Tips Bertumbuh : Komit Untuk Tetap Ber Progress Secara Berkala

Untuk sukses tidak perlu memiliki kemampuan di banyak hal. Tidak perlu dan tidak usah anda mengerjakan banyak hal agar bisa mencapai impian anda.

Kita selalu dihadapkan dengan berbagai jenis peluang, berbagai jenis kesempatan, potensi bisnis, peluang usaha dan peluang kerja sama dan lain sebagainya.

Sering kali kita merasa gagal dan tidak mampu ketika kita mengerjakan sesuatu yang belum menunjukkan hasil sama sekali, sementara kita sudah bekerja dan berpikir keras untuk mengusahakannya tapi tidak juga menunjukkan hasil yang berarti.

Contoh saja, anda memulai berbisnis konveksi, dari bisnis konveksi yang anda mulai ini, anda mencoba mencari bahan - bahan konveksi, memulai meracik banyak ramuan untuk membuat konveksi anda bisa berjalan dengan baik.

Kemudian anda juga menggunakan sebagian uang anda untuk dijadikan modal usaha konveksi tersebut. Dan akhirnya bisnis konveksi anda pun mulai berjalan.

Akan tetapi di tengah jalan, ternyata penjualan baju hasil konveksi tidak sesuai harapan, karena banyak sekali tantangan yang anda hadapi, mulai dari karyawan yang malas - malasan, hingga produk pesaing yang lebih murah dari produk anda dengan kualitas yang sama.

Kondisi ini memberikan anda angin segar untuk segera mengganti bisnis konveksi dengan bisnis lain yang lebih menjanjikan. Mencari peruntukan lain atau mengganti profesi dengan profesi lain yang lebih menguntungkan.


Photo by Jungwoo Hong on Unsplash
Namun sebelum anda memutuskan untuk berpindah haluan, berganti bisnis dari satu bisnis ke bisnis lain, sebaiknya cek terlebih dahulu hal - hal berikut ini :

1. Waktu dan Tenaga Yang Sudah Dialokasikan
Berapa banyak sumber daya yang sudah anda alokasikan ke bisnis konveksi atau bisnis yang anda geluti saat ini.

Waktu, uang, pemikiran, tenaga dan mungkin perhatian kepada keluarga banyak yang sudah anda korbankan demi menumbuhkan usaha anda.

2. Bisnis Yang Sudah Sempat BertumbuhSebenarnya anda sudah berhasil menghasilkan dan menciptakan bisnis sendiri, berhasil menumbuhkan nya menjadi tunas baru yang hendak bertumbuh menjadi pohon besar. Hanya saja dalam pertumbuhannya ada ilalang atau hama lain yang mencoba mengganggu dan menghimpit pertumbuhan bisnis anda.


Dan anda tidak menyadari pertumbuhan dari ilalang dan tumbuhan penganggu lainnya, anda malah fokus mencari biji tumbuhan lain yang bisa di tanam, sementara anda lupa bagaimana cara menumbuhkan benih tersebut menjadi pohon besar yang menghasilkan. 

Ini bukan saat yang tepat untuk berpindah bisnis, bisnis yang sudah anda jalani saat ini adalah bisnis yang paling tepat untuk anda kembangkan, caranya bagaimana ? yuk simak tips berikut ini : 

1. Sayangi Bisnis Anda
Buatlah bisnis anda menjadi bisnis kesayangan anda, sesuatu yang membanggakan diri anda ketika bisnis tersebut memberikan banyak manfaat bagi banyak orang.

Bisnis yang dapat berkembang dan bertumbuh dengan baik adalah bisnis yang dikembangkan dengan rasa bangga, rasa memiliki dan jati diri sebagai lambang identitas maupun wujud nyata dari cita - cita anda.

2. Komit Untuk Tetap Melakukan Perubahan
Bisnis yang anda kerjakan saat ini, komitlah untuk melakukan perubahan demi perubahan. Jangan berdiam dengan model bisnis yang sudah berjalan. Susunlah rencana untuk mengubah bisnis anda agar menjadi semakin baik.

3. Purple Cow

Berbisnis lah seperti Purple Cow (Sapi Ungu), konsep Sapi Ungu merupakan konsep fundamental yang harus dipahami dalam berbisnis. Jadilah sapi ungu, bukan sapi dengan warna biasa, sapi ungu adalah sapi yang memiliki warna yang berbeda dengan sapi - sapi lainnya.

4. Progress Setiap Minggu
Anda harus menghasilkan progress, progress merupakan hasil dari penerapan ide - ide baru ke dalam bisnis yang kita geluti. Tetaplah komit untuk ber progress, lakukan perbaikan demi perbaikan secara berkala, kalau tidak bisa dilakukan harian, maka pilih lah mingguan (jangka waktu yang lebih dapat diakomodir).
You don't make progress by standing on the sidelines, whimpering and complaining. You make progress by implementing ideas.
Shirley Chisholm.
5. Standarisasi
Proses bisnis yang sudah berlajan dengan baik, sebaiknya distandarisasi, agar mudah dijalankan oleh siapapun yang anda delegasikan untuk menjalankannya.

6. Optimalisasi
Optimalisasi adalah peningkatan effort dan daya yang diset sebagai standar minimum perusahaan untuk menghasilkan profit yang optimal walau sumberdaya tidak ditambah atau ditingkatkan.

7. Deliver More Than Expected
Berikan lebih dari apa yang diharapkan oleh para pelanggan anda. Jadikan keinginan untuk selalu memberi yang terbaik dan memberi lebih dari yang diharapkan oleh pelanggan menjadi karakter dan pondasi utama perusahaan.

8. Fokus
Ketika sedang mengembangkan atau menjalankan sebuah program di dalam perusahaan, fokus adalah kunci untuk dapat menghasilkan produk yang memberikan dampak.

9. Minimalis dan Simplikasi
Minimalis adalah bagian dari Fokus, semakin minim fokus anda maka energi yang anda habiskan untuk mewujudkan target perusahaan akan semakin efisien.

Tips di atas adalah tips sederhana yang dapat membantu siapapun untuk mencapai bisnis agar tetap bertumbuh dan berprogress.

Komitlah untuk tetap bertumbuh mencapai perkembangan sekecil apapun itu anda harus bertumbuh, rekening anda harus bertambah, kualitas pergaulan anda harus berkembang, demikian dengan bisnis anda harus anda rawat sedemikian rupa, pupuk dan jangan lupa menyiram air setiap hari.

Cabut dan buang segala tumbuhan hama yang mengganggu, dan jadikan bisnis tersebut tumbuh tepat di lingkungan yang memang ekosistem atau habitat nya untuk bertumbuh.

I write about productivity, habits, decision making, programming, writing and personal finance. What It Takes To Be Free.


EmoticonEmoticon