Perbedaan Tidak Dapat Dihindari, Karena Sudah Menjadi Bagian Dari Hidup Manusia

Saya akan coba mulai penjelasan saya dari keluarga, untuk memudahkan pemahaman kita tentang perbedaan. Semua orang di dunia ini pasti punya keluarga betul yah ? karena kita memang dilahirkan dari sebuah keluarga. Semua orang punya Ibu dan Ayah, sebagian ada yang punya kakak dan adik, dan sebagian lagi ada yang gak punya.

Kalau kita perhatikan, di dalam sebuah keluarga itu pasti ada perbedaan pendapat, pasti ada perbedaan ide, pasti ada perbedaan keinginan. Apakah semua anggota keluarga bisa punya pemikiran yang sama ? bisa aja tapi hal ini sulit untuk dicapai.

Walaupun keluarga itu sudah satu darah, satu suku, satu agama, tetapi di dalamnya ternyata tidak semuanya bisa satu, bisa sependapat, bisa sepemikiran, bisa solid dan bisa sehati.

Ternyata seorang anak dan ibu bisa saja berbeda pendapat, seorang anak dan ayah bisa juga sering berbeda pemikiran, adik dan kakak pun sering berbeda keinginan dan kesukaan.

Ada kalanya kita tidak sependapat dengan kakak kita, tidak sependapat dengan adik kita sendiri, bahkan dengan orangtua kita.

Tetapi karena dalam satu naungan keluarga, kita masih tetap bisa menerima perbedaan - perbedaan tersebut, dan bisa memahami setiap anggota keluarga serta bisa dengan lapang dada menerima kenyataan dari perbedaan itu sendiri.

Perbedaan di dalam sebuah keluarga merupakan hal yang sangat dasar sekali dalam tatanan sosial masyarakat kita. Perbedaan itu sudah menjadi bagian dari kehidupan setiap orang, karena semua orang pasti punya keluarga yang tentu sudah pasti bertemu dengan berbagai perbedaan.

Kita ambil sebuah contoh tentang selera makan, seorang adik suka nya makan daging, sementara kakaknya suka makanan yang mengandung sayuran.

Di masa depan, perbedaan selera makan aja bisa membuat dua komunitas besar yang sangat berbeda, kenapa demikian ? yuk kita bahas di bawah ini :

Si adik yang suka makan daging tadi, nanti di saat sudah besar akan menjadi kebiasaan hidupnya untuk makan di restoran penyedia daging. Dan tentu saja dia akan bertemu dengan orang - orang yang suka makan daging disana. Di sisi lain si adik ini pasti akan bersosialisasi dengan mereka sesama pecinta daging dalam kesehariannya, dan akan menjadi sebuah komunitas pecinta daging.
Photo by Suhyeon Choi on Unsplash
Di sisi lain Si kakak yang suka makan sayur juga demikian, si kakak kemungkinan besar akan jarang mertemu bahkan berkumpul dan bersosialisasi dengan orang - orang yang suka makan daging (itu sudah pasti), karena dia sudah jelas hanya suka makan sayur, tentu saja dia akan mencari teman yang punya selera yang sama, dan akan mencari atau membentuk komunitas pecinta sayuran (vegetarian).

Nah, suatu saat perbedaan pendapat dari dua komunitas ini bisa menimbulkan konflik (katakanlah konflik adu pendapat yang sifatnya ilmiah), konflik antara dua komunitas yaitu si pemakan daging dan si pemakan sayur.

Komunitas ini saling adu argumen dan adu pendapat bahwa makanan mereka masing - masing lah yang paling sehat bagi tubuh, ada yang mengatakan bahwa sayur lah yang paling bagus untuk kesehatan tubuh, sementara komunitas pecinta daging menyampaikan hal sebaliknya, daginglah yang paling bagus untuk kesehatan karena protein nya tinggi.

Tentu kalau kedua opini ini terus diadu gak akan ada titik temunya, karena kita tidak bisa mengubah selera makan orang yang sudah ada sejak kecil.

Untuk mengantisipasi konflik yang berkepanjangan, maka dibutuhkan rasa toleransi dari Si Komunitas Penyuka Daging dan Komunitas Penyuka Sayuran.

Karena selera makan ini sudah terbentuk dari kecil, terbentuk sejak si adik dan si kakak masih kanak - kanak. Sesuatu yang sudah ada dari sononya. Sehingga masing - masing pihak harus saling menerima perbedaan yang ada.

