Ingin Lebih Produktif : Cukup Hanya Memahami 5 Kata Kerja Ini

Alphabet Inc merupakan salah satu perusahaan holding bentukan Google dengan bisnis yang sangat besar di Dunia, dengan jumlah equitas per 2018 sekitar $ 120 M alias setara dengan 1.726 Triliun rupiah. Jumlah yang sangat fantastis, gila bro ! Kira2 mengelola duit sebanyak itu dan mengendalikan perusahaan sebesar itu atau menjadikan perusahaan menjadi sebesar itu bagaimana yah, pasti ada sesuatu, there must be something secret they have, and what is that ?

Kata Kerja Pertama : Membaca

Membaca merupakan kata kerja yang menjadi kunci dasar yang wajib dimiliki jika ingin sukses. Dengan membaca tulisan ini berarti anda sudah punya kunci dasar untuk sukses. Oke, Membaca, kenapa membaca?

Pengalaman saya bekerja di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang keuangan dengan jaringan bisnis yang sangat luas dan skala bisnis yang sangat besar (seluruh Indonesia) mewajibkan pegawainya untuk bekerja sesuai dengan aturan internal perusahaan, karena apabila terjadi kesalahan ketika bekerja efek yang ditimbulkan akan sangat besar (efeknya bisa terasa hingga seluruh pelosok negeri ini).

Nah sekarang, bagaimana caranya seorang pegawai bisa bekerja sesuai dengan aturan, yang pertama tentu harus tau aturan nya seperti apa, terus bagaimana mengetahui aturan?, ya dengan membaca (sengaja dipertebal).

Membaca kadang jadi hal sepele bagi banyak orang, seseorang bisa merasa sudah pede (percaya diri) hanya berbekal pengalaman kerja atau pengalaman dari orang lain yang "katanya" bla... bla... bla..., sehingga sering kali malas untuk membaca kembali aturan yang ada, padahal mungkin pengalaman tersebut sudah tidak relevan lagi dengan aturan yang ada atau yang baru. Bayangkan kalau kita kerja sudah tidak sesuai dengan atura, risiko besar menanti.

Padahal... dengan membaca, berarti kita melakukan konfirmasi ulang terhadap informasi yang telah kita ketahui sebelumnya, dengan membaca kita jadi tau kalau informasi yang ada di kepala kita ternyata sudah tidak relevan lagi dengan aturan yang terbaru.

Otomatis kita pun menjadi terkonfirmasi, terupdate dengan informasi baru tersebut, sehingga kita menjadi lebih pede (percaya diri) dan lebih yakin dalam bekerja dan meningkatkan produktifitas dan kualitas pekerjaan yang kita hasilkan.

So, Membaca adalah dasar kita untuk melangkah ke fase yang lebih maju!

Kata Kerja Ke Dua : Menganalisa

Analisa adalah kumpulan aktifitas dan langkah-langkah yang saling berhubungan untuk memecahkan suatu permasalahan menjadi bagian yang lebih rinci sehingga ditemukan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Pernah gak sih kalian mendengar kalimat ini "Jangan kayak Kantor Pos dong, cuma lewat doang", dulu saya sering sekali mendengar ini, karena saya sering kerja seperti kantor pos, apa yang disuruh itu saja yang saya kerjakan, tanpa saya analisa (mikir) dulu apa sebab dan akibatnya, sehingga saya sering kena omel an bos.

Kantor pos kan memang kerjanya ya begitu, kalau barang pelanggan yang minta dikirimin ke alamat tertentu, kantor pos akan menyuruh si petugas pos untuk mengirimkan barang ke alamat tersebut, yang penting barang sampai ditujuan, dia tidak perlu mengutak atik barang yang dikirimkan, karena memang itulah tugas kantor pos, sebagai perantara.

Tapi masak kita di kantor hanya sebagai perantara doang, numpang lewat doang, gak pake mikir. Untuk memaksimalkan produktiftas kerja kita, maka daya analisa juga perlu kita tingkatkan. Sebaiknya setiap bekerja lakukan analisa terlebih dahulu, misalnya :

- tanya dl, kira2 kerjaan ini efek nya apa aja sih, sejauh mana?
- kerjaan ini menuntut gw harus ngapain?
- siapa aja yang terlibat dengan perkerjaan?
- aturan apa aja yang bisa diacu untuk menyelesaikan kerjaan tersebut?
- kapan harus diselesaikan ?
- dan pertanyaan2 lain

Dengan kita melakukan analisa seperti ini, kita tau apa yang harus kita kerjakan, kita tau permasalahan utama dari kerjaan tersebut dan tau dimana solusinya, otomatis kita tau bagaimana mengerjakan nya dengan cepat (produktif).

