Pilih Mana Pengalaman dulu atau Pengetahuan dulu ?

Pengetahuan merupakan salah modal utama kita untuk menyelesaikan pekerjaan atau meraih impian. Setiap orang memiliki pengetahuan yang berbeda - beda, dan pengetahuan itu saling melengkapi satu dengan yang lain.

Orang yang berpengetahuan belum tentu orang yang pintar walaupun kebanyakan orang pintar saat ini memang rata - rata adalah orang yang berpengetahuan. Menurut saya orang pintar itu adalah orang yang bisa menggunakan dan memanfaatkan pengetahuan, sekalipun pengetahuannya masih sedikit tapi bisa memanfaatkannya dengan baik dia lah orang pintar.

Untuk meraih pengetahuan dibutuhkan komitmen, usaha, belajar keras, sehingga bisa menjadi orang yang berpengetahuan. Untuk memantapkan pengetahuan tersebut melekat di dalam diri kita maka dibutuhkan pengalaman demi pengalaman dalam menggunakan pengetahuan.

Di dalam dunia kerja, kita sering kali dihadapkan dengan berbagai tantangan pekerjaan yang butuh pengalaman dan pengetahuan. Banyak perusahaan menghire orang dengan spesifikasi pengalaman dan pengetahuan yang komplit.

Hal ini lah yang bikin mahasiswa baru sulit mendapat pekerjaan. Mahasiswa yang baru lulus dan baru dapat pekerjaan adalah orang yang beruntung karena kriteria pengalaman tidak dimasukkan dalam penilaian mereka.

Pegawai baru tentu minim pengalaman, pengetahuan pun juga minim karena pengetahuan yang dia miliki masih terbatas pada pengetahuan yang didapat di kampus, sementara di dunia kerja ilmunya sangat berbeda jauh.

Kalau anda adalah seorang pegawai paru, maka raihlah pengalaman di tempat kerja anda dan hargailah setiap pengalaman kerja yang anda peroleh, karena pengalaman akan memberikan anda banyak manfaat antara lain :

  1. Pengalaman tidak bisa dicuri oleh siapapun : Pengalaman yang anda miliki sendiri akan pekerjaan anda tidak akan bisa dicuri oleh siapapun, pengalaman itu melekat di dalam hidup anda dan itu adalah nilai yang anda miliki dan tidak seorang pun bisa mengambilnya.
  2. Anda menjadi efisien dan efektif : pengalaman menuntun anda untuk bisa bekerja lebih cepat dan lebih efisien dibandingkan orang lain yang tidak berpengalaman, tentu hal ini akan memberikan anda nilai tersendiri.
  3. Menjadi Bijaksana : Pengalaman menjadikan anda lebih bijak dan lebih matang dalam mengambil setiap keputusan.
  4. Semakin mudah untuk menjadi leader : Semakin anda matang mengelola pekerjaan anda maka leadership anda akan semakin kuat, dan itu artinya anda sudah siap menjadi seorang pemimpin sendiri dan menjadikan mereka leader.

Bagaimana dengan pengetahuan dan pengalaman, haruskah kita mengejar pengetahuan dulu atau pengalaman dulu ? 

Kejarlah pengetahuan sebanyak mungkin, jangan kejar hal lain yang sifatnya administratif, sekalipun memang hal itu dianggap penting oleh sebagian besar tatanan masyaarkat kita saat ini. Gelar sarjana, master dan doktor merupakan gelar yang bagus dan membanggakan, tapi apalah artinya gelar ketika kita tidak memiliki pengetahuan itu hanya pajangan yang sifatnya administratif.

Orang cerdas, gak akan mengejar gelar, gelar boleh dikejar kalau anda sudah berpengetahuan, kejarlah sepanjang pengetahuan juga menjadi prioritas anda.

Pengetahuan membantu anda melakukan apa saja ? ini list yg bisa saya suguhkan untuk diingat :

  1. Pengetahuan akan memberikan anda petunjuk dan kunci jawaban. menghadapi berbagai persoalan hidup.
  2. Pengetahuan menghemat proses kerja, optimalisasi proses kerja dengan pengetahuan tentu akan menjadi strategi unggulan anda. Pengetahuan memberikan anda kemampuan untuk menjauh dari pola hidup yang menguras aset anda (waktu, tenaga, uang dan pikiran).
  3. Saat ini sudah banyak sekali pengetahuan dimana - mana, banyak penemu yang sudah mengekstrak pengetahuan dari berbagai penelitian yang telah dilakukan dari dulu sampai sekarang, kita hanya tinggal memahami dan menggunakan nya, penelitian dan observasi tidak perlu lagi anda lakukan karena sudah dilakukan oleh mereka yang lebih dulu menemukan dan menuji nya, kurang apa lagi coba.
  4. Pengetahuan akan mendorong anda untuk maju jauh melebihi orang - orang disekitar anda, menjadikan anda jawara.


Coba simak ilustrasi ini, “Anak kecil dan permen lolipop”

Seorang anak kecil dikasitau kalau di dalam kulkas ada permen lolipop. (ini nama nya pengetahuan yg diberikan orang lain).

Kemudian anak kecil itu pergi menghampiri kulkas membuka pintunya, dan mengambil permen lolipop (ini namanya bertindak berdasarkan pengetahuan, dan berubah menjadi pengalaman).

Suatu hari si anak kecil kedatangan teman2 yang berkunjung dan bermain ke rumah nya, kemudian si anak kecil ini tau kalau di kulkas ada permen lolipop, kemudian dia mengambil permen nya dan membagi2kan ke teman2 nya. (ini namanya pengalaman yang di aplikasikan).

Kalau anak kecil itu tidak dikasitau ada permen lolipop di kulkas maka dia tidak akan pernah tau ada permen disana kecuali dia mencari tau dan membuka kulkas sendiri. (ini namanya pencarian pengetahuan).

Anak kecil itu pun tidak akan bisa mengatasi masalah nya (memberi suguhan makanan kepada teman/ nya) kalau dia tidak tau ada permen yg masih sisa di dalam kulkas. (pengetahuan dan pengalaman bersatu menjadi solusi bagi persoalan).

Dari ilustrasi di atas jelas bahwa pengetahuan dan pengalaman ketika bersatu menjadi sebuah kekuatan yang mampu mengatasi permasalahan.

Pengalaman yang dipupuk dengan pengetahuan terus menerus akan memberikan kekuatan baru dan kepercayaan diri seseorang.

Pengetahuan yang diaplikasikan menjadi sebuah pengalaman dan akan menciptakan pengetahuan baru dan pengalaman baru memberikan kekuatan baru.

I write about productivity, habits, decision making, programming, writing and personal finance. What It Takes To Be Free.


EmoticonEmoticon