Sebenarnya ke dua komunitas ini adalah satu keluarga yang merupakan Saudara satu dengan yang lain, hanya saja karena selera makan yang berbeda membuat keduanya jadi berbeda.

Apakah ada pihak yang harus disalahkan? Apakah karena penyuka sayuran lebih banyak sehingga penyuka daging tidak boleh masuk restoran ? Atau apakah selera makan kedua nya harus disamakan dulu baru bisa saling menerima, sehingga tidak ada lagi perbedaan ?

Sesuatu yang tidak bisa dihindari.

Punya Gear Yang Bagus Tapi Justru Malas Bikin Konten

Ada banyak yang merasa tidak bisa mencapai atau membuat atau melakukan atau menciptakan sesuatu karena belum punya peralatan atau gear yang memadai. Apa iya Bill Gates punya komputer dulu baru bisa bikin program di komputer dan bisa membawa kesukseskan pada Microsoft seperti sekarang ini.

Gue mau cerita sediki boleh ya, dulu gue pernah mengalami kondisi dimana gue tu ingin menjadi seorang Youtuber yang sukses kek Ria Ricis, Atta H, Radit Dika dll, karena yutub menawarkan sesuatu yang keknya instan dan mudah untuk menghasilkan uang (menurut saya waktu itu).

Trus, ternyata saya melihat banyak kekurangan alat pendukung untuk bikin konten, seperti tidak punya Kamera, tidak punya Studio Rekaman, tidak punya peralatan Recording, tidak punya Laptop dan software canggih untuk editing dan lain sebagainya, yang aku punya cuma smartphone Xiaomi dan Laptop dengan spesifikasi standar atau biasa.

Jadinya gw ngerasa ah gak bisa nih... belum punya gear yang bagus, gw harus beli dulu baru tar bisa bikin konten yang bagus.

Akhirnya gw memaksakan diri untuk beli kamera mahal (menurut saya) demi membuat konten di yutub, waktu itu gw mikir kalau untuk bikin video yutub gw harus pake kamera bagus. Jadinya gue beli deh tuh kamera (Canon EOS M10 Mirorless), karena mahal gw gesek dah tuh kartu kredit, dengan harapan gue bisa membuat konten yang berkualitas dan berharap hasil nya bisa menutupi cicilan Kamera, jadi paling tidak hasilnya bisa impas.

Tapi apa yang terjadi guys....!?

Minggu pertama sampai sebulan pertama tu kamera masih gue bawa kemana - mana, dan sempat beberapa video tayang di yutub ane.

Entah kenapa di bulan ke dua ke tiga dan sampai sekarang tuh kamera jadi jarang dipake, tersimpan rapi di laci lemari gak pernah gue pake lagi.

Konten yutub gw pun jadinya gak nambah - nambah walaupun sudah ada beberapa video yang saya upload dan ada views tapi gak banyak.

Konsep yang gw bikin untuk yutub gw belum jelas, sehingga disaat gw gak punya ide bikin konten, gw berhenti tidak mencari ide, alhasil kamera pun tersimpan rapi tak terpakai, sementara cicilan jalan terus.
Photo by Annie Spratt on Unsplash
Poin yang ingin ane sampaikan dari pengalaman di atas adalah jangan pernah berpikiran harus punya gear yang bagus dulu untuk bisa bikin konten, apalagi gearnya harus merogoh tabungan dan ngutang, sebaiknya jangan ya.
Menurut gue nih :
  1. Kita tidak perlu harus punya website dengan domain sendiri dan hosting sendiri dulu untuk bisa memulai blogging, gunakan aja blogger, wordpress, medium dan media gratis lainnya untuk menulis artikel original anda. 
  2. Kita tidak perlu harus punya kamera mirorless yang bagus, laptop yang canggih untuk bisa membuat video yang berkualitas, mulai aja dulu dengan hanphone yang anda punya, pake laptop atau PC yang ada, mulai dan bikin lah konten mu.
  3. Kita juga tidak perlu punya sepatu lari yang mahal, jam tangan smartwatch pelari untuk mulai bisa berolahraga (lari atau jogging), mulai aja dulu dengan sepatu yang anda punya, dengan peralatan seadanya yang anda punya, dan segeralah mulai berlari.
Mulailah dari langkah kecil, dari apa yang ada, dengan budget yang ada. Kalau memang dirasa bisnis model yang anda punya bagus dan menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, ya gak salah sebenarnya meningkatkan kualitas gear, tapi tetap hitungan cost and benefit nya harus anda kalkulasikan terlebih dahulu.
Everybody can make change in their life with any kind of resources they have now. 
Intinya adalah memulai, dan tetap konsisten membuat konten, bikin video, menulis artikel, latihan olahraga rutin, dan lain sebagainya. Gear atau peralatan canggih akan mengikuti sesuai dengan tiap output yang berhasil anda buat.