Kata Kerja Ke Enam : Mengembangkan
Anda telah membaca dengan benar apa yang menjadi tugas pokok, aturan atau cara kerja dalam menyelesaikan sebuah pekerjaan. Kemudia telah melakukan proses analisa, meganalisa kerjaan dengan mengajukan berbagai pertanyaan2 untuk memudahkan proses pencarian solusi yang tepat, sehingga kerjaan pun dengan cepat dapat diselesaikan. Tapi apakah sampai disini ?

Jawaban nya : Belum

Masih perlu dikembangkan, diperbaiki, ditingkatkan, dirubah dan diupgrade. Jika kita mengetahui cost yang kita keluarkan untuk mendapatkan benefit tertentu, apa yang harus kita lakukan ?

Tentu secara keuangan yang perlu kita lakukan adalah mengupayakan cost yang kita keluarkan lebih sedikit atau lebih murah.

Misalnya lagi, dari sisi proses, kita tahu berapa lama proses yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan, dan menurut kita proses yang berlajalan selama ini belum efisien dan belum efektif, nah disinilah kita perlu melakukan pengembangan, mengembangkan proses kerja, mengupgrade utilitas2 yang ada, meningkatkan pengetahuan yang kita miliki.

Dengan menganalisa dan terus mengupayakan pengembangan dalam setiap pekerjaan yang kita hadapi, otomatis akan memaksimalkan produktifitas kita dalam bekerja atau berkarya.

Kata Kerja Ke Empat : Menghasilkan
Proses yang kita buat untuk menyelesaikan sebuah karya atau pekerjaan sudah efisien dan maksimal. Sekarang yang perlu kita lakukan adalah bagaimana me-monetize (menghasilkan uang) dari pekerjaan tersebut.

Hal ini tentu berbeda - beda bagi setiap orang, tidak semua pekerjaan kita menghasilkan uang secara langsung. Pegawai yang bekerja di kantor tentu hanya menghasilkan dokumen, sementara yang bekerja di lapangan (marketing) dapat langsung menghasilkan uang.

Perihal yang mau saya tekankan disini bukan lah uang nya, tetapi "efek pekerjaan". Efek atau akibat dari pekerjaan kita itu sendiri, apakah efek yang ditimbulkan dari pekerjaan kita berdampak terhadap upaya perusahaan untuk menghasilkan laba yang lebih besar lagi atau malah gak ada efek sama sekali. Kalau gak ada, cari sampai ada, ketika ada kembangkan lah supaya perusahaan lebih untung lagi.



Kata Kerja Ke Lima : Membagikan
Diberkati untuk memberkati. Proses - proses yang kita kerjakan di atas adalah sebuah rangkaian yang kita susun dan kita kembangkan untuk kemudian dikemas menjadi sesuatu yang bermanfat bagi orang lain.

Mulai lah untuk berbagi, ceritakan apa yang anda alami ketika mengerjakan proses di atas, ceritakan ke pada atasan anda, hal - hal apa yang sudah anda lakukan, ceritakan terus menerus hingga dia tau kalau anda bekerja meningkatkan kualitas kerja demi kepentingan perusahaan (nama anda pasti akan dicatat, untuk diusulkan naik jabatan).

Jangan lupa ceritakan juga kepada kolega anda, teman sekantor anda, buat mereka merasakan apa yang anda rasakan, ubah persepsi mereka tentang anda. Ajarilah mereka bagaimana bekerja efektif, bagaimana memaksimalkan produktifitas pekerjaan, hingga mereka bisa seperti anda.

Semakin anda berbagi dengan orang lain, maka anda akan semakin hebat semakin ahli, dan semakin produktif.

So ke 5 kata kerja di atas ini adalah kata kerja pamungkas, yang memiliki efek ledakan produktifitas yang dahsyat bagai nuklir.

Terima kasih.
 

I write about productivity, habits, decision making, programming, writing and personal finance. What It Takes To Be Free.