Kelola energi anda, bukan waktu anda

Pada umumnya sebuah perusahaan misalnya jasa konsultan, sangat membutuhkan time management yang tersusun dengan baik, sebagai acuan perusahaan untuk dapat meningkatkan kinerja perusahaan demi tercapainya target perusahaan selesai tepat waktu.

Memang sih time management sangat identik sekali dengan pelaksanaan proyek, itu adalah metode pengelolaan waktu dengan cara mengalokasikan sejumlah waktu tertentu dari kurun waktu yang ada untuk menyelesaikan tiap daftar pekerjaan dari sebuah proyek, dengan target dapat selesai hingga batas waktu yang disepakati (time line).

Bukan hanya perusahaan, disadari atau tidak kita sebagai individu juga memiliki time management sendiri. Mengatur jadwal harian, jadwal berangkat ke kantor, jadwal makan siang, jadwal meeting, dan jadwal harian lainnya.

Banyak orang menyusun jadwal harian pada buku catatan nya, berisikan berbagai aktifitas harian yang akan dikerjakan mulai dari bangun pagi hingga larut, semuanya tercatat disana, catatan ini menjadi semacam pengingat atau semacam acuan untuk orang tersebut agar bisa berdisiplin diri sehingga tidak ada daftar pekerjaan yang terlewatkan.

Teknik ini sudah umum sebenarnya, dan banyak orang tidak dapat menemukan kekurangan dari teknik manajemen waktu dalam buku catatan to do list ini. Bahkan saya sendiri melakukan ini dan tidak menyadari ternyata masih ada hal yang perlu di fine tuning terkait teknik populer ini.

Sebelum saya menunjukkan solusi untuk mengatasi ini, saya mau coba menjabarkan sedikit tentang apa kekurangan dari teknik ini.

Saya tanya dulu sekarang, pernahkah anda merasakan letih, capek, feel exhausting, tidak bersemangat, dan tidak punya energi sisa untuk melanjutkan pekerjaan yang sudah direncanakan sebelum nya? Pernahkah anda merasakan ah sudah lah, gak ada gunanya, capek gue? Padahal rencana yang anda buat rasanya sudah matang sekali, time management nya rapih, tetapi sekarang tiba - tiba gak bersemangat lagi, kenapa?

Atau malah sebaliknya banyak daftar yang anda selesaikan hari ini, banyak aktifitas yang sudah anda lakukan, kerjaan pun banyak yang selesai, tapi anda tidak merasakan letih yang berarti, malah energi anda seolah bertambah banyak, dan siap untuk lanjut ke list berikutnya, hanya butuh istirahat yang cukup sudah siap lanjut lagi.

Jadi sebenarnya masalah nya dimana sh?

Jika anda hanya fokus pada pengelolaan waktu saja, maka suatu saat anda akan tiba di titik jenuh, letih atau capek yang mengindikasikan anda sedang kehabisan energi, seperti di atas.

Ketika kehabisan energi, maka akan berdampak pada rusaknya pengelolaan waktu yang sudah anda rencanakan sebelumnya, akan ada jadwal yang tidak terpenuhi dan berujung pada rencana menjadi berantakan gak karuan.

Badan dan pikiran yang sudah capek, gak mungkin lagi bisa bekerja maksimal memenuhi tiap time line yang ada, butuh penyegaran, dan butuh relaksasi untuk bisa bangkit lagi.


Perasaan capek, letih, lesu dan habisnya energi ini dikarenakan tidak adanya energi yang kembali masuk menggantikan yang sudah dihabiskan.

Hal ini terjadi ketika time management anda dominan diisi dengan aktifitas yang gak begitu penting, aktifitas yang kelihatan nya penting padahal tidak sama sekali, maka energi anda hanya terbuang sia - sia, tidak mendorong munculnya energi baru masuk ke dalam diri anda.

Ada momen dimana ketika anda merasakan capek, tapi capek anda hilang begitu saja, dan anda merasakan adanya energi baru masuk ke dalam diri anda. Inilah momen dimana anda merasakan pekerjaan yang anda sudah lakukan tidak sia-sia, karena energi yang anda digunakan untuk hal penting (tidak dilihat dari besar kecilnya hal tersebut), hal yang sangat anda inginkan, dambakan dan impikan, bermanfaat bagi keluarga, bermanfaat bagi banyak orang, bermanfaat bagi organisasi, dan berdampak bagi jiwa anda, nah disanalah letak kunci utamanya.

Kunci utama agar anda tidak merasakan kehilangan energi secara sia-sia, yaitu mengisi waktu untuk melakukan hal-hal palig penting.

