Do less | The Power Of Habit

Diberdayakan oleh Blogger.

7 cara menjadi content creator internet yang sukses dan berhasil

Menjadi seorang content creator bisa jadi merupakan impian dari sebagian besar anak muda jaman sekarang, karena pekerjaanya tidak terikat oleh waktu seperti pekerja pegawai di kantoran. Akan tetapi apakah mudah untuk membuat konten, mungkin sebagian orang bisa mudah tetapi untuk kebanyakan orang tentu berbeda.

Pepatah "ala bisa karena biasa" merupakan pepatah yang masih relevan hingga sekarang ini, pembuat konten yang sukses adalah pembuat konten sering latihan dan memiliki konsep dasar yang kuat.

Memang sih orang yang bertalenta akan lebih canggih dibandingkan yang tidak bertalenta, tetapi orang yang tidak bertalenta akan mampu mengalahkan mereka yang bertalenta dengan usaha, kerja keras, riset dan latihan, serta perbaikan tiada henti.

Kali ini saya akan mencoba memaparkan bagaimana cara untuk menjadi seorang content creator yang sukses dan berhasil, yuk simak ulasannya di bawah ini :

1. Memiliki tujuan yang jelas
Membuat konten di internet seharusnya diawali dengan tujuan, tujuan akan menentukan apa nantinya isi konten yang akan anda ciptakan.

Tujuan nya apa dulu? apakah anda bikin konten untuk mendapatkan trafik yang akan anda konversi ke bisnis online anda sendiri atau hanya untuk mendapatkan pendapatan dari iklan yang tampil di platform konten anda. Atau anda bikin konten karena anda memang ingin mengeksplorasi bidang tertentu atau ingin memberikan tips atau cara mudah bagi orang yang ingin belajar di bidang yang sudah anda kuasai, sebaiknya coba dipikirkan terlebih dahulu.

Tetapkan keinginan anda atas konten yang ingin anda ciptakan, jangan membuat konten yang dimana anda sendiri pun tidak percaya diri dengan isi dari konten tersebut, sehingga anda akan rentan untuk mengganti lagi bidang konten tersebut sehingga kualitas tetap di level bawah.

2. Keunikan Konten
Setelah anda tau tujuan, maka sekarang adalah untuk memetakan apa yang menjadi kekuatan dari isi konten tersebut, kekuatan disini akan saya artikan dengan perbedaan yang dimiliki oleh konten anda saat ini dibandingkan konten yang sudah pernah ada. Harapan nya dengan adanya perbedaan/keunikan dari konten tersebut akan memberikan nilai lebih sehingga konten yang anda tampilkan menjadi unik, berbeda, sehingga akan mudah masuk ke market.

Sumber daya yang anda miliki akan menjadi sumber dari segala jenis konten yang akan anda produksi. Sumber daya ini dapat berupa skill (soft/hard), pengalaman, bidang pengetahuan, keahlian khusus, dan lain sebagainya.

Upayakanlah untuk menyelaraskan tujuan anda dengan keahlian yang anda miliki, semakin selaras, maka semakin mudah bagi anda untuk mencapai tujuan tersebut. Anda harus tau sumber daya yang anda punya, dan tau persis bagaimana mengembangkan sumber daya itu dengan baik.

Jangan pernah membuat konten yang tidak anda kuasai apalagi yang tidak anda sukai, semakin anda menyukai bidang konten tersebut maka semakin pula anda akan menguasai nya seiring dengan berjalannya waktu.

3. Tools
Ada banyak sekali tools/alat untuk membuat konten di internet, penguasaan anda terhadap software dan gear sudah merupakan hal yang wajib.

Akan sulit bagi anda untuk membuat konten video apabila tidak menguasai software editing video. Ditambah lagi pemahaman tentang cara menggunakan kamera, dan cara memanfaatkan teknologi kamera untuk meningkatkan kualitas dari konten itu sendiri.

Software dan gear yang harus dikuasai, tidak harus yang mahal dan canggih, terkadang gear dan software biasa pun bisa menghasilkan konten yang berkualitas.

4. Business Model
Apapun yang sedang anda kerjakan, cobalah untuk me-minimalisir energi mu untuk melakukan hal teknis sebisa mungkin, delegasikan pekerjaan teknis yang tidak perlu dikerjakan sendiri, dan fokuslah kepada hal penting yang harus anda kerjakan.

Business Model adalah model atau metode yang anda miliki untuk menciptakan atau membuat konten, berkembang tidaknya project anda tergantung dari business model nya.

Business Model juga bicara  tentang aturan/rules, buatlah rules atau aturan baku yang wajib dikerjakan (prosedur wajib), sebuah aturan standar dan baku yang gak boleh dilanggar. Matahari  pasti terbit dari timur, itu sudah baku, tidak mungkin matahari terbit dari selatan atau dari utara secara tiba - tiba, ini sudah aturan baku dari alam semesta.

Demikian halnya dengan pembuatan konten di internet, selalu ada ruang untuk kreatifitas, tapi harus diingat ada batas untuk ruang kreatifitas itu sendiri, buatlah rules atau aturan sehingga menjadi sebuah batasan yang tepat. Batasan tersebut menjadi acuan anda untuk berkarya, menjadi canvas utama, untuk mewujudkan apapun kontennya akan lebih terstruktur, rapi dan memiliki kualitas yang sama.


Ruang kreatifitas itu memang tidak terbatas, akan tetapi kalau tidak dibatasi itu bukan lah kreatifitas,  malah akan mematikan kreatifitas itu sendiri. Justru kreatifitas yang paling bagus itu adalah kreatifitas yang muncul dalam ruang yang terbatas, kalau tidak terbatas ya itu namanya tidak kreatif :).

5. Konsistensi
Konsistensi merupakan tantangan bagi para konten kreator, kenapa? karena dalam perjalanan nya banyak sekali ide2 dan peluang di luar sana yang akan mempengaruhi konsitensi dari konten anda itu sendiri.

Konten kreator yang disenangi oleh para penikmatnya adalah mereka yang menyajikan kontennya secara konsisten, baik dari segi kualitas konten maupun jadwal produksi konten itu sendiri. Ketika banyak hambatan dan tantangan akan menjadi penghambat utama dalam menciptakan konsistensi, maka penetapan aturan akan menjadi penolongnya.

6. Keterkaitan
Untuk meningkatkan kualitas konten, cobalah untuk mencari keterkaitan atau hubungan dari konten yang sedang anda bangun dengan hal lain di sekitar anda.

Konten anda akan terlihat natural sehingga lebih mudah dicerna dan mudah dipahami oleh orang - orang yang menjadi target pasar anda.

7. Perbaikan Tiada Henti
Perbaikan merupakan salah satu metode yang selalu dan harus anda kembangkan setiap waktu. Konten lama yang sudah anda buat sudah waktunya direview, apapun bisa anda review misalnya review proses pembuatannya, review biaya pembuatan, review penggunaan waktu, uang dan lain sebagainya.

Jangan lah berhenti di satu titik dimana anda merasa puas dengan konten yang sudah anda buat, cobalah untuk melakukan review berkala, cobalah untuk menggali lagi, hal apa kira - kira yang bisa diperbaiki dari proses yang sudah ada?

Oke, sekian dulu ulasan dari saya semoga artikel ini bermanfaat.