Punya Gear Yang Bagus Tapi Justru Malas Bikin Konten

Ada banyak yang merasa tidak bisa mencapai atau membuat atau melakukan atau menciptakan sesuatu karena belum punya peralatan atau gear yang memadai. Apa iya Bill Gates punya komputer dulu baru bisa bikin program di komputer dan bisa membawa kesukseskan pada Microsoft seperti sekarang ini.

Gue mau cerita sediki boleh ya, dulu gue pernah mengalami kondisi dimana gue tu ingin menjadi seorang Youtuber yang sukses kek Ria Ricis, Atta H, Radit Dika dll, karena yutub menawarkan sesuatu yang keknya instan dan mudah untuk menghasilkan uang (menurut saya waktu itu).

Trus, ternyata saya melihat banyak kekurangan alat pendukung untuk bikin konten, seperti tidak punya Kamera, tidak punya Studio Rekaman, tidak punya peralatan Recording, tidak punya Laptop dan software canggih untuk editing dan lain sebagainya, yang aku punya cuma smartphone Xiaomi dan Laptop dengan spesifikasi standar atau biasa.

Jadinya gw ngerasa ah gak bisa nih... belum punya gear yang bagus, gw harus beli dulu baru tar bisa bikin konten yang bagus.

Akhirnya gw memaksakan diri untuk beli kamera mahal (menurut saya) demi membuat konten di yutub, waktu itu gw mikir kalau untuk bikin video yutub gw harus pake kamera bagus. Jadinya gue beli deh tuh kamera (Canon EOS M10 Mirorless), karena mahal gw gesek dah tuh kartu kredit, dengan harapan gue bisa membuat konten yang berkualitas dan berharap hasil nya bisa menutupi cicilan Kamera, jadi paling tidak hasilnya bisa impas.

Tapi apa yang terjadi guys....!?

Minggu pertama sampai sebulan pertama tu kamera masih gue bawa kemana - mana, dan sempat beberapa video tayang di yutub ane.

Entah kenapa di bulan ke dua ke tiga dan sampai sekarang tuh kamera jadi jarang dipake, tersimpan rapi di laci lemari gak pernah gue pake lagi.

Konten yutub gw pun jadinya gak nambah - nambah walaupun sudah ada beberapa video yang saya upload dan ada views tapi gak banyak.

Konsep yang gw bikin untuk yutub gw belum jelas, sehingga disaat gw gak punya ide bikin konten, gw berhenti tidak mencari ide, alhasil kamera pun tersimpan rapi tak terpakai, sementara cicilan jalan terus.

Photo by Annie Spratt on Unsplash
Poin yang ingin ane sampaikan dari pengalaman di atas adalah jangan pernah berpikiran harus punya gear yang bagus dulu untuk bisa bikin konten, apalagi gearnya harus merogoh tabungan dan ngutang, sebaiknya jangan ya.
Menurut gue nih :
  1. Kita tidak perlu harus punya website dengan domain sendiri dan hosting sendiri dulu untuk bisa memulai blogging, gunakan aja blogger, wordpress, medium dan media gratis lainnya untuk menulis artikel original anda. 
  2. Kita tidak perlu harus punya kamera mirorless yang bagus, laptop yang canggih untuk bisa membuat video yang berkualitas, mulai aja dulu dengan hanphone yang anda punya, pake laptop atau PC yang ada, mulai dan bikin lah konten mu.
  3. Kita juga tidak perlu punya sepatu lari yang mahal, jam tangan smartwatch pelari untuk mulai bisa berolahraga (lari atau jogging), mulai aja dulu dengan sepatu yang anda punya, dengan peralatan seadanya yang anda punya, dan segeralah mulai berlari.
Mulailah dari langkah kecil, dari apa yang ada, dengan budget yang ada. Kalau memang dirasa bisnis model yang anda punya bagus dan menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, ya gak salah sebenarnya meningkatkan kualitas gear, tapi tetap hitungan cost and benefit nya harus anda kalkulasikan terlebih dahulu.
Everybody can make change in their life with any kind of resources they have now. 
Intinya adalah memulai, dan tetap konsisten membuat konten, bikin video, menulis artikel, latihan olahraga rutin, dan lain sebagainya. Gear atau peralatan canggih akan mengikuti sesuai dengan tiap output yang berhasil anda buat.

Ketika blog dan yutub channel anda sudah menghasilkan, suatu saat anda sudah bisa menabung dari sebagian penghasilan ( $ dan Rp ) nya untuk membeli gear yang lebih bagus.

Mulai aja dulu dari apa yang anda punya saat ini, perlahan - lahan, konsisten, dan lakukan perbaikan terus menerus hingga berhasil. #MariMemulai #ApaYangAda #Mulai

I write about productivity, habits, decision making, programming, writing and personal finance. What It Takes To Be Free.


EmoticonEmoticon