gaes, percayalah.

Trus bagaimana dengan daftar lain, tenang, kalian masih bisa menyelesaikannya dengan sisa waktu yang ada, dan selalu ingat, selesaikan lah satu per satu, hasilnya akan lebih maksimal, dan waktunya pun akan lebih cepat. 

Dengan cara ini, kualitas anda akan meningkat,produktifitas pun mengikuti. Terhindar dari stress berkepanjangan karena kerjaan sudah beres. 

So, never do multitasking for better output. Just do single task with consitency.

Terima kasih, kalian luarbiasa.

Menulis lah sebanyak - banyaknya

Banyak orang merasakan sulit untuk menulis, dan saya sendiri pun pernah merasakannya. Tapi setelah melewati beberapa kesulitan ternyata cara untuk bisa menulis adalah dengan menulis terus menerus seumur hidup.

Menulis apapun itu, novel, buku atau literasi, semuanya butuh pengalaman dari latihan menulis sebanyak - banyaknya.

Semakin banyak kita berlatih maka semakin banyak pula pengalaman yang kita dapatkan, yang membuat kita makin terbentuk, semakin menyerupai penulis impian kita.

Banyak penulis pemula yang berorientasi kepada hasil, mereka berusaha membuat tulisan yang sedemikian rupa supaya tulisan tersebut laku di jual atau banyak penggemarnya. Tapi ternyata kalau kita terlalu fokus kesini maka kualitas tulisan kita semakin tidak baik, malah kalau dibaca terkesan seperti dimake over gak original.

Saran saya bagi para penulis pemula, perbanyaklah menulis, perbanyak jam terbang anda. Gunakan semua sumber yang anda miliki untuk mengulas banyak hal, seperti menulis tentang makanan, liburan, pendidikan, musik, cerita fiksi, cerita fakta, politik atau apapun itu. Semua jenis tulisan tersebut akan mengasah kemampuanmu, dan kamu pun akan menemukan genre yang sesuai dengan minat menulismu.

Oke itu saja tulisan saya hari ini, semoga bermanfaat yah guys, terima kasih.


4 Pelajaran penting yang kudapat dari lomba lari 5 Km pertama saya

Minggu kemaren (seminggu sblm tulisan ini diterbitkan) saya mengikuti lomba lari yang diadakan oleh salah satu RS terkenal di BSD. Lomba lari sepanjang 5 Km, di sekitar pusat kota BSD.

Lomba lari ini diikuti oleh berbagai kalangan, dari anak - anak hingga pensiunan (orang tua). Perlombaan lari dimulai dari pukul 06.30 dan dihadiri oleh sekitar 1600 peserta terdaftar. Rame dan asik, semua peserta mengenakan baju jersey yang diberikan oleh panitia, ditambah lagi semuanya kelihatan bersemangat untuk memulai lomba.

Sebelum bicara lomba saya sedikit mau cerita tentang disi saya dulu nih guys. Kegiatan sehari - hari saya lebih banyak bekerja di ruangan kantor, berprofesi sebagai pegawai di sebuah Bank di Jakarta, bekerja setiap hari dari pkl 8 pagi s/d pkl 5 sore.

Saya bukan olahragawan yang bisa latihan fisik setiap hari, berbadan kekar, dan enerjik (disini berbadan buncit dan happy hihihi...)

Dengan kondisi fisik yang seperti ini, untuk mengikuti lomba lari 5 Km, saya merasa sangat pesimis, tidak yakin bisa lari hingga mencapai garis finish yang ditetapkan.

Tapi berbekal semangat dan latihan yang sudah saya persiapkan, saya memberanikan diri untuk ikut lomba ini.

Di garis start, banyak peserta sudah berkumpul bersiap untuk berangkat lari, dan saya pun kebagian di barisan tengah (kbtulan ketemu dengan salah satu peserta yg merupakan presenter di Tv swasta nasional, jd disempatin dl foto #narsis).

Panitia pun akhirnya menghitung mundur 3....2....1...., direktur utama RS mengangkat bendera start, dan peluit panjang dibunyikan, hingga perlombaan lari pun dimulai.

Peserta mulai berlarian, sambil sedikit bergesekan dengan peserta lain. Saya ikut berlari mengikuti peserta lain yang sudah mendahului di depan.

Tertinggal lumayan jauh dari peserta lain yang sudah berada di depan, saya mencoba meningkatkan kecepatan lari, dan berusaha melewati peserta yang ada di depan saya.