Ketika blog dan yutub channel anda sudah menghasilkan, suatu saat anda sudah bisa menabung dari sebagian penghasilan ( $ dan Rp ) nya untuk membeli gear yang lebih bagus.

Mulai aja dulu dari apa yang anda punya saat ini, perlahan - lahan, konsisten, dan lakukan perbaikan terus menerus hingga berhasil. #MariMemulai #ApaYangAda #Mulai

Ingin Gaji Gede, Gaya Kerja-mu Gimana Dulu?

Artikel ini buat yang masih kerja di kantoran, atau buat mereka yang masih bekerja untuk orang lain. Sama seperti saya sendiri saya pun masih karyawan dan saya tidak malu mengakui nya karena memang sampai saat ini saya belum berhasil menciptakan bisnis untuk diri sendiri (nanti kita bahas dalam topik yang berbeda ya).

Kerja dan di bayar begitulah kura - kura eh salah begitulah kira - kira kehidupan kita para karyawan ini, dan sungguh sangat memprihatinkan bagi sebagian orang yang dibayar kecil dan cukup bagi mereka yang dibayar lumayan tinggi.

Kerja dari pagi hingga sore atau kerja sesuai shift setiap hari, dan digaji sekali sebulan. Apakah ini sebanding dengan kinerja anda sebulan ? Jawabannya hanya anda yang bisa menjawab.


Kura - kura eh salah lagi kan, maksud saya kira - kira berapa gaji yang pantas anda dapatkan di tempat anda bekerja ? Apakah sesuai dengan gaji yang sekarang sudah anda dapat atau masih kurang ?

Kalau masih kurang, berapa kira - kira nominal yang anda inginkan ? dan layak kah anda mengajukan nominal sebesar itu kepada perusahaan ?

Apa yang harus kita lakukan sebelum menjawab pertanyaan - pertanyaan di atas, berikut ini adalah tips dari saya untuk membantu anda menjawab pertanyaan tersebut, tip ini saya susun sesuai dengan pengalaman kerja saya selama 7 tahun di perusahaan :

