4 Pelajaran penting yang kudapat dari lomba lari 5 Km pertama saya

Minggu kemaren (seminggu sblm tulisan ini diterbitkan) saya mengikuti lomba lari yang diadakan oleh salah satu RS terkenal di BSD. Lomba lari sepanjang 5 Km, di sekitar pusat kota BSD.

Lomba lari ini diikuti oleh berbagai kalangan, dari anak - anak hingga pensiunan (orang tua). Perlombaan lari dimulai dari pukul 06.30 dan dihadiri oleh sekitar 1600 peserta terdaftar. Rame dan asik, semua peserta mengenakan baju jersey yang diberikan oleh panitia, ditambah lagi semuanya kelihatan bersemangat untuk memulai lomba.

Sebelum bicara lomba saya sedikit mau cerita tentang disi saya dulu nih guys. Kegiatan sehari - hari saya lebih banyak bekerja di ruangan kantor, berprofesi sebagai pegawai di sebuah Bank di Jakarta, bekerja setiap hari dari pkl 8 pagi s/d pkl 5 sore.

Saya bukan olahragawan yang bisa latihan fisik setiap hari, berbadan kekar, dan enerjik (disini berbadan buncit dan happy hihihi...)

Dengan kondisi fisik yang seperti ini, untuk mengikuti lomba lari 5 Km, saya merasa sangat pesimis, tidak yakin bisa lari hingga mencapai garis finish yang ditetapkan.

Tapi berbekal semangat dan latihan yang sudah saya persiapkan, saya memberanikan diri untuk ikut lomba ini.

Di garis start, banyak peserta sudah berkumpul bersiap untuk berangkat lari, dan saya pun kebagian di barisan tengah (kbtulan ketemu dengan salah satu peserta yg merupakan presenter di Tv swasta nasional, jd disempatin dl foto #narsis).

Panitia pun akhirnya menghitung mundur 3....2....1...., direktur utama RS mengangkat bendera start, dan peluit panjang dibunyikan, hingga perlombaan lari pun dimulai.

Peserta mulai berlarian, sambil sedikit bergesekan dengan peserta lain. Saya ikut berlari mengikuti peserta lain yang sudah mendahului di depan.

Tertinggal lumayan jauh dari peserta lain yang sudah berada di depan, saya mencoba meningkatkan kecepatan lari, dan berusaha melewati peserta yang ada di depan saya.

Saya mulai melewati peserta yang ada di depan satu per satu, dan kira2 di pertengahan jalan saya sudah masuk 10 besar pelari terdepan yang sedang berlari.

Badan sudah mulai terasa berat, tapi saya terus mengayunkan kaki berlari mengejar ketertinggalan, satu per satu saya lewati hingga akhirnya berada di posisi ke 5 dari depan.

Kira2 di Km 4 kaki saya mulai terasa pegal dan otak saya berniat untuk menghentikan lari, tapi hati saya melawan, dan saya pun memaksakan fisik saya untuk terus berlari.

Puji Tuhan akhirnya saya mendekati garis finish, jarak saya dengan peserta di belakang saya sekitar 200 m, perkiraan kalau saya berjalan, saya pasti tetap lebih duluan sampai di garis finish, tapi saya menolak untuk berjalan, saya memaksakan kekuatan lari hingga akhirnya garis finish pun tercapai. Walaupun finish di urutan ke 5 tapi saya merasa sudah mencapai garis finish di urutan pertama, karena saya berasil menaklukan rasa pesimis tadi dan berhasil pula finish di urutan ke 5 (lima).

Pelajaran yang saya peroleh dari sini adalah :

1. Ternyata kesuksesan itu hanya bisa dicapai dengan kerja keras. Selama kurang lebih 1 bulan saya mempersiapkan diri (lari tiap pagi) untuk mengikuti lomba ini, dan ternyata persiapan itu mampu menghantarkan saya ke garis finish di urutan ke 5.

2. Ketika kita merasakan capek atau lelah, cobalah untuk terus berproses, terus bergerak, dan terus berlari. Di km ke 4 saya sudah merasa sangat lelah, tapi dengan tekad yang kuat, saya terus berlari, hingga akhirnya garis finish tercapai.

3. Berikan dirimu tantangan, untuk merasakan perubahan di dalam diri saya, saya mencoba memberikan tantangan bagi diri saya sendiri, dan ternyata tantangan itu memberikan pengalaman hebat, dan tantangan itu bisa saya lalui.

4. Dibawa enjoy aja, saya merasakan perlombaan ini dengan enjoy, tanpa beban, tanpa target penting yang harus tercapai, tapi saya enjoy saja. Semua tahapan saya lalui dengan baik, dan itu pelajaran penting bagi saya, agar tetap selalu enjoy, menikmati lomba lari atau menikmati bekerja (enjoy).

Sebenarnya masih banyak pelajaran lain yang saya dapat dari lomba lari ini, tapi yang paling saya rasakan adalah ke empat poin di atas.

Oh ya, saya juga memenangkan undian setelah lomba selesai, dapat breakfast vouche di hotel untuk satu orang, lumayan kan guys :).

Biografi Mania. Kumpulan Biografi Tokoh Inspiratif. Lengkap dan Gratis. Biografi orang-orang besar atau tokoh-tokoh dunia yang menginspirasi.