Pilihlah pekerjaan yang gak penting dan segera hapus semuanya itu dari daftar anda, fokuskan energi anda untuk hal penting saja, di luar itu katakan "no", karena anda harus hemat energi untuk melakukan hal penting lainnya lagi.

Dibutuhkan kemampuan untuk memilah mana pekerjaan yang gak penting dan mana yang paling penting, tentu saja harus dilatih setiap waktu.

Fokuslah pada pekerjaan yang penting saja, karena jatah rentang waktu yang anda miliki yang siapapun miliki terbatas, so don't waste your energy for something not important. Oke baiklah, sekarang anda sudah tau persis apa yang harus anda lakukan kan dan segeralah mempraktikannya. Itulah time management yang sesungguhnya yaitu dengan mengelola energi yang ada dengan mengambil keputusan untuk hanya berfokus pada pekerjaan yang paling penting saja.

Oke semoga penjelasan di atas bermanfaat, terima kasih.

Belum bisa menabung, coba perbaiki kebiasaan belanja anda, satu aja dulu

Bekerja dan menghasilkan uang untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan hidup merupakan impian semua orang. Banyak orang ingin punya uang yang banyak tak terbatas sehingga bisa hidup mewah, nyaman dan bisa berfoya - foya.

Okelah tidak harus berfoya-foya, punya tabungan lebih saja sebenarnya sudah lebih dari cukup. Punya uang sisa yang disimpan dan ditabung untuk keperluan di masa yang akan datang pun kalau bisa dilakukan sudah syukur.

Pertanyaan yang harus kita tanyakan kepada diri kita sendiri adalah berapa banyak uang yang ingin saya simpan? Dan kapan uang itu bisa terkumpul? Dan selama ini bisa gak sih kita menabung? Setiap bulan gajian, tapi apakah setiap bulan bisa nabung?

Mungkin ada yang bisa ada yang gak, bukan cuma mereka yang gajinya pas-pas an yang gak bisa nabung, yang gajinya gede sekalipun belum tentu bisa nabung. Artinya menabung itu tidak melihat dari jumlah penghasilan yang dihasilkan tetapi dari bagaimana mengelola keuangan dengan baik.

Rumus agar bisa menabung lebih sebenarnya sederhana saja, yaitu pengeluaran harus lebih kecil dari pemasukan. Rumus ini semua orang pasti tau, tapi apakah mudah dilaksanakan? Paling banyak kita tidak bisa melaksanakan nya, sering kali kita miss atau kebobolan, bukan nya menabung, tabungan yang ada malah terkuras.


Saya sendiri juga sering mengalami hal serupa, dan berulang kali gagal namun akhirnya ketemu metode mudah untuk bisa menabung lebih.

Ingin menabung lebih banyak, coba laksanakan metode di bawah ini :

1. Jumlah Uang, jangan terkecoh dengan jumlah uang yang harus ditabung. Tidak ada ukuran yang pasti jumlah persentase uang dari penghasilan yang harus ditabung. Jumlah itu tergantung masing - masing, sesuai gaya hidup, tergantung tujuan yang ingin dicapai dari menabung.

2. Jangan Terburu-buru, tidak perlu langsung melakukan perubahan signifikan ttg bagaimana anda menabung, lakukan lah secara perlahan, tanpa harus melakukan perubahan besar-besaran yang mencolok. Misalnya biasanya anda hanya menabung 100rb per bulan, tidak perlu langsung berubah menjadi 1jt per bulan, itu berarti lsg mengalami lonjakan 1000%, coba lah naikkan angkanya ke 150rb sd 200rb. Tidak perlu buru-buru, tetapi lakukan perlahan secara bijak dan konsisten.

3. Cek kebiasaan belanja harian, coba mulai review cara anda membelanjakan uang harian. Anda pasti punya pola hidup yang sejalan dengan pola pengeluaran keuangan. Misalnya anda sukanya ngobrol dan nongkrong setiap hari sehabis makan siang. Nah disaat nongkrong itu apakah anda mengeluarkan uang? Saya yakin pasti ada uang yang keluar disana. Coba anda lakukan check up pengeluaran anda, apalagi aktifitas rutin anda yang tidak anda sadari ternyata itu adalah pos pengeluaran yang paling banyak.

4. Pilih satu, ambil lah satu contoh kebiasaan   belanja, misalnya suka ngopi di starbucks, coba lah untuk mengganti kebiasaan ngopi ini dengan aktifitas lain, yang membuat anda bisa lebih hemat. Tanyakan diri apakah memang ngopi di starbuck perlu? Manfaat apa yang ada dapat dari sana, kalau gak perlu sudah sebaiknya anda segera mencari kegiatan lain yang lebih bermanfaat.