  1. Know What To Do : Tidak banyak orang yang tau apa yang harus dikerjakan di tempat kerjanya, kebanyakan orang mengerjakan pekerjaan yang sudah biasa dikerjakan dan kadang banyak orang bekerja hanya sebatas kerja, tetapi tidak tau persis sebenarnya sedang mengerjakan apa.
  2. Can Make Priorities : Apakah anda tau apa yang menjadi prioritas anda di tempat kerja sekarang ? Sudah kah memahami betul hal penting apa yang harus dikerjakan di kantor/tempat kerja anda saat ini ? Kalau belum, berarti mulai sekarang sudah harus mengerti hal mana yang menjadi prioritas utama dan hal mana yang tidak masuk prioritas. Semakin anda mengerti prioritas apa yang harus dilakukan, maka semakin efektif dan efisien jugalah proses kerja anda, dan output yang anda hasilkan akan terlihat lebih nyata.
  3. Tau Range Gaji : Ketika anda bekerja pada sebuah perusahaan, menduduki suatu posisi tertentu maka anda wajib harus tau persis berapa range gaji atau total bayaran yang dialokasikan perusahaan pada jenjang jabatan tersebut. Ketika anda tau maka anda pun bisa memperbaiki diri untuk bisa mencapai titik tersebut.
  4. Range Gaji Di Industri : Berapa range gaji atau bayaran karyawan yang setara dengan posisi anda saat ini di industri yang sama, informasi ini memang sulit dicari, tapi sebenarnya anda bisa melakukan pencarian sendiri.
  5. Gaya Kerja : Bekerja di kantor atau perusahaan tidak semata - mata hanya bekerja biasa saja dan menyelesaikan pekerjaan, akan tetapi anda harus memiliki ciri khas sendiri, ciri khas yang disukai oleh atasan dan orang lain di kantor. Gaya kerja adalah fashion anda, gaya kerja adalah template unik yang menggambarkan kecerdasan, leadership, pola pikir, jiwa dan kepribadian anda.
  6. Kontribusi : Bekerja giat dan semangat tidak cukup untuk kenaikan gaji dan jabatan anda. Kontribusi adalah faktor yang paling berperan terkait hal itu. Bekerja dengan gaya kerja sendiri tanpa memberikan kontribusi apapun jelas tidak adanya nilai plus. Bayangkan anda seorang bos dalam sebuah perusahaan, anda mengawasi semua kinerja perusahaan, mengawasi semua hasil kerja an bawahan anda. Dan tiba saatnya anda harus memberikan penilaian dan kenaikan gaji bagi karyawan anda. Maka karyawan mana kah yang akan anda pilih ? Apakah semua karyawan ? Oke bisa jadi semuanya tapi apa iya anda akan menambah fix cost yang sangat besar, iya kalau perusahaan anda memang untung besar, dan apa iya anda mau juga memberikan kenaikan gaji bagi karyawan yang tidak berkontribusi. Saya menjamin hanya karyawan - karyawan yang terpilih dan terbaiklah yang akan layak menerima kenaikan gaji dan jabatan, karyawan yang terpilih sebagai karyawan dengan kontribusi terbesar bagi perusahaan. 
  7. Perusahaan/Tempat Lain : Ketika kontribusi dan kinerja yang anda berikan kepada perusahaan sudah maksimal, dan banyak hal yang anda sudah berikan kepada perusahaan tetapi anda merasa tidak dihargai dan tidak diberikan apresiasi sesuai dengan ekspektasi anda, maka jangan berkecil hati. Tetaplah bekerja dengan kualitas yang sama, tetap tunjukkan kontribusi demi kontribusi, dan sembari anda mencari tempat lain yang lebih baik, karena anda layak mendapatkannya. Anda layak ditempatkan pada perusahaan yang menghargai kinerja anda. Jangan biarkan perlakuan perusahaan mengkerdilkan kemampuan anda.
  8. Be The Best : Kemampuan untuk menjadi orang yang terbaik di bidang yang sedang anda geluti memang tidak mudah. Tuntutan untuk menjadi yang terbaik akan selalu ada di dalam diri mereka yang berjuang. Untuk meningkatkan daya jual anda maka anda pun harus menjadi yang terbaik di bidang pekerjaan anda saat ini.
  9. Total Cost & Benefit : Ketika anda memutuskan untuk berpindah ke perusahaan lain maka sebelum memutuskan pindah, hitung terlebih dahulu total cost yang akan anda keluarkan dan total benefit yang bisa anda dapatkan.
  10. Uang Bukan Segalanya :  Ketika anda tau persis bagaimana mencapai tujuan hidup anda maka anda akan tau menyeimbangkan kebutuhan akan uang dengan sisi kehidupan anda lainnya. Sehingga memilih pekerjaan yang tepat tidak semata - mata karena pekerjaan tersebut menghasilkan uang.
Jadi, sekarang anda sudah bisa menjawab pertanyaan di atas, Apakah gaji yang anda dapatkan sudah sebanding dengan hasil pekerjaan yang sudah anda hasilkan.

Dan kalau jawabannya sudah, berarti sekarang anda hanya perlu meningkatkan kinerja dan menjaga kualitas kerja supaya bisa promosi. Kalau jawabannya belum, berarti sekarang anda harus menggali lagi potensi dan meningkatkan strength anda, sehingga daya jual anda meningkat dari sekarang.

Keagungan seseorang bukan dari kebringasan nya tapi lebih kepada buah pemikirannya

Menjaga kemuliaan berpikir dari seorang pemikir tentu bukan hal mudah ya. Bayangkan anda harus mempertahan kan ritme berpikir anda di dalam satu frekuensi yang sama sepanjang waktu.

Mempertahankan ritme berpikir atau tempo berpikir sama hal nya dengan menjadi diri anda sendiri dalam frekuensi yang konstan dan tidak berubah - ubah.

Banyak hal yang bisa kita pelajari dari seseorang ketika kita berinteraksi dengan orang tersebut dikala dia lagi dalam kondisi santai, lagi stress, lagi happy atau lagi gak mood.

Ada satu benang merah yang bisa kita ambil yaitu frekuensi berpikirnya, apakah orang tersebut konsisten dengan ucapan nya.

Kondisi perasaan yang seperti apakah membuat dia merubah frekuensi pemikiran dan konsistensi hasil pemikirannya.
Photo by Artur Kraft on Unsplash
Untuk masyarakat awam atau rakyat biasa perubahan konsistensi berpikir seiring dengan kondisi perasaan nya menurut saya adalah hal yang dapat dimaklumi, karena rintangan kondisi ekonomi yang terlalu berat untuk dihadapi.

