Masih mau bekerja dengan gaya multitasking, Ini pengalaman saya !

Hal yang saya alami selama bertahun-tahun bagaimana bekerja menyelesaikan banyak daftar pekerjaan dengan gaya multitasking.

Yang saya lakukan :

1. Terlalu banyak keinginan
Saya berprofesi sebagai profesional di salah satu perbankan, mengerjakan pekerjaan terkait dengan financial. Namun dalam keseharian ada banyak sekali keinginan yang saya maui... banyak sekali contoh nya :
- Pengen punya bisnis internet (online)
- Pengen punya bisnis offline (punya barber shop)
- Pengen jago programming (android)
- Pengen jadi penulis
- Pengen punya blog pribadi yang banyak dikunjungi
- Pengen punya pengaruh di dunia sosial
- Pengen punya badan sehan dan sixpack
- Pengen punya passive income
- dan masih banyak lagi.

2. Selalu bilang "Ya"
Di luar sana ada banyak sekali potensi bisnis, gagasan dan ide bagus, ataupun peluang pekerjaan yang dapat memberikan kita hasil sesuai dengan harapan kita. Dan biasanya saya selalu bilang "Ya" ketika ada tawaran yang seperti ini.

3. Tidak ada batas waktu
Setiap pekerjaan yang saya lakukan, tidak ada batas waktunya, semuanya memiliki waktu yang tak terbatas, dan ini pelajaran berharga bagi saya untuk segera membatasinya.

4. Ingin menguasai semuanya
Kerja dengan cara seporadis, tidak fokus, misalnya saja ketika kita kerja di PC, di dalam PC itu ada banyak hal yang kita kerjakan.

MS. Office terbuka, Chrome terbuka (banyak tab yang terbuka), Music Player berjalan, WA an juga sambil, sesekali buka facebook dan twitter, kadang cek Youtube, sekali2 mampir juga ke Instagram. Multitasking bgt yah !

Hasil akhirnya begini dah :

1. Tidak ada satu pun yang berhasil 
Dari sekian banyak daftar kerjaan yang saya buat, ternyata akhirnya tidak ada satupun yang mendapat tanda centang (✔) alias tidak ada satupun yang berhasil.

Yang ini terbengkalai, yang itu belum kelar, yang satu lagi makin terbengkalai, akhirnya tak satupun jadi.

2. Stress
Stres /strés/ n Dok. adalah gangguan atau kekacauan mental dan emosional yang disebabkan oleh faktor luar; ketegangan.

Dari definisinya aja sudah jelas bahwa stress itu adalah kekacauan mental dan emosional, bayangkan ketika pekerjaan kita tidak ada satupun yang berhasil, otomatis mental dan emosional pun kacau semua.

3. Asam lambung naik
Kalau kita baca di internet, ada banyak sekali ulasan mengenai kenapa asam lambung naik, apa pemicunya.

Ternyata hampir semuanya mengatakan bahwa peningkatan asam umumnya karena multifaktor. Salah satunya adalah stres, bisa karena banyak pikiran, kurang tidur, atau kelelahan.


4. Berat badan naik
Yang saya alami, ketika kita dalam kondisi stress, berat badan naik, laju makan meningkat, bawaannya pengen makan aja setiap jam.

Alhasil berat badan saya pun naik, yang tadinya 60an Kg, jadi 80an Kg. Dan ini akan menjadi tugas berat.

So, masih maukah anda bekerja dengan cara multitasking ?

I write about productivity, habits, decision making, programming, writing and personal finance. What It Takes To Be Free.