5. Tabung lah, uang belanja kopi starbucks tadi yang tadinya dipakai untuk beli segelas kopi starbucks, kini dengan nominal yang sama segera ditabung, lakukan setiap anda pengen ke starbucks dan batalkan niat anda kesana karena uang nya sekarang sudah berpindah ke tabungan.

Tips nya semudah itu saja, sekarang cobalah dari hal yang paling mudah terlebih dahulu, gak perlu terburu-buru, pilih yang gak penting dan ubah, gantikan kebiasaan konsumtif menjadi kebiasaan menabung, kalau sudah terbiasa, akan lebih mudah untuk menabung dalam jumlah yang lebih besar, syukur - syukur nanti sudah mulai bisa belajar invest.

Pencapaian kecil patut disyukuri dan terus dipertahankan

Kata sedikit biasanya digunakan untuk menjelaskan jumlah sesuatu dalam porsi yang kecil. Sedikit perhatian berarti porsi perhatian nya kecil, sedikit kontribusi berarti porsi kontribusi nya kecil, sedikit pencapaian berarti porsi pencapaian nya juga kecil, semua kalimat tersebut adalah contoh padanan kata sedikit.

Sedikit Pencapaian mengambarkan nilai dari sebuah pencapaian yang jumlah porsinya kecil jika dibandingkan dengan porsi total pencapaian yang banyak yang bisa dicapai.
Menurut pemahaman saya, sedikit itu selalu berpadanan dengan banyak, kalau bekerja sedikit maka akan banyak hasil yang tidak berhasil, kalau bekerja banyak maka hanya sedikit hasil yang tidak berhasil.

Sesuatu yang sedikit akan sangat berdampak besar ketika zat sedikit tersebut bereaksi dengan sebuah zat lain yang saya sebut kebiasaan, hasil reaksinya adalah semakin anda membiasakan sesuatu tersebut sedikit demi sedikit maka hasilnya pun akan semakin banyak sampai membukit dalam jangka waktu tertentu.

Membangun kebiasaan lebih baik dan lebih efisien jika anda lakukan dengan cara sedikit demi sedikit, kenapa? karena anda tidak akan merasakan lelah sedikit pun tapi tetap bisa mencapai sukses.
Misalnya jika anda ingin menjadi pelari marathon, dan ingin menjuarai sebuah event marathon, maka yang perlu anda lakukan adalah dengan memulai membiasakan diri berlari sedikit demi sedikit.

Kalau anda tidak pernah lari sama sekali, maka untuk menjadi pelari marathon tentu akan menjadi sulit untuk dicapai, tetapi kalau anda sudah biasa lari maka untuk menjadi pelari marathon kemungkinan besar akan mudah dicapai.
Photo by AJ Garcia on Unsplash
Jadi yang membedakan pelari marathon dengan anda yang bukan pelari adalah kebiasaan lari, anda tidak biasa lari, sementara dia biasa lari.

Jika anda lari 2 KM dengan konsisten setiap hari maka anda sudah mencapai jarak 70 KM dalam waktu satu bulan, dan kalau disetahunkan anda sudah mencapai jarak 840 KM, bayangkan betapa jauhnya jarak yang sudah anda tempuh dalam waktu satu tahun, hanya dengan cukup berlari 2 KM sehari, bagaimana kalau kebiasaan itu berlanjut sampai 10 tahun? Amazing bro !

Berlari hanya 2 KM sehari tentu ini merupakan jarak tempuh yang sedikit, mungkin anda hanya butuh 15 menit untuk menyelesaikan 2 KM tersebut, sungguh sedikit waktu dan tenaga yang anda habiskan bukan?

Apakah anda merasakan lelah yang berarti, saya jamin tidak, lelah anda tak seberapa berat, tetapi anda sudah dijalur dengan arah yang sedang menuju suatu titik yang sangat jauh berbeda dari titik anda saat memulainya, hanya saja anda tidak begitu merasakannya karena waktu dan tenaga yang anda habiskan hanya sedikit setiap hari. Tetapi dalam kurun waktu setahun atau dua tahun anda sudah jauh berbeda dibandingkan saat anda baru pertama kali memulainya.

Sekarang jika anda ingin mencapai suatu titik yang mungkin saja anda bisa menyebut titik tersebut sebagai sebuah titik pencapaian kesuksesan atau apapun itu, maka mulailah dari sedikit demi sedikit, hingga anda tidak sadar sudah mencapainya tanpa harus merasakan lelah dan letih sama sekali.