Tetapi kalau kondisi seperti ini terjadi pada para pemimpin bangsa, guru besar, pengusahawan, pemuka agama, pejabat serta pemangku jabatan pimpinan saya kira hal tersebut tidak lumrah. Tidak ada tantangan ekonomi dan kebutuhan pribadi disana, semua sumber daya ada dibawah titah nya.

Efek nya akan sangat berbeda, tentu jika dikaji dari sisi negatif nya hal tersebut akan sangat membahayakan, dan saya menyebutnya kebringasan.

Pemimpin (bidang apapun) yang memiliki sifat atau behaviour seperti ini patut dipertanyakan dan patut dikaji ulang kepemimpinan dan kebijakannya.

Dimana letak keagungan buah pemikiran kalau semua keputusan dan tindakan nyata hasil dari pemikiran nya tergantung kondisi perasaan atau hati nya.

Keagungan seorang pemimpin terletak pada buah pemikiran nya yang konsisten dan berada di frekuensi yang sama untuk tetap mendukung keadilan dan kebikan tetap berdiri teguh tanpa terpengaruh kondisi perasaan nya yang naik/turun.

Pelajaran awal bagi yang ingin belajar pemrograman secara otodidak

Saya lebih senang menyebut nya sebagai pelajaran wajib. Sebenarnya saya bukan orang yang bisa pemrograman awalnya, karena latarbelakang pendidikan dan pengalaman saya tidak ada di dunia IT sama sekali.

Namun ketika saya pertama sekali kerja di salah satu perusahaan BUMN terkemuka di negeri ini, saya masuk dibagian Portofolio atau bagian yang ditugaskan khusus untuk memantau realisasi bisnis perusahaan.

Tugas paling penting disini adalah menyajikan data seakurat mungkin, dan menyusun laporan kinerja sesuai data tersebut dengan cepat untuk memenuhi kebutuhan BOD (Board Of Directors) dalam memantau kinerja dan menyusun strategi perusahaan ke depan.

Yang pasti laporan yang kita hasilkan ada yang bersifat harian, mingguan, bulanan, tahunan, dan ada juga laporan yang sifat nya dadakan.
Photo by Andrew Neel on Unsplash
Namanya anak baru, jadi banyak tantangan yang harus saya hadapi, sama sekali saya belum pernah mengolah data yang banyak, dan menyusun nya menjadi sebuah laporan portofolio.

Tapi namanya kerja, mau gak mau saya harus belajar lebih keras dibandingkan dengan senior - senior saya yang sudah lebih berpengalaman di kantor. Saya mulai dengan mengerjakan apa yang diperintahkan atasan, dan setelah mengerjakan nya saya isi waktu saya mempelajari konsep dasar dari pekerjaan tersebut.
Pekerjaan demi pekerjaan saya kerjakan dan pemahaman saya pun ikut bertambah seiring dengan waktu.
Disela - sela waktu saya mencoba untuk mencuri ilmu dari atasan saya yang menurut saya dia sangat paham benar dengan pekerjaan nya. Sebenarnya saya tidak privat khusus dengan beliau, tapi saya mencoba mengekstrak ilmu beliau dengan berbagai pertanyaan - pertanyaan yang saya sisipkan ketika sedang bekerja.

Saya ingin sekali menguasai teknik pemrograman karena pekerjaan yang saya kerjakan akan lebih cepat selesai dengan menggunakan bantuan program atau software. Untuk itu saya harus belajar keras untuk memahami bagaimana sebuah program atau software bekerja.

Saya memulai dengan otodidak, bahasa pemrograman yang pertama saya pelajari adalah PHP, banyak tutorial yang tersedia tentang PHP di internet (web, blog dan youtube) dan saya mulai membaca dan mempraktikannya di komputer.

Beberapa kali ada yang bisa, dan beberapa ada juga yang tidak bisa saya ikuti dari berbagai tutorial yang sudah saya baca.

Pemahaman yang saya dapat terlalu gampang hilang di ingatan, karena saya belajar tutorial - tutorial tanpa pemahaman yang mendalam tentang dasar dari pemrograman itu sendiri.
Tidak ada pemahaman dasar yang saya miliki, sehingga kemampuan pemrograman saya tidak berkembang secara signifikan, dan saya mulai menyadari nya. 
Akhirnya solusi terpecahkan, suatu ketika saya berdiskusi dengan beberapa programmer di kantor bersama dengan atasan saya juga. Kami sedang mendiskusikan suatu pekerjaan yang harus diselesaikan hari itu juga.

