Belum bisa menabung, coba perbaiki kebiasaan belanja anda, satu aja dulu

Bekerja dan menghasilkan uang untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan hidup merupakan impian semua orang. Banyak orang ingin punya uang yang banyak tak terbatas sehingga bisa hidup mewah, nyaman dan bisa berfoya - foya.

Okelah tidak harus berfoya-foya, punya tabungan lebih saja sebenarnya sudah lebih dari cukup. Punya uang sisa yang disimpan dan ditabung untuk keperluan di masa yang akan datang pun kalau bisa dilakukan sudah syukur.

Pertanyaan yang harus kita tanyakan kepada diri kita sendiri adalah berapa banyak uang yang ingin saya simpan? Dan kapan uang itu bisa terkumpul? Dan selama ini bisa gak sih kita menabung? Setiap bulan gajian, tapi apakah setiap bulan bisa nabung?

Mungkin ada yang bisa ada yang gak, bukan cuma mereka yang gajinya pas-pas an yang gak bisa nabung, yang gajinya gede sekalipun belum tentu bisa nabung. Artinya menabung itu tidak melihat dari jumlah penghasilan yang dihasilkan tetapi dari bagaimana mengelola keuangan dengan baik.

Rumus agar bisa menabung lebih sebenarnya sederhana saja, yaitu pengeluaran harus lebih kecil dari pemasukan. Rumus ini semua orang pasti tau, tapi apakah mudah dilaksanakan? Paling banyak kita tidak bisa melaksanakan nya, sering kali kita miss atau kebobolan, bukan nya menabung, tabungan yang ada malah terkuras.


Saya sendiri juga sering mengalami hal serupa, dan berulang kali gagal namun akhirnya ketemu metode mudah untuk bisa menabung lebih.

Ingin menabung lebih banyak, coba laksanakan metode di bawah ini :

1. Jumlah Uang, jangan terkecoh dengan jumlah uang yang harus ditabung. Tidak ada ukuran yang pasti jumlah persentase uang dari penghasilan yang harus ditabung. Jumlah itu tergantung masing - masing, sesuai gaya hidup, tergantung tujuan yang ingin dicapai dari menabung.

2. Jangan Terburu-buru, tidak perlu langsung melakukan perubahan signifikan ttg bagaimana anda menabung, lakukan lah secara perlahan, tanpa harus melakukan perubahan besar-besaran yang mencolok. Misalnya biasanya anda hanya menabung 100rb per bulan, tidak perlu langsung berubah menjadi 1jt per bulan, itu berarti lsg mengalami lonjakan 1000%, coba lah naikkan angkanya ke 150rb sd 200rb. Tidak perlu buru-buru, tetapi lakukan perlahan secara bijak dan konsisten.

3. Cek kebiasaan belanja harian, coba mulai review cara anda membelanjakan uang harian. Anda pasti punya pola hidup yang sejalan dengan pola pengeluaran keuangan. Misalnya anda sukanya ngobrol dan nongkrong setiap hari sehabis makan siang. Nah disaat nongkrong itu apakah anda mengeluarkan uang? Saya yakin pasti ada uang yang keluar disana. Coba anda lakukan check up pengeluaran anda, apalagi aktifitas rutin anda yang tidak anda sadari ternyata itu adalah pos pengeluaran yang paling banyak.

4. Pilih satu, ambil lah satu contoh kebiasaan   belanja, misalnya suka ngopi di starbucks, coba lah untuk mengganti kebiasaan ngopi ini dengan aktifitas lain, yang membuat anda bisa lebih hemat. Tanyakan diri apakah memang ngopi di starbuck perlu? Manfaat apa yang ada dapat dari sana, kalau gak perlu sudah sebaiknya anda segera mencari kegiatan lain yang lebih bermanfaat.

5. Tabung lah, uang belanja kopi starbucks tadi yang tadinya dipakai untuk beli segelas kopi starbucks, kini dengan nominal yang sama segera ditabung, lakukan setiap anda pengen ke starbucks dan batalkan niat anda kesana karena uang nya sekarang sudah berpindah ke tabungan.

Tips nya semudah itu saja, sekarang cobalah dari hal yang paling mudah terlebih dahulu, gak perlu terburu-buru, pilih yang gak penting dan ubah, gantikan kebiasaan konsumtif menjadi kebiasaan menabung, kalau sudah terbiasa, akan lebih mudah untuk menabung dalam jumlah yang lebih besar, syukur - syukur nanti sudah mulai bisa belajar invest.

I write about productivity, habits, decision making, programming, writing and personal finance. What It Takes To Be Free.