Bangun lah kebiasaan itu dalam hidup anda, hingga kebiasaan itu menjadi hal yang tidak dapat anda lepaskan dari dalam diri anda untuk mencapai sukses versi mu sendiri. Pencapaian anda yang sedikit hari ini patut anda syukuri, karena jika dilakukan setiap hari maka dampak yang akan anda rasakan sangat luarbiasa amazing kalo kata orang bule.

Dengan kata lain pepatah kuno yang mengatakan sedikit demi sedikit lama - lama menjadi bukit adalah pepatah yang memang benar berdampak bagi kita yang menerapkannya, pepatah ini tidak perlu direvisi (karena hingga saat ini masih relevan).

Semoga artikel ini bermanfaat ya teman - teman, salam sukses untuk kita semua.

Tips mengurangi stress akibat menumpuknya kerjaan di kantor

Mengurangi jumlah pekerjaan bukan lah hal mudah, kita ini pada umumnya secara gak sadar suka mengumpulkan pekerjaan yang justru bukan pekerjaan kita sendiri.

Seringkali kita malah fokus memperhatikan pekerjaan orang lain dibanding pekerjaan kita sendiri. Sibuk ngomongin orang with angry and jealous, and we are not proud if they are succed in their field, and sometimes we want them failed in their life, this is wrong guys! Dont do it.

Ada banyak ruang kosong yang kita isi dengan hal-hal yang gak penting, hal-hal di luar pekerjaan utama kita, yang sebenarnya kalau difokuskan pada pekerhaan utama bisa memberikan dampak besar bagi kita.
Photo by Annie Spratt on Unsplash
Kita tidak mampu memilah pekerjaan mana yang paling penting dan mana yang tidak, sehingga ruang kosong itu menjadi gak kelihatan karena kita tidak bisa berkata tidak atau tidak bisa menolak, yang ada malah menambah pekerjaan gak penting mengisi ruang kosong tadi.
Di saat kita memilih pekerjaan paling penting dan memahami dengan betul pekerjaan apa yang harus dikerjakan di kantor maka disaat itu sebenarnya kita sudah sampai di titik bebas dari tekanan pekerjaan kantor.

Berikut ini adalah cara dan tips mengurangi beban mental akibat tekanan pekerjaan di kantor :

1. Fully Understand, memahami dengan betul pekerjaan yang sedang anda kerjakan merupakan hal wajib. Banyak orang yang tidak paham benar dengan pekerjaan yang sedang dia kerjakan di kantor atau perusahaan tempat kerjanya, mereka sering sekali bekerja berdasarkan "apa katanya", bukan berdasarkan pedoman pekerjaan yang sudah ditetapkan oleh perusahaan. Sehingga kinerjanya sering kurang baik dan tidak memenuhi standar yang ditetapkan oleh perusahaan, yang akhirnya menambah "tekanan" akibat kinerja kurang baik.

2. Reduce, kinerja yang baik di kantor tidak semata - mata dilihat dari jumlah banyaknya pekerjaan yang anda bisa selesaikan atau kerjakan. Apa guna nya anda mengerjakan pekerjaan begitu banyak, namun tidak ada efek "perlu" kepada perusahaan. Anda terlihat seolah super sibuk, tetapi sebenarnya tidak menghasilkan apapun kepada perusahaan. Kini saatnya anda mengurangi pekerjaan - pekerjaan yang gak penting buat perusahaan.

3. Eliminate, eliminasi berarti melakukan pemotongan proses yang tidak perlu, mengiliminasi proses yang gak ada manfaatnya. Eliminate akan memberikan efek efisiensi yang bagus, semakin banyak hal yang gak perlu yang anda eliminasi, maka akan semakin efektif lah penggunaan waktu anda dan akan semakin banyak pekerjaan yang bisa diselesaikan tepat waktu bahkan lebih cepat, dan tentunya berpengaruh pada tekanan yang anda rasakan secara perlahan semakin kecil.

4. Improve, sisihkan lah sebagian waktu anda untuk melakukan improvement, melakukan pengembangan terhadap cara kerja dan proses kerja dari pekerjaan anda saat ini. Improvement berarti adanya proses peningkatan kualitas dari proses dan cara kerja anda selama ini.

5. Collaborate, Upayakan lah untuk berkolaborasi dengan teman kerja anda sebisa mungkin. Kolaborasi adalah hal yang perlu sekali anda lakukan, kolaborasi akan membuat anda semakin dikenal dan semakin berpengaruh. Disamping pekerjaan anda yang semakin kaya akan kualitas, karir anda pun akan meningkat lebih cepat, dan pastinya akan meningkatkan pendapatan sehingga harapannya dapat mengurangi stress akibat pekerjaan.