Ketika itu permasalahan yang kami hadapi adalah data harus dideliver dengan cepat kepada GM (General Manager) dan data tersebut diminta untuk dikirimkan setiap hari melalui e-mail blast langsung ke e-mail beliau dan ke e-mail beberapa board of director terkait.

Atasan saya sedang mendiskusikan berbagai solusi yang bisa megakomodir kebutuhan tersebut, kita mencoba berbagai cara, kita mulai memformat laporan dengan struktur dan desain laporan yang standar dan baku (membuat format khusus).

Menyiapkan fungsi - fungsi khusus yang bisa menyajikan laporan sesuai dengan format tersebut, dan menambahkan fitur tersebut pada sebuah web (portal portfolio) yang sudah ada.

Di tengah - tengah diskusi, si bos melihat programmer ini sibuk mendesign fungsi (function) dan tampilan web yang cantik. Mereka sibuk membuat koding untuk tampilan dan estetika laporan (dan mereka lama berputar - putar disini).

Melihat kondisi ini si bos langsung meminta mereka untuk menghentikan pekerjaan itu, kemudian beliau mencoba menjelaskan konsep dasar atau basic dari pemrograman yang baik, dan inilah pelajaran pertaman bagi saya di dunia pemrograman.

Dengan nada santai dan rileks si bos mulai menceritakan bagaimana cara memahami sebuah program / software dapat bekerja dengan baik, dan bagaimana cara membuat program yang bisa menjawab kebutuhan user.

Beliau menjelaskan dan akhirnya saya pun menyadari inilah dasar dari sebuah pemrograman bekerja. Disampaikan bahwa programmer yang canggih dan handal adalah programmer yang memahami betul cara kerja dari sebuah program melalui pemahaman databasenya.

Pemahaman tentang database adalah kunci dasar dari semua pemrograman, ketika anda sudah memahami bagamana sebuah database bekerja, maka untuk membuat program / software apapun menjadi mudah dan gampang.

Database lah kunci dasar dari sebuah program, anda paham database maka anda paham membangun software kelas dunia. Database adalah bentuk dari software anda, database adalah pondasi dari software anda, database adalah hasil atau output dari software anda.

Begitu lah beliau menjelaskan sekilas tentang peranan dari Database dalam membangun sebuah software / program yang bagus. Hingga akhirnya kami diminta untuk memahami dengan benar database, hingga menyajikan laporan yang akurat, sementara tampilan laporan bukan lah prioritas utama, hal ini bisa dikerjakan nanti setelah data tersaji dengan cepat dan akurat sesuai kebutuhan manajemen.
Inilah pelajaran awal bagi saya, fundamental mindset untuk membangun sebuah program, yaitu Database (basis data).
Akhirnya saya memulai belajar pemrograman dengan mulai mempelajari database, langkah demi langkah tentang mengelola database saya coba pelajari.

Database yang saya pelajari pertama sekali adalah MySQL, dengan menggunakan software bernama HeidiSQL saya mulai membuat database khusus untuk saya pelajari.

Xampp terinstal dikomputer untuk membuat HeidiSQL bisa bekerja dengan baik. Database yang terdiri dari berbagai table (baris dan kolom) mulai saya kombinasikan.

Saya mulai menghubungkan antar database, saya mencoba memahami konsep CRUD dalam database. Create (C), Read (R), Update (U), Delete (D) merupakan fundamental yang wajib dipahami dalam membangun sebuah program atau software.

1. Create (C) adalah konsep yang harus kita pahami bagaimana membuat atau menciptakan sebuah database.

2. Read (R) adalah bagaimana membaca informasi yang ada di dalam database, mengambil sebagian informasi yang diperlukan sesuai kebutuhan user.

3. Update (U) adalah konsep bagaimana mengupdate sebuah database, melakukan update data sesuah dengan data yang diinginkan oleh user.

4. Delete (D) konsep ini adalah bagaimana menghapus sebuah database.

Yang saya pelajari setelah memahami konsep CRUD merupakan basic pemrograman yang baik, maka selebihnya saya hanya perlu memahami bagaimana menciptakan fungsi untuk menjalankan CRUD tersebut, setelah itu terciptalah program atau software.

Inilah pelajaran awal atau pelajaran pertama saya selama belajar pemrograman secara otodidak, pelajaran ini dapat anda terapkan juga, bagi kalian yang masih baru di dunia pemrograman, mulailah dengan mempelajari konsep Database ini, saya yakin langkah anda akan semakin cepat ketika anda menguasai konsep ini.