Saya mulai melewati peserta yang ada di depan satu per satu, dan kira2 di pertengahan jalan saya sudah masuk 10 besar pelari terdepan yang sedang berlari.

Badan sudah mulai terasa berat, tapi saya terus mengayunkan kaki berlari mengejar ketertinggalan, satu per satu saya lewati hingga akhirnya berada di posisi ke 5 dari depan.

Kira2 di Km 4 kaki saya mulai terasa pegal dan otak saya berniat untuk menghentikan lari, tapi hati saya melawan, dan saya pun memaksakan fisik saya untuk terus berlari.

Puji Tuhan akhirnya saya mendekati garis finish, jarak saya dengan peserta di belakang saya sekitar 200 m, perkiraan kalau saya berjalan, saya pasti tetap lebih duluan sampai di garis finish, tapi saya menolak untuk berjalan, saya memaksakan kekuatan lari hingga akhirnya garis finish pun tercapai. Walaupun finish di urutan ke 5 tapi saya merasa sudah mencapai garis finish di urutan pertama, karena saya berasil menaklukan rasa pesimis tadi dan berhasil pula finish di urutan ke 5 (lima).

Pelajaran yang saya peroleh dari sini adalah :

1. Ternyata kesuksesan itu hanya bisa dicapai dengan kerja keras. Selama kurang lebih 1 bulan saya mempersiapkan diri (lari tiap pagi) untuk mengikuti lomba ini, dan ternyata persiapan itu mampu menghantarkan saya ke garis finish di urutan ke 5.

2. Ketika kita merasakan capek atau lelah, cobalah untuk terus berproses, terus bergerak, dan terus berlari. Di km ke 4 saya sudah merasa sangat lelah, tapi dengan tekad yang kuat, saya terus berlari, hingga akhirnya garis finish tercapai.

3. Berikan dirimu tantangan, untuk merasakan perubahan di dalam diri saya, saya mencoba memberikan tantangan bagi diri saya sendiri, dan ternyata tantangan itu memberikan pengalaman hebat, dan tantangan itu bisa saya lalui.

4. Dibawa enjoy aja, saya merasakan perlombaan ini dengan enjoy, tanpa beban, tanpa target penting yang harus tercapai, tapi saya enjoy saja. Semua tahapan saya lalui dengan baik, dan itu pelajaran penting bagi saya, agar tetap selalu enjoy, menikmati lomba lari atau menikmati bekerja (enjoy).

Sebenarnya masih banyak pelajaran lain yang saya dapat dari lomba lari ini, tapi yang paling saya rasakan adalah ke empat poin di atas.

Oh ya, saya juga memenangkan undian setelah lomba selesai, dapat breakfast vouche di hotel untuk satu orang, lumayan kan guys :).

Story Telling

Bercerita adalah aktifitas menjabarkan sesuatu dengan rangkaian informasi yang dialami oleh sesuatu tersebut. Pada umumnya orang bercerita hal2 yang sifatnya mencengangkan, di luar kebiasaan pada umumnya, suatu hal baru, dongeng, bisa juga pengalaman sendiri atau pengalaman orang lain.

Cerita yang baik adalah cerita yang dikemas sedemikian rupa sampai si pembaca nya atau pendengarnya merasakan isi cerita dan menceritakan lagi cerita serupa. Kesuksesan dari sebuah cerita adalah cerita tersebut diceritakan lagi oleh orang lain.

Kenapa sebuah cerita membosankan dan garing. Cerita yang alurnya acak2an, gak nyambung atau malah mungkin gampang ditebak menjadi faktor paling penyebab utama sebuah cerita yang membosankan.

Trus cerita yang bagus itu bagaimana ? Cerita yang bagus menurut saya adalah cerita yang ditulis dengan konsep yang menarik, membuat pembacanya penasaran.

Saya sendiri memang masih belum terlalu mahir membuat atau menulis sebuah cerita, tapi lewat tulisan2 ini saya akan berusaha membuat cerita.

Salah satu bentuk dari tulisan cerita yang sering saya tulis adalah biografi. Cerita tentang biografi pada umumnya menceritakan riwayat hidup seseorang, menceritakan bagaimana pengalaman hidupnya dari kecil hingga dewasa, atau dari sejak miskin hingga menjadi orang kaya.

So, guys yang suka story telling, yuk dari sekarang belajar menulis cerita.