6. Proactive, capek dan males sering sekali menjadi alasan utama bagi kita para pekerja kantoran untuk tidak proaktif. Padahal proaktif merupakan ruang kesempatan bagi kita untuk memperkenalkan siapa diri kita (kemampuan dan kualitas yang kita miliki) kepada orang lain, selain itu proaktif juga merupakan salah satu teknik bagi kita untuk membagi beban pekerjaan (secara langsung dan tanpa sadar) kepada orang lain.

7. Inovation, menemukan sesuatu yang baru merupakan bentuk inovasi yang sesungguhnya. Usahakan lah untuk berkreasi, menciptakan sesuatu yang baru, menciptakan konsep baru, model baru, dari pekerjaan yang anda kerjakan saat ini. Inovasi hanya dapat anda capai jika anda konsisten melakukan perbaikan demi perbaikan.

8. Monitoring, semua teknik di atas rawat lah dengan baik, lakukan monitoring atau pemantauan terhadap kinerja anda, kinerja yang baik diukur dari adanya angka growth atau pertumbuhan yang anda hasilkan baik kepada diri sendiri maupun perusahaan. Lakukan lah monitoring kinerja anda secara berkala, sehingga anda tau apa yang harus anda lakukan.

Semua tips di atas tidak mutlak mampu menyelesaikan beban pekerjaan anda di kantor, tetapi saya percaya ketika anda melakukan nya dan menjadikan nya sebuah gaya hidup maka anda pasti bisa melangkah jauh mendekat menuju kebebasan dan kesuksesan.

Tetap produktif walau di saat liburan

Di waktu liburan kita pasti banyak jeda waktu yang sebenarnya bisa kita manfaatkan untuk bisa tetap produktif. Suasana liburan tetap asik, tidak terganggu, keluarga yang ikut liburan pun tidak merasa risi dengan kegiatan yang kita lakukan.

Menulis misalnya sebenarnya dapat anda lakukan disaat liburan, menulis dengan beberapa kalimat saja bisa dilakukan saat jeda-jeda waktu berlibur. Misalnya di restoran makan, anda dapat menulis satu dua kalimat sembari menunggu pesanan anda datang. Untuk menulis satu dua kalimat tersebut anda mungkin cuma butuh waktu lima menit selesai.
Photo by Cosmic Timetraveler on Unsplash
Ada banyak momen santai yang bisa anda gunakan untuk melanjutkan tulisan anda. Artikel ini saya buat ketika lagi nunggu adek ipar saya beli sesuatu ke Indomaret, di mobil sembari menunggu saya menyempatkan untuk menulis artikel ini, dan saya bisa menyelesaikan nya dalam waktu singkat.

Berikut ini adalah daftar contoh aktifitas produktif di waktu liburan :

1. Belajar bahasa asing : (contohnya saja belajar bahasa Inggris) juga dapat anda gunakan di sela - sela liburan, ketika bersantai sejenak daripada anda buka smartphone untuk memantau (kepo) status orang  lain, lebih baik sekarang anda manfaatkan waktu 10 menit anda untuk membaca artikel atau pelajaran tentang bahasa asing yang anda ingin pelajari.

2. Menyelesaikan proyek pribadi : Anda juga bisa sambil mengerjakan proyek pribadi anda di sela - sela liburan, menyempatkan diri 5 menit sd 10 menit waktu jeda liburan anda. Jika anda melakukan ini sehari 10 kali maka tanpa disadari 50 menit sudah dihabiskan untuk menyelesaikan proyek dan angka ini sangat signifikan.

3. Membaca buku : Waktu liburan merupakan waktu yang sangat baik dimanfaatkan untuk membaca buku, membaca memberikan pengetahuan baru, memberikan wawasan dan pemikiran baru yang berdampak kepada kemajuan pemikiran pembacanya. Buku merupakan jendela dunia, jendela kita untuk melihat sisi lain di dunia ini.

Kini membaca "buku" tidak lagi harus membawa buku kertas yang tebal di saat liburan, cukup dengan menyalakan smartphone dan buka aplikasi penyedia buku, langsung bisa membaca dimana pun kita berada saat liburan.

Contoh di atas merupakan contoh aktifitas yang bisa anda jadikan sebagai rujukan untuk mengisi waktu kosong liburan anda. Manfaatkan waktu liburan anda untuk berlibur dan tetap bisa produktif.