Sekedar informasi tambahan, ada banyak jenis - jenis database yang bisa anda pelajari, berikut ini jenis - jenis database yang saat ini paling populer dikalangan para programmer :

1. FireBird adalah disebut juga dengan FirebirdSQL adalah sistem manajemen basis data relasional yang menawarkan fitur-fitur dalam standar ANSI SQL-99 dan SQL-2003. Firebird diarahkan dan dikeluarkan oleh FirebirdSQL Foundation.

2. Postgre SQL adalah sebuah sistem basis data yang disebarluaskan secara bebas menurut Perjanjian lisensi BSD. Peranti lunak ini merupakan salah satu basis data yang paling banyak digunakan saat ini, selain MySQL dan Oracle. PostgreSQL menyediakan fitur yang berguna untuk replikasi basis data.

3. Microsoft Access adalah sebuah program aplikasi basis data komputer relasional yang ditujukan untuk kalangan rumahan dan perusahaan kecil hingga menengah. Aplikasi ini merupakan anggota dari beberapa aplikasi Microsoft Office, selain tentunya Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft PowerPoint.

4. MySQL adalah sebuah perangkat lunak system manajemen basis data SQL (DBMS) yang multithread, dan multi-user. MySQL adalah implementasi dari system manajemen basisdata relasional (RDBMS). ... MySQL AB merupakan perusahaan komersial Swedia yang mensponsori dan yang memiliki MySQL.
5. Microsoft SQL Server adalah sebuah sistem manajemen basis data relasional produk Microsoft. Bahasa kueri utamanya adalah Transact-SQL yang merupakan implementasi dari SQL standar ANSI/ISO yang digunakan oleh Microsoft dan Sybase.

6. Oracle adalah basis data relasional yang terdiri dari kumpulan data dalam suatu sistem manajemen basis data RDBMS. Perusahaan perangkat lunak Oracle memasarkan jenis basis data ini untuk bermacam-macam aplikasi yang bisa berjalan pada banyak jenis dan merk perangkat keras komputer.

Anda bisa memilih platform database yang anda suka, secara konsep semua menyediakan fitur yang hampir sama. Sepanjang anda memahami konsep dasar dari sebuah database maka semua platform di atas bisa anda gunakan.

Oke, semoga tips singkat ini bisa mendorong semangat anda untuk mempelajari pemrograman secara otodidak ya guys, segeralah mulai action jangan ditunda - tunda.

Salam sukses, jangan lupa berikan komentarmu dan bagikan pengalaman mu di kolom komentar.

Pilih Mana Pengalaman dulu atau Pengetahuan dulu ?

Pengetahuan merupakan salah modal utama kita untuk menyelesaikan pekerjaan atau meraih impian. Setiap orang memiliki pengetahuan yang berbeda - beda, dan pengetahuan itu saling melengkapi satu dengan yang lain.

Orang yang berpengetahuan belum tentu orang yang pintar walaupun kebanyakan orang pintar saat ini memang rata - rata adalah orang yang berpengetahuan. Menurut saya orang pintar itu adalah orang yang bisa menggunakan dan memanfaatkan pengetahuan, sekalipun pengetahuannya masih sedikit tapi bisa memanfaatkannya dengan baik dia lah orang pintar.

Untuk meraih pengetahuan dibutuhkan komitmen, usaha, belajar keras, sehingga bisa menjadi orang yang berpengetahuan. Untuk memantapkan pengetahuan tersebut melekat di dalam diri kita maka dibutuhkan pengalaman demi pengalaman dalam menggunakan pengetahuan.

Di dalam dunia kerja, kita sering kali dihadapkan dengan berbagai tantangan pekerjaan yang butuh pengalaman dan pengetahuan. Banyak perusahaan menghire orang dengan spesifikasi pengalaman dan pengetahuan yang komplit.

Hal ini lah yang bikin mahasiswa baru sulit mendapat pekerjaan. Mahasiswa yang baru lulus dan baru dapat pekerjaan adalah orang yang beruntung karena kriteria pengalaman tidak dimasukkan dalam penilaian mereka.

Pegawai baru tentu minim pengalaman, pengetahuan pun juga minim karena pengetahuan yang dia miliki masih terbatas pada pengetahuan yang didapat di kampus, sementara di dunia kerja ilmunya sangat berbeda jauh.

Kalau anda adalah seorang pegawai paru, maka raihlah pengalaman di tempat kerja anda dan hargailah setiap pengalaman kerja yang anda peroleh, karena pengalaman akan memberikan anda banyak manfaat antara lain :

  1. Pengalaman tidak bisa dicuri oleh siapapun : Pengalaman yang anda miliki sendiri akan pekerjaan anda tidak akan bisa dicuri oleh siapapun, pengalaman itu melekat di dalam hidup anda dan itu adalah nilai yang anda miliki dan tidak seorang pun bisa mengambilnya.
  2. Anda menjadi efisien dan efektif : pengalaman menuntun anda untuk bisa bekerja lebih cepat dan lebih efisien dibandingkan orang lain yang tidak berpengalaman, tentu hal ini akan memberikan anda nilai tersendiri.
  3. Menjadi Bijaksana : Pengalaman menjadikan anda lebih bijak dan lebih matang dalam mengambil setiap keputusan.
  4. Semakin mudah untuk menjadi leader : Semakin anda matang mengelola pekerjaan anda maka leadership anda akan semakin kuat, dan itu artinya anda sudah siap menjadi seorang pemimpin sendiri dan menjadikan mereka leader.

Bagaimana dengan pengetahuan dan pengalaman, haruskah kita mengejar pengetahuan dulu atau pengalaman dulu ? 

Kejarlah pengetahuan sebanyak mungkin, jangan kejar hal lain yang sifatnya administratif, sekalipun memang hal itu dianggap penting oleh sebagian besar tatanan masyaarkat kita saat ini. Gelar sarjana, master dan doktor merupakan gelar yang bagus dan membanggakan, tapi apalah artinya gelar ketika kita tidak memiliki pengetahuan itu hanya pajangan yang sifatnya administratif.

Orang cerdas, gak akan mengejar gelar, gelar boleh dikejar kalau anda sudah berpengetahuan, kejarlah sepanjang pengetahuan juga menjadi prioritas anda.

Pengetahuan membantu anda melakukan apa saja ? ini list yg bisa saya suguhkan untuk diingat :

  1. Pengetahuan akan memberikan anda petunjuk dan kunci jawaban. menghadapi berbagai persoalan hidup.
  2. Pengetahuan menghemat proses kerja, optimalisasi proses kerja dengan pengetahuan tentu akan menjadi strategi unggulan anda. Pengetahuan memberikan anda kemampuan untuk menjauh dari pola hidup yang menguras aset anda (waktu, tenaga, uang dan pikiran).
  3. Saat ini sudah banyak sekali pengetahuan dimana - mana, banyak penemu yang sudah mengekstrak pengetahuan dari berbagai penelitian yang telah dilakukan dari dulu sampai sekarang, kita hanya tinggal memahami dan menggunakan nya, penelitian dan observasi tidak perlu lagi anda lakukan karena sudah dilakukan oleh mereka yang lebih dulu menemukan dan menuji nya, kurang apa lagi coba.
  4. Pengetahuan akan mendorong anda untuk maju jauh melebihi orang - orang disekitar anda, menjadikan anda jawara.


Coba simak ilustrasi ini, “Anak kecil dan permen lolipop”

Seorang anak kecil dikasitau kalau di dalam kulkas ada permen lolipop. (ini nama nya pengetahuan yg diberikan orang lain).

Kemudian anak kecil itu pergi menghampiri kulkas membuka pintunya, dan mengambil permen lolipop (ini namanya bertindak berdasarkan pengetahuan, dan berubah menjadi pengalaman).

Suatu hari si anak kecil kedatangan teman2 yang berkunjung dan bermain ke rumah nya, kemudian si anak kecil ini tau kalau di kulkas ada permen lolipop, kemudian dia mengambil permen nya dan membagi2kan ke teman2 nya. (ini namanya pengalaman yang di aplikasikan).

Kalau anak kecil itu tidak dikasitau ada permen lolipop di kulkas maka dia tidak akan pernah tau ada permen disana kecuali dia mencari tau dan membuka kulkas sendiri. (ini namanya pencarian pengetahuan).

Anak kecil itu pun tidak akan bisa mengatasi masalah nya (memberi suguhan makanan kepada teman/ nya) kalau dia tidak tau ada permen yg masih sisa di dalam kulkas. (pengetahuan dan pengalaman bersatu menjadi solusi bagi persoalan).

Dari ilustrasi di atas jelas bahwa pengetahuan dan pengalaman ketika bersatu menjadi sebuah kekuatan yang mampu mengatasi permasalahan.

Pengalaman yang dipupuk dengan pengetahuan terus menerus akan memberikan kekuatan baru dan kepercayaan diri seseorang.

Pengetahuan yang diaplikasikan menjadi sebuah pengalaman dan akan menciptakan pengetahuan baru dan pengalaman baru memberikan kekuatan baru.